Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
bab 125 kepanikan Adita.


__ADS_3

PoV author


Di tempat lain, Adita kini tengah berlari menuju sebuah tempat,di mana beberapa menit lalu di kabarkan jika yoga mengalami kecelakaan tunggal,dan kondisinya kritis,dia begitu khawatir sampai dia lupa membawa tas yang berisi dompet dan juga Ponsel nya menuju ke alamat yang di tuju,dia berlari mencari taksi dan setelah menemukan taksi dia dengan panik menyuruh supir itu melaju dengan cepat.


"pak lebih cepat pak, ,lebih cepat , , " Adita menangis ,dia menggigit jari jarinya agar tangisnya tidak keluar.


dia menatap sekeliling melalui jendela mobil berharap tujuan yang di tuju akan segera sampai.


"pak bisa lebih cepat gak sih " kesal Adita sambil menghentakkan kakinya.


"maaf neng ini taksi bukan mobil sport,kita ada batas kecepatan yang harus kita patuhi" ucap supir taksi itu.


"tapi pak saya lagi buru buru,saya akan bayar lebih nanti " teriak Adita


"baiklah , , " jawab supir taksi itu


sekitar 15 menit kini Adita telah sampai di sebuah rumah mewah,dia turun dari taksi dan saat hendak membayar dia lupa membawa tas nya.


"aduh pak saya lupa bawa tas saya pak, !" ucap Adita.


"Gimana sih mbak,kalau gak punya uang jangan naik taksi,mana tadi di suruh cepat lagi,saya gak mau tahu cepat sini bayar " tagih pak supir itu.


Adita melihat total pembayaran nya yang mencapai Rp.150.000 ,dia mencari di setiap saku nya ,namun hanya menemukan yang Rp.50.000,


"ini pak saya ada yang 50.000 " ucap Adita dengan wajah paniknya.


"ini belum cukup mbak,tadi apa yang mbak bilang,mau kasi saya lebih kan ,lah ini malah kurang " keluhnya.


mau tak mau Adita membayar taksi itu dengan jam tangannya yang berharga jutaan rupiah.


"ya sudah ini jam tangan saya lebih dari dua juta silahkan di ambil " ucap adita sambil membuka jamnya.


"Banaran ini?" tanyanya


"iya pak beneran,kalau gak percaya nanti bapak datang ke lokasi shooting terdekat dari tempat saya naik tadi,dan bapak cari saja nama Ditami,semua pasti tahu" ucap Adita lagi.


"waah mbak artiss ya,boleh minta foto gak mbk?" pinta supir taksi itu.


"aduuh pak nanti aja ya,saya lagi buru buru ini,teman saya habis kecelakaan, ," ucap Adita


"satu kali aja deh mbak, , "


mau tak mau Adita pun melayani supir taksi itu yang meminta Untuk berfoto.


"ya sudah pak ya , terimakasih " ucapan Dita sambil berlari menuju alamat tersebut.


namun Adita seketika berhenti saat baru sadar kalau ternyata alamat yang di kasi bukanlah klinik atau pun rumah sakit,saking khawatir nya dia sampai tidak memperhatikan jalan .


"loh ini kan bukan klinik atau rumah sakit? apa aku salah alamat ya " gumamnya dalam hati .

__ADS_1


dia mencoba untuk menelpon orang yang memberitahunya tapi sayang dia tidak membawa ponsel.


"sial, , aku gak Bawa ponsel lagi " monolog nya.


tak berapa lama Adita berdiri di sana dengan mondar mandir, terlihat seorang satpam berjalan menuju Adita.


"permisi,dengan mbak ditami?" tanya pak satpam itu.


"iya pak, saya Ditami, , ada apa ya?" tanya Dita


"oh ya pak yoga di dalam, , , "


"apa yoga di dalam?,baik terimakasih pak , ," Adita terkejut langsung berlari.


"iya mbak pak yoga di dalam sedang menunggu anda " sambung pak satpam tadi menyelesaikan ucapannya.


Adita berlari kencang mencari keberadaan yoga,hingga dia sampai di sebuah ruangan di mana dia melihat beberapa orang tengah berkumpul,dia merasa mereka berkumpul melihat kondisi yoga yang telah kritis, dia berteriak.


