
PoV author.
Di pusat perbelanjaan Adita dan yoga lagi memilih mainan buat Mia.
"Eeh kamu yoga ya " tanya seorang wanita berusia 40 tahunan mendekat ke arah mereka.
Adita menoleh dan tersenyum.
"iya buk, saya yoga" jawab yoga dengan tersenyum pula
" iih saya dari dulu suka banget nontonin video kamu" ucapnya sambil mengelus lengan yoga
"wah, terimakasih buk " jawab yoga sambil menunduk
"eeh ibu mau tanya,wanita yang dulu sering bersama kamu kemana? ibu jadi ingat dulu kalian sering muncul berdua di YouTube kamu,kalian cocok banget " ucapnya lagi sambil menceritakan kejadian dulu saat yoga masih bersama Natasya.
Yoga terheran,sekuat itukah ingatan ibu ibu di depannya ini,padahal video itu sudah lama di take down.
"ibu rasa,dia bukan wanita yang waktu itu " ucapnya seolah tidak suka ke arah Adita
"hehe , kenalin buk ini iss, , ," belum sempat yoga melanjutkan ucapannya tiba tiba Natasya datang
" Yoyo, , , " panggil Natasya dengan manja
mereka semua menoleh.
"Alamak,kenapa Mak lampir ini datang kesini,mana Didin gak ikut lagi " gumam yoga
Natasya langsung mengalungkan tangannya ke lengan yoga.
"Nah, ini dia wanita yang aku maksud itu " sahut si ibu itu
"Saya, , ?" tunjuk Natasya pada dirinya
"iya,aduuh saya suka banget sama kalian ,cocok banget kalian ,semoga kalian jodoh ya " ucapnya
"lepasin sya " pinta yoga
"gak mau, ,ibu ini aja tau kita itu jodoh , iya kan buk "
"iya iih pokoknya aku sangat dukung kalian ,aku boleh minta foto ?" tanya wanita itu
Yoga menatap Adita sekilas,raut wajah kesal Adita membuat yoga merasa gemas.
setalah ibu itu pergi yoga langsung melepaskan tangannya, "Natasya cukup, ! " ucap yoga sambil menepis tangan Natasya.
"Kamu ini kenapa sih Yo,!" kesal Natasya,
"Kamu yang kenapa? aku tidak mau ribut di tempat umum kay gini ,jadi kamu pergi ,atau kami yang pergi " ucapnya langsung menarik trolli bayi Mia dengan tangan kanannya dan menarik tangan Adita dengan tangan kirinya.
"aaark, , sialan kamu yoga , , awas kamu " geram Natasya menatap punggung yoga yang semakin menjauh.
Natasya kembali menelpon seseorang ." gue mau Lo selesai semuanya, secepatnya " ucap Natasya
__ADS_1
"baik bos " jawab seseorang di seberang sana.
Natasya berbalik arah dengan rasa kesalnya,namun ibu tadi terlihat menghampirinya.
"Mana bayaran gue " ucapnya menyodorkan telapaknya ke Natasya
Natasya terkejut,tak di sangkanya ibu itu meminta upahnya di tempat umum
"lo bisa kan nemuin gue di tempat lain " bisiknya
" Gue takut loe kabur setelah di tolak " ucapnya lagi
"sialan Lo, dasar mata duitan "
"nih upah loe"ucap natasya langsung meninggalkan ibu itu.
"aaah Rizki nomplok, , ckck cantik cantik ngemis cinta " guraunya.
***
"Yakin kamu gak apa apa?" tanya yoga saat ini sudah di rumah
Adita diam sebelum berkata " Aku harus terbiasa,bisa saja nanti di kemudian hari fans kamu ada yang lebih fanatik dari pada dia " ucapnya.
" Miy , , dengar ,apapun yang dia katakan jangan percaya sama dia,tolong kamu percaya sama aku ya" pinta yoga ,dia tau pasti gadis manja itu akan selalu datang dan berusaha mengganggu Adita.
Adita hanya mengangguk,jauh di dalam lubuk hatinya dia sebenarnya takut,takut kehilangan untuk yang kedua kalinya.
