Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 92 Lokasi shooting yang baru.


__ADS_3

PoV Adita.


keesokan harinya aku ke lokasi shooting dengan menggunakan taksi,aku sengaja jalan pagi pagi sekali untuk menghindari yoga,aku tahu dia pasti kebingungan tak mendapati diriku di rumah,aah biarkan saja siapa suruh dia membuatku kesal.


"pagi mbak dita? tumben sendiri mbak !" tanya salah satu crew yang selalu membantuku dalam berbusana.


"pagi,iya lagi pengen sendiri aja mbak " balasku dengan senyuman.


Sebelum memulai aktivitas ku,aku memilih untuk menulis bab bab cerita dalam novel baruku yang bernuansa mafia,Aah membahas tentang mafia membuat ku ingat yoga dan Didin .


Ku alihkan tangan ku dari bab novel menuju pencarian mbak goog untuk mengetahui lebih dalam dunia mafia,ku selancarkan tangan ku menuju pencarian "mafia terkuat di dunia"


salah satu yang ku baca adalah Artikel tentang Mafia the black world,,!.


"Apakah ini organisasinya?" pikirku saat tanganku bergulir ke bawah untuk membaca semua tentang mafia itu.


mataku melotot melihat siapa pemilik dari organisasi tersebut yang ternyata dulunya di pimpin oleh seorang gadis.


"apa? pemimpinnya seorang perempuan?" gumamku dalam hati


Namun sekarang ini penguasa dunia gelap itu d pimpin oleh sepasang kekasih yang sampai saat ini hidup bahagia dengan seorang anak yang lucu.


" Mbak serius amat" ucap Tanti,crew yang tiba tiba muncul di belakang ku


"astaghfirullah tanty,bikin aku kaget aja " kaget ku menatap Kebelakang dan segera ku tutup laptop ku.


"lagi baca apa sih,serius amat,tadi ku liat ada tulisan tulisan mafia mafia gitu " ucapnya


segera ku alihkan tatapan ku ke sembarang arah,berharap yoga maupun Didin tidak mendengar ucapan Tanti.


"Enggak kok,aku lagi baca sedikit buat jadi referensi Novel baru saja" kilahku


"ooh begitu?" ucapnya


"oh ya mbak aku juga punya kenalan seorang anggota mafia " ucap tanty


"Apa? yang benar kamu?" tanyaku kaget


tepat saat ini yoga datang bersama Didin


"sst diam kamu " ucapku menyuruh Tanti Diam


"Mi,kok kamu berangkat sendiri?" tanya yoga


aku hanya diam tak menjawab,segera ku angkat tubuhku menuju ruang ganti .


"Mi, , " panggil yoga namun masih tak ku hiraukan


"Mbak kalau mau tahu lebih banyak lagi tentang mafia, Jagan sungkan tanya sama aku yaa" teriak tanti membuatku menghentikan langkahku


"waah, ,mbak dita mau tau banyak tentang mafia?" tanya Didin ikut antusias


"iya katanya sebagai referensi buku novel barunya,kebetulan aku punya teman seorang mafia , hihi , , sssst jangan ribut ya " ucap tanty lagi secara polos pada kami,setelah berkata seperti itu dia kemudian pergi.

__ADS_1


"Mi, kamu marah sama aku?" tanya Yoga yang kini mengikutiku


"Tidak " ketusku


"kalau tidak ngapain kamu menghindar!" tanya nya masih mengikuti ku.


" Aku tidak menghindar!" jawabku lagi dengan singkat


" Mi ," panggilnya namun gak ku hiraukan.


sampai akhirnya suara pak sutradara membuat kami berhenti melangkah


"yoga , Ditami " panggilnya.


aku berbalik " Ada apa pak ?" tanya ku.


"Hari ini kita shooting di tempat lain , Dua jam lagi kita shooting di sana " ucapnya.


2 jam kemudian


kami kini sudah di sebuah kawasan perumahan warga di sebuah tempat yang lumayan jauh dari jalan raya,hanya motor yang bisa melewati tempat itu,untuk itu kami mengganti transportasi kami menggunakan motor ke arah lokasi baru.


sesampainya di sana semua crew sudah berkumpul untuk mengambil take salah satu pemain lain,aku di alihkan ke sebuah ruangan untuk mengganti pakaianku.


