
PoV author
Adita terlihat berifikir,dari wajahnya ada raut ketidaknyamanan.
"baiklah aku memutuskan.....!"
Adita masih Tak melanjutkan jawabannya,yoga sudah menunggu dengan tak sabar
dia masih terlihat ragu mengambil keputusan itu,tapi apa yang di katakan yoga ada benarnya juga,lagian tidak ada salahnya bukan jika kita memulai sesuatu yang tidak kita perdalam sebelumnya,jika ada kesempatan dan orang melihat kita ada kemampuan,kenapa tidak kita coba.
"Yah ,aku mau " akhirnya kata iya keluar dari mulut Adita
Yoga tersenyum dan menyuruh Adita untuk tanda tangan
"Alhamdulillah,ya sudah tanda tangan di sini " ucapnya sambil menunjukkan di mana Adita harus tanda tangan.
tapi sebelum dia tanda tangan ,tak sengaja matanya melihat nominal angka 3 digit dalam surat kontrak kerja itu.
"Allahuakbar, , ini gak salah Yo.?" tanya Adita sambil menunjuk angka yang tertera di sana
"gak salah kok Dit,apanya yang salah? ini kurang? kalau kurang kita ajukan tambahan aja ,kan kamu belum tanda tangan " jelas yoga
"eeh enggak,bukan itu, ini , , ,"
"Apa kamu tadi gak baca kontraknya?" tanya yoga memastikan,Adita mengangguk
"Astaga Dita Dita, lain kali jika ada yang surat kontrak seperti ini,jangan terkecoh sama upacara calon rekan kerja,baca,pahami dengan teliti isi surat kontrak itu,kalau sekiranya merasa ada yang kurang atau ada yang tidak kamu sukai di sana,kamu bisa ajukan itu," jelas yoga merasa Adita sedikit ceroboh.
" Bagaimana jika nanti orang itu berniat menipu ,dan kamu percaya dengan ucapnya,?"
"iya iya,lagian kan kamu gak mungkin kaya gitu ke aku" cengirnya merasa oon.
yoga hanya menggeleng melihat kepolosan Adita
"jadi gimana? ini kurang?" tanya yoga lagi
"Eeh, , enggak ,bukan itu,aku malah mikir ini terlalu banyak Yo, " jelas Adita
"Itulah bukti karya kamu mahal,makanya harus semangat, , ! " ucap yoga menyemangati
"Baiklah, Bismillahirrahmanirrahim, , , " sebut Adita sebelum tangannya membubuhkan tanda tangan .
"Sudah " ucapnya
__ADS_1
"Ciyeee, , artis baruuuuu, , ,untung gue udah foto tadi, ,gue orang pertama yang berfoto dengan artis kita ,hahaha" cengir Didin mencondongkan kepalanya yang ternyata dari tadi sedang mengintip di balik pintu.
Adita terlihat salah tingkah dan malu di juluki artis baru,yoga yang melihat wajah malu Adita membuatnya gemas
"Oh gitu ya, , kalau loe bisa foto dengan artis baru ,gue juga bisa, , Cup , , selamat ya EMBAAAAK ,eeh artis baruuu " Yoga menggoda Adita dengan mengecup pipinya lalu pergi begitu saja.
"Yogaaaa" teriaknya
dug dug...
dug dug...
mendapat kecupan singkat tanpa sengaja ,Adita memegang pipinya yang kini bagaikan tomat Mateng.
"Haish anak nakal , , " guru Adita ,namun siapa sangka dia begitu senang dengan perlakuan yoga.
Di luar kini sudah nampak ramai,ibu ibu tetangga sudah berdatangan.
"Selamat ya nak Dita , , " ucap salah satu tetangga
"Terimakasih buk " jawab Adita.
Adita menyalami mereka satu per satu yang memberikan salam.
"Mbak ditaaaaa, , " teriak Sandy yang baru datang
"Siapa itu?"
" adiknya mbak dita kali "
" ganteng sekali !"
bisik para tetangga yang melihat kedatangan Sandy.
"Sand ,kamu ini " saapa Adita yang kini sedang di teras dengan tangan di tunjuk kedepan sudah siap mentoyor Sandy
"Jangan mbak,adikmu ini baru sembuh dari mencret,jangan kau tambah lagi dengan benjolan di kepalaku" cengirnya lagi.
"hehe, dasar " senyum bik Marni dari dalam melihat keakraban Adita dengan sandi,
"Aku kedepan dulu ya " ucap yoga
"Jangan di cemburuin,anak itu masih ingusan " jelas bik Marni
__ADS_1
"haish,iya iya " ucap yoga berdiri kemudian menghampiri Adita yang berada di teras sedang menyapa para tamu undangan nya .
"Sand,masuk sana makan loe," sapa yoga
"Oke bang " ucapnya mengangkat jarinya membentuk huruf O.
"Sini biar aku yang gendong mia" ucap yoga mengambil Mia dari gendongan Adita
" makasih ya Yo, , " ucap Adita tersenyum dan Mia yang di gendong pun merasa nyaman dan malah memainkan wajah tegas yoga.
"selamat ya Dita " ucap salah satu warga lagi mendatangi mereka.
"Sama sama buk, makasi atas kehadiran nya " ucap Adita dan yoga bersamaan.
Dari kejauhan seseorang merasa sakit di dadanya melihat pemandangan itu,siapa lagi kalau bukan Willy.
Dia datang sengaja untuk melihat Mia meski dari kejauhan,tapi siapa sangka pemandangan indah langsung menyambutnya membuat hati nya bagai di iris pisau tajam, kalau kata orang sekarang itu ( luka tanpa sayatan,terluka tapi tak berdarah ,atau apalah semacamnya )
Willy berdiri mematung di sudut rumah,melihat Adita,Mia dan yoga dengan tatapan sendu.
"eeh mbak dita cocok banget ya sama yang tadi "
"ia mbak dita cantik,baik ,dan yang cowok itu ganteng katanya Atris YouTube"
"eeh dengar dengar juga mbak dita bakal jadi artis loh "
"yang bener kamu"
"iya "
"semoga saja ya,mereka bahagia "
"ya sudah yuk kita pulang "
begitulah sedikit ucapan para tetangga yang berjalan di depan Willy dan tak sengaja di dengarnya.
"apakah aku terlalu menyakitimu?"
"begitu mudah kau menemukan penggantiku Dita " lirih nya sambil berjalan berbalik arah
Niat hati ingin bertamu untuk melihat anaknya ,tapi di urungkannya karena melihat Adita yang sudah menikah ( di pikirannya ).
akhirnya willy pulang dengan mengendarai motor yang di pinjam dari tetangganya.
__ADS_1
bersambung..
next ke bab selanjutnya ya....