Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 58 DanaJaya Vs The Black World.


__ADS_3

PoV adita


"Arkan? " ucapku mengulang kata Mei


"Iya ,si Willy yang memberitahu dia Masalah kalian"


"Hmm, , "


"Lo yakin mau cerai?"


"Capek gue Mei,bukan cuma tentang mama,tapi lebih ke tidak terima di poligami!"


"APA ! maksud loe? Willy punya istri lagi?"


"Jadi Willy tidak cerita ke Arkan kalau dia sudah menikah beberapa bulan yang lalu,bahkan istri mudanya sudah hamil Mei" ucapku semakin lemah di ujung kalimat


"brengsek emang si Willy, gue jadi pengen tendang senjata pamungasnya itu agar tidak bisa di gunakan lagi" geramnya


"Sudah lah,gue udah gak mau berurusan sama di lagi ,gue terlalu sakit hati,bukan cuma mama yang tahu hubungan mereka,suster Susan juga ,Suster Susan ternyata masih sepupuan sama Sisil,dan Sisil itu tenyata bos mas Willy ,jadi yang apa yang di kasi Willy ke gue itu sebenarnya dari Sisil Mei,makanya gue balikin saja semuanya "


"Ya Allah,pelik banget masalah loe Dit,gue doakan ya buat cepat selesai urusan Lo sama cowok brengsek itu '"


"eeh btw loe lagi di mana?"


"Gue lagi di puncak ,Arkan mau lamar gue Dit,kerumah aki dan Nini,kan mama sekarang tinggal di sini ,jadi Arkan kesini minta restu,kalau nikahan, nanti tetap di sana " jelasnya


"Alhamdulillah,loe bakal melepas lajang juga "


"Do'akan gue ya,jangan sampai Arkan kaya suami Lo"


"Ya jelas beda lah,kalau Arkan nyakitin loe ,gue yang akan jadi tameng loe"


"Bisa aja loe,jadi tenang buat pernikahan sendiri aja Lo gagal, , upssss"


"Sorry Dit" ucapnya merasa bersalah.


"ya sudah gak apa apa ,santai saja"


"sayang lama banget sih teleponan nya" suara parau lelaki itu ku dengar samar


"iih ,kamu ini"


"Mei,jangan bilang____" perasaan ku kacau mendengarnya.


"Hehe,maaf Dit,gue gak tahan sih, jadinya mampir ke hotel bentar,"


"Astagfirullah Mei,loe belum sadar juga" kesalku.


"Biasa kali mbak,gue juga bentar lagi nikah kan,dan sebenarnya gue__"


Allah


jangan sampai apa yang ada dalam benakku memang benar terjadi.


"Jangan bilang loe hamil?" tanyaku dengan bergetar


"Sorry Dit"


Ya salam


Aku sudah tidak tahu lagi harus bagaimana mendengar jawaban sahabatku jika dia lagi hamil,di luar nikah.

__ADS_1


"Jangan hubungi gue sebelum kalian sah jadi suami istri" marahku sama Mei sampai aku mengucapkan kata seperi itu, ku matikan ponsel panggilan juga teleponku.


Aku marah,dia begitu gegabah tidak bisa menahan hasratnya,dan semoga saja Arkan bertanggungjawab atas apa yang terjadi pada mereka.


***


PoV author.


SISILIA FERONIKA kini menjadi pemilik perusahaan yang dulu di pegang Sama papanya,pak Jaya selaku pemilik DanaJaya group dahulu, perusahaan mereka bergerak di banyak bidang termasuk makanan.salah satunya adalah permen susu dan kini mempunyai beberapa pabrik susu di berbagai daerah.


pak jaya beberapa waktu lalu membeli sebuah senjata kepada salah satu organisasi mafia yang terkenal nomer 1 itu,sebut saja Mafia The black World.


mereka sengaja memesan senjata dengan alasan untuk berjaga jaga jika suatu saat pihak musuh ingin menyerang,namun belakangan ini pihak kepolisian mendapatkan beberapa kasus pembunuhan dan juga menembakan dengan peluru yang sama dengan yang di gunakan oleh DanaJaya group,terbukti saat melakukan identifikasi dan juga meneliti jenis peluru yang di gunakan itu,adalah milik TBW.


sempat pihak kepolisian mendatangi pihak TBW ,dan kini masalah itu sedang di tangani pihak mereka,dan juga di bantu pihak berwajib.


