Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 96 Ada apa dengan ayah


__ADS_3

PoV author


"dari mana kamu tahu aku di sungai ?" tanya Adita penasaran.


"Saat break shooting tadi,aku berniat menemui mu di basecamp,tapi tak sengaja aku dengar seseorang berbicara lewat telpon dengan seseorang dan menyebut kalau wanita itu sudah tidak berdaya " jelas yoga.


"Aku langsung kepikiran sama kamu , dan aku menemukan kamu pingsan di sana " lanjut yoga.


"Seseorang,siapa?" tanya Adita


"Didin sudah mencari tahu semuanya,jadi kamu tenang saja ya " ucap yoga meyakinkan Adita.


" aku ingat, aku sempat melihat beberapa laki laki mendekatiku,dan aku meminta tolong sama mereka tapi mereka malah berteriak dan aku tidak ingat apa apa lagi " ucap Adita.


"Apa maksud kamu? jadi kamu tidak di sakiti mereka?" tanya Yoga dan Adita mengangguk.


"Tanti bisa ambilkan Adita minum?" ucap yoga yang sengaja menyuruh Tanti keluar agar ucapan mereka tidak di ketahui orang luar


"baik mas, , tunggu sebentar " ucap Tanti langsung keluar dari ruangan itu.


"menurut penerawangan gue, mereka memang ingin mencelakai mbak dita,tapi tidak jadi karena seperti yang di katakan mbak dita ,dia pingsan karena bayangan mimpi buruk nyaa tiba tiba muncul begitu saja di pikiran nya."


"terus mereka mendekati mbak dita untuk memastikan apakah mbak dita baik baik saja atau tidak" lanjut Didin


"kamu benar juga Din " ucap yoga


"Tapi siapa mereka? dan apa tujuan mereka kalau memang mau mencelakai aku " tanya Adita.


"besar kemungkinan orang yang tidak suka sama mbak dita,secara kan sekarang sudah jadi artis,jadi banyak yang suka dan banyak pula yang tidak suka ," jelas Didin


"Atau jangan jangan....." tebak Didin


"Cari tau semuanya sebelum mengambil tindakan " ucap yoga yang sepemikiran dengan Didin


"Din apa tidak berbahaya ,jika mereka berniat jahat bagaimana?" tanya adita khawatir


"Mbak lupa siapa kita , ,urusan kecil seperti ini sudah menjadi makanan sehari hari kita mbak,jadi tenang aja " jawab Didin di angguki oleh yoga


" tetap saja,aku tidak mau kalian kenapa kenapa karena aku "


"justru aku yang tidak mau kamu kenapa kenapa kalau aku tidak berbuat sesuatu buat kamu " balas yoga.


**


malam harinya Adita duduk bersandar di sofa sambil melihat Mia bermain di lantai bersama bik marni dan juga puluhan mainan anak .

__ADS_1


Ingatannya kembali ke mimpi buruknya,ayah melihat kegelisahan di wajah sang anak lalu mendekat dan bertanya,


"Ada apa nak? kamu seperti lagi memikirkan sesuatu" ucap ayah


Adita menoleh dan tersenyum " tidak ada yah, Adita hanya merasa kasihan sama Mia,di saat semua anak sedang membutuhkan kasih sayang seorang ayah,Mia malah tidak dapat kasih sayang itu " guraunya.


mendengar ucapan Adita,bik Marni menoleh dan mendekati mereka


"Ceritakan saja apa yang rasakan sama ayah kamu,biar tidak jadi beban juga buat kamu " ucap bik marni


"Ada apa nak,cerita saja ,jangan sungkan sama ayah " ucap ayah lembut


"Adita belakangan ini sering mimpi buruk yah " ucap adita


"mimpi buruk? seperti apa?" tanya ayah penasaran.


"Adita tidak tahu,yang pasti mimpi itu sudah dua kali datang sejak Adita mendengar ceritanya dari orang lain,dan tadi sore tiba tiba bayangan mimpi Adita itu muncul lagi di kepala Adita sampai membuat Adita pingsan " ucapnya


"Astaghfirullah, , tapi kamu tidak apa apa kan kak?" tanya ayah.


