Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
bab 160 mencopet lagi


__ADS_3

pov author


Ronald kini sedang dalam keadaan tidak baik baik saja ,pasalnya dia yang sudah tobat menjadi copet kini dia sedang berada di tengah keramaian pasar ,bersiap untuk mencopet dan harus ketahuan oleh orang yang di Copet agar dirinya di kejar kejar .


"Huuh, , , dasar emak emak ngidam,ngidam aneh aneh aja. " Grutu Ronald mulai meregangkan otot-ototnya.


Dia mulai mengincar ibu ibu yang sedang berbelanja di pasar,mengintip dan saat sudah menemukan target dia langsung menarik tas ibu ibu itu,seketika ibu ibu itu berteriak.


"Copeeet ....copeeet " teriaknya,semua orang mengejarnya


Adita mendengar itu Malah sangat antusias untuk menonton Dan sangat senang melihat Ronald yang berlari semakin dekat ke arahnya.


Prok


Prok..


Prok


"Ayo cepat sini " teriak Adita kegirangan .


Yoga dan Didin geleng geleng kepala melihat tingkah Adita yang semakin aneh,semakin Ronald mendekat semakin siaga Didin dan yoga bahkan beberapa anggota lainnya untuk menghadang warga agar tidak memukul Ronald.


"Copeeet, ,. ,copeeet " teriak warga berlarian mendekat.


"Yeeee.... senang Adita saat Ronald memberikan Dompet hasil curiannya .


Semua mereka siap siang menahan warga mengelilingi Adita,yoga ,Didin dan Ronald.


'"hei kenapa kalian menghalangi kami,cepat serahkan maling itu pada kami " teriak salah satu orang yang mengejarnya .


"Iya kalian ini kenapa? Apa kalian komplotan?" Teriak nya lagi.


"Buk, , pak sabar ya ...nanti kita jelaskan " ucap ronald ngos ngosan .


"Ibu ibu ..bapak bapak tolong tenang ya....saya harap kalian mendengarkan saya, perkenalkan saya yoga dermawan,dah ini istri saya Adita " jalan yoga mulai memperkenalkan diri dan Adita


Adita malah sibuk membuka isi dompet itu dan melihat isinya,membolak baliknya.


"Jadi istri saya lagi hamil besar,dan ngidam pengen liat dia -Ronald-supir kami mencopet dan di kejar warga " jelas yoga.


"Bohong " teriak salah satunya


Adita yang sibuk membolak balik dompet itu langsung berdiri tanpa memperdulikan orang lain ,dia mengambil beberapa lembar uang pecahan 100 ribuan kemudian di masukkan ke dompet itu lalu mengembalikan nya pada pemiliknya .


"Buk ini dompetnya ya, , saya sudah gak ngidam lagi, , maaf ya semuanya " ucap Adita memberikan ibu itu dompetnya dan berjalan sambil mengelus perutnya yang sudah membesar itu .


"Huuuuuu, , bubar bubar , , " teriak orang orang


"Terimakasih nona, , terimakasih" ucap ibu ibu itu di balas anggukan yoga,dan yoga juga meminta maaf atas keinginan istrinya yang sudah tidak masuk akal itu.

__ADS_1


"Sayang, , terimakasih ya sudah menuruti keinginan ku " ucap Adita manja pada yoga.


"Sama sama sayang, ,asal kamu dan anak kita baik baik saja maka apapun itu aku akan kabulkan jika aku mampu " ucap yoga


"Hmmm , , padahal aku maunya kamu loh tadi yang jadi copetnya bukan bang ronald" jelas Adita membuat yoga bergidik ngeri di kejar karena mencopet.


" Jangan macam macam sayang," jawab yoga..


"Hahah, , ,aku bercanda sayang ,ya sudah ayo kita pulang ,kasihan tuh bang Ronald sudah kepanasan gitu " ucap Adita melirik ke arah Ronald yang sedang duduk minum air putih di bawah pohon sambil ngos ngosan.


Yoga menoleh dan tersenyum lalu memanggil Ronald dan juga didin untuk pulang..