**
"Nak,doakan mama ya agar bisa menghadapi semua ini,doakan mama agar mama kuat " ucapnya sambil mengelus wajah mungil Mia yang sedikit sedikit mulai terlelap.
"kamu belum tidur?" tanya bik Marni menghampirinya.
Adita tersenyum " belum ngantuk bik " jawabnya.
"nih bibik buatkan teh jahe untuk kamu,agar kamu merasa hangat" ucapnya memberikan segelas teh jahe pada Adita.
"eemmm, , enak bik " ucap Adita
"Itu minuman kesukaan yoga sejak dulu,dia paling sering di buatkan teh jahe buatan bibik,tapi semenjak bibik menjadi pembantu keluarga nak Willy,bisa di bilang bibik tidak pernah membuatkan lagi untuknya,tapi setelah bibik tinggal di sini sama kamu,ibu sangat bahagia,ibu bisa memasak untuknya dan juga membuatkan minuman itu untuknya" ucap bik marni mengambil tempat duduk di samping adita.
mendengar cerita yoga,Adita teringat dengan wanita bernama Natasya itu.
Adita menaruh gelas itu di meja sampingnya,"oh ya bik,bibik tau gadis yang bernama Natasya? " tanya Adita
Bik Marni tersenyum kecut " heh,gadis manja yang sombong " ucap bik Marni
"maksud bibik?" tanya Adita penasaran.
"Wanita itu dulu sering datang kerumah,dia cantik tapi sayang sifatnya sombong bahkan merendahkan orang lain" ucap bik Marni menerawang masa lalu.
flash back on.
__ADS_1
Hari itu Natasya ingin memberi kejutan pada ulang tahun yoga,dia menanyakan keberadaan yoga dan juga ibunya yoga.
"sayang, kamu di mana?" tanya Natasya melalui pesan chat
"Aku lagi di basecamp, , ada apa?" balas yoga
" aku lagi di mall,dan aku melihat baju yang cocok buat mama kamu , rencananya sih mau kasi "
"wah ibu pasti senang, tapi sayang ibu lagi di luar kota ,belum pulang " balas yoga.
hening, Natasya tidak menjawab lagi .
Di rumah yoga,
Ting
dong
"Sia. . . "
pintu baru saja di buka ,Natasya langsung masuk dengan gaya angkuhnya sambil menyodorkan sebuah paper bag yang di bawanya tadi.
dengan gaya sombongnya dia membuka kacamata nya dah menatap wanita paruh baya di depannya dengan sedikit menunduk.
"ooh ini pembantunya " ucap Natasya
"maaf,kamu siapa ya?" tanya wanita paruh baya tersebut.
"gue pacarnya pemilik rumah Ini,Natasya Dermawan " ucapnya angkuh
"ooh, , "wanita paruh baya itu hanya ber oh ria saja kemudian masuk ke dalam,tapi di hentikan oleh Natasya.
"Hei pembantu,begini ya cara kamu menyambut calon nyonya kamu?" ucap lantang Natasya.
wanita paruh baya itu menengok kebelakang dan berkata " maaf Nona yoga tidak di rumah, dia , , "
"apa kamu bilang tadi,yoga .. ckckck pembantu yang kurang ajar memanggil majikannya dengan sebutan nama " cibirnya.
Natasya langsung masuk ke dalam dan langsung duduk seolah olah dia pemilik rumah ini.
Tak lama suara bel kembali berbunyi.
"nah mereka datang,cepat kamu buka pintunya " ucap Natasya
wanita paruh baya itu menurut dan membuka pintu.
"eeh Kalian siapa?" tanya wanita itu mendapati beberapa orang membawa berbagai peralatan dekorasi sederhana.
"mereka tamu saya,kamu pembantu cepat buatkan minuman buat kamu ya,saya mau bikin kejutan buat pacar saya di hari ulang tahunnya " ucap Natasya penuh percaya diri .
"Tapi kan., ,"
"sudah sana,cepat buatkan mereka semua minuman, oh ya saya mau kamu buatkan juss apel dengan sedikit gula tapi tambahkan madu sedikit ya,cepat sana, , " usirnya menggunakan tangan kirinya .
__ADS_1