
sejak kehamilannya Adita sangat manja juga keinginannya sangat aneh,terkahir saat mengerjai suami dan mertuanya saat dia ingin mengendus ketiak orang lain membuat Adita merasa sangat bahagia.
"hmmm, , ngerjain siapa lagi ya??? " gumam Adita terlihat berfikir
meski kini kandungan Adita sudah masuk 8 bulan ,namun keinginan usilnya sejak kecil tidak bisa di hilangkan ,dia selalu punya cara untuk mengerjai orang yang ingin di kerjainya ,dan kali ini dia teringat dengan Ronald yang dulunya mantan pencopet.
"aaah Ronald, , ,iya bang Ronald " ucap Adita berlari menuju teras mencari ronald.
"bang Ronald, , , banng Ronald" terriak Adita mencari Ronald,dia mondar mandir mencari Ronald namun tak kunjung datang.
"iih Ronald Mana sih, , ,bang ronaaaaqaald" teriak Adita lagi memanggil nya
"huh, , mereka kemana sih " kesal adita duduk di kursi yang ada di teras itu .
sementara itu, Ronald,Didin dan juga yoga sedang bersembunyi di balik semak semak agar tidak ketahuan oleh Adita,pasalnya setiap hari mereka selalu kenal semprot Adita sebelum mereka kerja.
"sssttt diam kamu,jangan banyak bicara ,nanti dia tau kita di sini " bisik Didin ..
"makanya diem loe, , Yo maaf ya bukan ya saya gak mau hanya saja pasti permintaan Adita aneh aneh dan tidak masuk akal " terang Ronald meminta maaf pada yoga.
"ssst , , bukan saatnya ini bicara,lihat lah wajahnya sangat lucu jika kebingungan seperti ini" balas yoga masih bersembunyi.
mendengar bisik bisik Adita menoleh dan mendapati mereka di sana,senyum licik keluar dari mulut Adita .
__ADS_1
"aduuh, , , aduuuhh, , , sakitnya , , , sakitt" ringis Adita berpura pura kesakitan memegang perutnya.
melihat Adita kesakitan membuat tiga badan kekar itu keluar dari persembunyian nya dengan wajah tegang dan juga cemas.
"sayang, , kamu kenapa? " kaget yoga me dekat .
"Dit kamu kenapa Dita ? " panik Ronald.
"mbak Dita kenapa , , jangan jangan mau berojol lagi ,aduuh jangan di sini mbak," celetuk didin membuat Adita kesal .
Ting...
Adita memukul kepala didin yang sembarangan." loe tau ya ... sembarang kalau bicara" kesal Adita.
"ampun mbak , , abisnya mbak selalu ngerjain ini itu tiap hari ,bikin kita kesal aja " gumam Didin tanpa pikir panjang.
"ammpun mbak...ampuun...sudah ya sudah " bala Didin
mencoba melepas kan diri .
melihat itu yoga dan Ronald merasa kasihan dengan yang di alami oleh Didin.
"Dita , " panggil ronald dengan pelan.
__ADS_1
", Ronald sini kamu " ucap Adita ,mau tak mau Ronald mendekat dan Adita berbisik.
"......"
"apa....!" kaget nya
"iya , ,ayolah ayo ..aku ingin sekali " ucap Adita memohon membuat yoga mengerutkan keningnya.
"dita, , apa tidak ada yang lain?" tanya ronald.
"tidak ....aku mau itu, , ayolah kalian berdua aja kalau gitu ," ucap adita menoleh ke arah yoga... seketika yoga menoleh dan menerim bisikan dari Ronald.
"apa" sayang kamu jangan macam macam , , nanti kalau kita di gebukin warga gimana?" tanya yoga penasaran.
"gak akan...kan ada suhunya, nih" ucap Adita menunjuk Ronald.
mau tak mau yoga , Ronald dan didin menuruti keinginan Adita,mereka datang ke pasar dan menoleh sekitar.
"apa kamu yakin di sini?" tanya Vina dan dia mengangguk .
"iya yakin, di sini sih Aman kan SUHUUUUUnya , , , " ledeknya sambil menatap Ronald dengan alis di kedipkan.
Adita mulai duduk dan melihat kedepan ,karena Filmnya akan segera di mulai.
__ADS_1
"ayolah ,aku ingin lihat kalian menjadi bulan bulanan warga di sana. " ucap Adita sangat antusias ...
"APA...." kesal nya.