"Bang ronald,maafkan Dita ya bang ?" Ucap Adita


"Maaf kenapa?" Tanya Ronald.


"Maaf karena tadi " ucap nya merasa bersalah.


"Sudah lah Dit yang jelas kan sudah berlalu dan aku baik baik saja plus kamu juga happy kan " jawab Ronald sambil mengemudi.


"Oh ya nald ,kita berhenti di tempat makan dulu ya ..aku lapar " ucap yoga.


"Baiklah, , " jawab ronald melaju ke sebuah Restoran yang menjual makanan ala ala rumahan.


"Silahkan kalian mau pesan apa" ucap yoga


Yoga dan Didin saling menatap .


"Kalau minum ya ?" Tanya pelayan itu.


"Jus alpukat" ucap keduanya lagi..


"Loh kalian ini saudara kembar ya ...bisa pas gitu,wajah kalian mirip lagi " ucap pelayan itu sambil tersenyum kemudian berjalan ke arah yoga dan Didin.


"Tidak, saya hanya , , "


"Iya saudara saya mbak, , ganteng kan " ucap Adita menggoda Ronald.


"Huh gantengan juga gue " sahut didin tidak terima.


"Kenapa kamu Didin ?" Tanya Adita sinis.


"Huuu, , ," kesal Didin pada Ronald .


"Sudah lah kalian ini kaya anak kecil tau gak " ucapan yoga .


Setelah makanan mereka datang ,yoga terus saja memperhatikan gerak gerik ronald juga Adita yang makan dengan gaya yang sama,bahkan mereka menyisihkan irisan sayur yana ada di lauk mereka.


"Kalian gk suka sayur? " Tanya yoga sengaja.

__ADS_1


"Enggak , , pahit " jawab keduanya dengan cepat.


Mendengar itu Adita dan Ronald saling menatap kemudian menatap ke arah yoga.


"Kamu tanya aku atau dia? " Jawab mereka masing masing.


" Loh kalian ini benar benar ajaib " celetuk Didin.


"Kamu ngapain ikutin aku nald?" Tanya Adita


"Kamu yang ngikutin " jelas Ronald


"Kapan makanya kalau kalian berantem terus..nih juga ibu hamil jangan marah marah ...nanti anaknya galak ,mau ?" Balas Didin


"Hush, ,kalian ini " ucap yoga membuat mereka semua diam dan mulai makan.


Yoga makan sambil memperhatikan Adita dan juga Ronald." Aku harus menyelidiki nya lagi" gumam yoga .


Setelah dari sana mereka pulang dan yoga juga Didin pun pergi ke markas untuk bertemu Andi.


"Yoga, , tumben loe? Kesambet apa?, " Tanya Andi.


"Gue butuh bantuan ndi " ucap yoga


"Apa? " Tanya Andi.


"Gue mau loe menyelidiki tentang ronald.gua merasa dia ada hubungan nya dengan keluarga darma " jelas yoga sambil memberikan Andi identitas Ronald yang ada di meja kerjanya .


"Itu gampang,loe tunggu sebentar" ucap Andi muka duduk dan mulai mengotak Atik layar komputer nya .


"Yo , ,coba kirim foto close up Adita...gue mau baca garis wajah mereka " ucap Andi


Sementara yoga mengirim Poto milik Adita,Andi menelpon Diwa untuk datang dan membantunya ,karena Diwa lah yang paling berpengalaman dalam hal seperti ini .


Tak lama Diwa datang dan bergabung.


"Coba sini. ..mana yang perlu gue kerjakan " ucap Diwa.


Andi memberikan data milik ronald dan juga milik latarr belakangnnya.


"Coba lihat fotonya " ucap Diwa lagi setelah membaca identitas Ronald.


"Lah ini sih mirip bangat " jawab Diwa membuat yoga terkejut dan bangkit melihat layar komputer milik Andi.


Begitupun dengan Didin dia memperhatikan Diwa dan mulai menganalisis dari segi wajah .


"Lihatlah, , sangat mirip bukan?" Ucap Diwa


" Loe benar " ucap Didin.

__ADS_1


__ADS_2