"Astaghfirullah, mimpi kamu datang lagi,tapi dalam keadaan sadar dan membuat kamu pingsan?" tanya bik Marni yang juga baru tahu


"iya bik,yah " ucap Adita menatap keduanya secara bergiliran.


"mimpi apa yang sering datang dalam mimpi mu itu nak" tanya ayah


"Ya Allah, , apa yang sebenarnya terjadi sama kamu nak,apa kita perlu ke dokter buat tanya lebih lanjut dengan apa yang kamu alami?" saran bik Marni


"maksud bibik, ke psikiater?" tanya Adita


takut Adita tersinggung, bik marni menggenggam tangan nya dan berkata " Nak, ke psikiater itu bukan hanya untuk orang yang dalam gangguan jiwa,kadang orang normal seperti kita sangat butuh saran dari psikiater, kali aja apa yang kamu alami ada hubungannya dengan masa lalu kamu mungkin" ucap bik Marni


"TIDAK ,tidak ada hubungannya dengan masa lalu Adita tentang semua ini," ucap ayah sedikit berteriak saat berkata TIDAK.


"ayah ,ada apa?" tanya Adita


"Tidak, maksud ayah, semua yang kamu alami tidak ada hubungannya dengan masa lalu kamu,dan untuk mimpi kamu ayah rasa kamu terlalu memikirkan apa yang di katakan Didin " ucap ayah langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


Adita dan bik Marni saling menatap " ada apa dengan ayah " ucap Adita


"bibik gak tau,kamu yang tahu sendiri bagaimana ayah kamu,apa dia pernah sepeti ini sebelumnya?" tanya bik Marni dan Adita menggeleng.


" mungkin ayah kamu benar,itu hanya kamu terlalu memikirkan apa yang di katakan Didin, kamu kasihan kali sama anak kecil yang di ceritakan oleh Didin itu,sampai kamu terbawa mimpi " ucap bik Marni lagi.


"mungkin kali ya"

__ADS_1


***


keesokan harinya Natasya mendapat laporan dari orang suruhannya,kalau dia melihat Adita bersama yoga di sebuah pusat perbelanjaan.


"Apa? bukannya wanita sialan itu sudah mampus?" tanya Natasya


Dia mengambil ponselnya dan menelpon orang suruhannya .


"hei jelek,apa maksud anak buah gue kalau mereka melihat wanita sialan itu masih berkeliaran di jalan hah, kalian kerjanya benar gak sih?" geram Natasya


"maaf bos,kemarin kami membiarkannya di pinggir sungai" ucap nya


"bodoh, kenapa gak skalian aja loe buang dia kesungai "


"maaf bos,kami tidak kepikiran " jawabnya polos


"dasar bodoh,sia sia gue bayar loe mahal untuk ini,kembalikan duit gue " teriak Natasya.


Tut


tut


Tut...


"hallo , , hallo. , , aaark sialan bodoh " teriaknya sambil melempar ponselnya sofa.


di tempat lain


Ting


"aaaw "ringis sang bos memegang kepalanya akibat pukulan dari si kerdil . dia sengaja mematikan ponselnya karena Natasya meminta ganti rugi.


"Kenapa loe mukul Gue kerdil " kesal sang bos


"elo sih bos,kenapa bodoh sekali,pake jujur segala, , euuu , , ting ,,," ucap si kerdil kembali memukul kepala bosnya.


"Aduh, , "


"Harusnya bos tadi bohong saja ,cari alasan lain agar si Natasya itu gak minta uangnya lagi " ucapnya


"iya juga ya,kenapa gue gak kepikiran?" ucap nya lagi


"bodoh si loo euuu ,,. Ting ,,,," balas si buruk rupa dengan memukul kepala bosnya juga


" hei, kenapa malah kalian yang memukul gue hah" teriak si bos yang baru sadar kalau dirinya habis di pukul oleh anak buahnya.

__ADS_1


"hehe , ,baper bos,habisnya loe bodoh si bos " cengir keduanya.


__ADS_2