Ku lihat sekeliling suasananya masih sangat asri pedesaan dan juga terlihat beberapa di belakang sana sebuah kebun dan ku dengar pula ada aliran air yang bisa ku tebak merupakan sebuah sungai. Ku coba hirup sebentar udara segar itu ke dalam rongga tubuh ku,merasakan kesegaran udara di sini membuatku merasa sedikit tenang.


"Mbak jangan melamun gitu,nanti kesambet setan sini ,iiihhhhh" Celetuk didin membuatku terkejut


",Aish kamu aneh aneh aja din " ucapku


"iih ,, kamu jangan nakut nakutin deh din " ucapku bergidik ngeri dengan ucapan Didin


"Ya sudah kalau gak percaya ," ucapnya kemudian pergi meninggalkanku.


Aku seketika merasa merinding di sekujur tubuh ku, aku segera menghampiri yoga yang kebetulan lagi duduk di tempat yang tak jauh dari ku, orang orang lain masih sibuk dengan urusan masing masing .


" Kenapa mi?" tanya yoga


"Gak,gak ada apa apa " ucapku


" yakin ,?" tanya yoga lagi


"iya ih bawel banget kamu " ketusku lalu beranjak tapi sesuatu menabrak tubuhku hingga aku berteriak.


"aaaaaark " aku berteriak kencang sambil menutup mataku dengan kedua telapak tanganku


"mbak mbak, , ini aku " ucap didin


Aku masih tak berani bergeming,entah mengapa sejak ucapan Didin Tadi aku jadi paranoid.


"Mi kamu kenapa? " tanya yoga yang kini memegang kedua tanganku dan mencoba menyadarkan ku.


Perlahan kubuka mataku " uuhhh " aku merasa lega.

__ADS_1


"mbak ada apa? aneh gitu?" tanya Didin


"Gak apa apa! " kilahku


"mbak parno ya sama tadi yang aku ceritakan?" tanya Didin.


"Apa? enggak kok "


"low cerita apaan emang?" tanya yoga


" hanya cerita dulu aja di desa ini " ucapnya.


"kamu ini aneh aneh saja, makanya kalau cerita jangan sembarangan " ujar yoga


"iya iya sorry, kan gue mau becanda dikit,"


"Gak lucu Didin Sudrajat..."


" Diem low Prayoga dermawan "


"udah ah kalian ribut banget " ucapku meninggalkan keduanya.


setelah shooting hari ini selesai,aku pulang di antar yoga dan Didin seperti biasa,aku berifikir semalaman bagaimana menanggapi yoga dan akhirnya aku bisa memutuskan.


"Yo, " panggilku sebelum dia melakukan mobilnya.


" ada apa? " tanya yoga


"bisa kita bicara sebentar?" tanyaku.


yoga pun turun dan kami duduk di teras rumah


"Yo,aku semalam berpikir panjang tentang semua kejujuran yang kamu ucapkan " ucapnya


yoga terdiam,dan menghela nafas beratnya.


"Aku ikhlas apapun keputusan kamu mi,aku terima jika kamu juga tidak mau menerima ku " ucapnya.


Aku tersenyum " Yo, maaf ya hari ini membuatku merasa tidak nyaman,aku tahu dan aku juga sudah memutuskan untuk mencoba menjalani hubungan ini dengan mu " ucapku


"kamu serius?" tanya yoga yang tadinya terlihat tegang,kini dia tersenyum menarik tanganku.


"Iya ,aku fikir apa salahnya mencoba hubungan kita ,mengenai siapa kamu itu semua tidak penting bagiku Yo,aku sudah nyaman berada di dekatmu, dan aku yakin kamu akan menjagaku lebih dari yang aku harapkan " ucapku mencoba melontarkan semua isi hatiku,sebisanya aku mengungkap apa yang ku rasakan.


"Mi, terimakasih kamu sudah mau memberikan ku kesempatan untuk menjaga kalian , " ucapnya.


Tak ku sangka,setelah mengutarakan isi hatiku membuatku semakin tenang dan lega.


**


"Tidak, , , jangan , , tolong, , aaaaarhh "


"Mau kemana anak manis,sini temani Abang hahaha " tawa sekelompok orang yang lagi mendekat ke arah seorang gadis yang lagi ketakutan di pinggiran sungai .

__ADS_1


Byuuur


***


__ADS_2