"Yogaaaa, , ," terriak Adita.


hush


hush


hush


"Miy, , kamu kenapa? " sapa yoga mendekat


Adita menengadahkan pandangannya dan melihat yoga baik baik saja,dia langsung berhamburan memeluk yoga.


" Yo, ,kamu baik baik aja kan,mana yang sakit mana" tanya Adita melepas pelukannya,dia memeriksa setiap inci wajah yoga yang terlihat baik baik saja.


"aku baik baik saja,kamu kenapa sih dan kenapa kamu berlari ?" tanya yoga.


"loh bukannya kamu kecelakaan,ada yang menelpon aku,katanya kamu kecelakaan dan sekarang lagi kritis" terang Adita.


yoga menepuk keningnya .


"astaghfirullah, ,Didin memang keterlaluan" gumam yoga


"apa? Didin? dia yang menelpon aku tadi pakai nomer orang lain?" tanya Adita di balas Anggukan yoga


"iih awas ya Didin ,kalau sampai ketemu aku tidak akan mengampuni nya" kesal Adita,dia sangat panik sampai lupa membawa Tasnya.


"ya sudah ayok sini,aku mau kenalin kamu sama seseorang" ucap yoga


"seseorang,siapa? " Adita bertanya sambil menoleh ke samping


di sana terlihat beberapa orang tengah duduk di sofa dan tersenyum ke arah Adita,namun ada dua orang yang sangat Adita kenal.

__ADS_1


",Mbah Darmi,Mbah Darmo, , dan siapa mereka ?" tanya Adita menoleh ke arah pak darma dan pak Surya.


"sini ayok " ajaknya


Adita mengikuti langkah yoga,dia duduk di samping yoga dan berhadapan dengan pak darma,di samping ada Mbah Darmo dan Mbah Darmi.


"mbah, , " sapa Adita


"cucu mbah, , , " ucap Mbah Darmi dengan tangisnya.


Adita bingung dengan keadaan ini,terlebih melihat sosok pak darma yang baru di lihatnya namun merasa pernah melihatnya.


"Adita ,,ini pak darma ,dan ini pak Surya,kuasa hukum beliau" ucap yoga memperkenalkan.


"hallo pak, , saya Dita " ucap Adita mengatupkan kedua tangannya di depan dadanya.


" ada apa sih Yo, aku jadi parno " bisik Adita.


"miy, , kamu kan tahu selama ini aku menyelidiki tentang kasus hilangnya anak kecil yang selalu menghantuiku mu dalam mimpi itu kan? " tanya yoga


"lalu? " Adita semakin penasaran.


"aku sudah menemukan jawabannya,Daan tenyata cucu mbah masih hidup ,dia ada di sini" ucap yoga


"Alhamdulillah ya Allah,siapa Yo , ,mana orangnya aku mau liat " ucap Dita antusias sambil melirik ke kanan dan ke kiri.


yoga menggenggam tangan Adita ,membuat Adita memfokuskan pandangan nya ke tangan yoga.


"kamulah cucu mereka Dita" terang yoga


Degh


"huuuu, , ,cucuku " tangis Mbah Darmi


Adita terkejut,dia bingung kenapa bisa dia adalah cucu dari Mbah Darmo.


"apa? kamu bercanda ya Yo,becanda jangan gitu sama orang tua gak baik yoga " ucap Adita masih mencoba sebisa mungkin menghilangkan keterkejutan nya.


"enggak miy enggak, kamu lihat ini " tanya yoga memperlihatkan Adita cincin yang di pakainya.


"iya itu cincin aku,emang ada apa sama cincin itu yoga " tanya Adita.


"dan kamu lihat ini? " tanya yoga yang memperlihatkan foto sebuah cincin yang sama persis dengan miliknya.


" ini adalah cincin milik Bu Selly ,cincin ini bukan sembarang cincin Dita,ini adalah kunci rahasia" ucap yoga


"apa kunci rahasia?" ucap Adita terkejut.


***

__ADS_1


__ADS_2