" Sisil,datang sekarang ke rumah papa,bilang saja ke suami kamu,dia tidak akan curiga" ucap pak jaya melalui sambungan teleponnya.


"pagi pagi gini pa?" tanya Sisil


" penting Sisil!" ucap papa nya lagi


"Baiklah"


Sisil segera berkemas,


"Sayang mau kemana kamu pagi pagi?" tanya Willy


"Mau kerumah papa,tadi papa suruh kesana,kayanya ada yang penting" ucap nya


"masih pagi sil,kan aku juga belum di buatkan kopi" pinta Willy.


"Ribet banget sih yank,kamu kan bisa minta Art sana" terangnya


"tapi bukan pembantu mu" ketusnya langsung pergi


Willy gusar menatap punggung istri sirinya itu


"Aaarkh , , kacau, ,punya istri seenaknya atur atur hidupku,giliran minta sesuatu yang sederhana dia gak mau,Andai saja Ditaa____" ingatannya kembali pada Sosok wanita yang tak di inginkan oleh mamanya itu.


Willy keluar dengan setelan Jass dan siap berangkat kerja,


"Istri kamu mana Willy?" tanya mak lampir.


"Pergi ma"


"Pagi pagi gini?"


"Katanya ada Masalah penting dengan papa"


"kamu kok gak ikut? harusnya kamu ikut kan kamu sudah menjadi bagian dari keluarga mereka "


"Sisil gak ngajak"


"dasar bodoh,"


"Tadi aja Willy minta kopi dia tolak mentah mentah,apalagi minta ikut ke rumah papa"


"jelas lah dia gak mau,istri itu bukan pembantu Will"


"lha terus kemarin, yang mama lakukan sama Dita apa? nyuruh Dita buat pijit mama,cuci pakaian mama,nyapu,ngepel,juga masak ,bahkan pakaian Willy sebelum berangkat dia sediakan,beda dengan sekarang,"

__ADS_1


"STOPP Willy, mama tidak mau dengar,jelas Sisil beda dengan dita,Sisil orang yang berpendidikan tinggi,pemilik perusahaan besar dan ahli waris satu satunya,sedangkan Adita? dia siapa? hanya anak gadis lulusan SMA yang nikah muda modal tampang doang"


"Di lihat dari tampang pun Sisil lebih oke dari dia,jaaauh perbandingan nya antara langit dan bumi"


"Cukup ma cukup, sudah cukup cacian mama terhadap Dita,sampai sekarang pun willy masih jauh lebih bahagian hidup bersama Dita ,di banding tinggal di istana dengan tekanan seperi ini" geramku mendengar mama selalu menjatuhkan Adita.


Ku tinggal mama sendiri dengan perasaan yang kacau ini,


"Willy mama belum selesai bicara" teriak mama


"Willy gak akan pulang malam ini," jelasku lalu berbalik meninggalkan rumah menuju kantor.


Di mobil


"Aaarkh, , kenapa jadi kaya gini sih?" geramku sambil memukul kemudi.


"Dita , , mas kangen" lirihku


"miaa, , papa kangen, kalian di mana?"


"Ayah,,kenapa aku tidak menelpon ayah saja" gumam willy mengambil ponsel dan langsung menelpon ayah yang merupakan mertuaku.


"Aaarh tidak dapat di hubungi,kemana kamu Dit"


dia juga mencoba menghindari Adita tapi tetap nomer mereka tidak bisa di hubungi


"Pulang dari kantor aku akan kerumah ayah" gumam willy kembali.


Di tempat lain,keadaan tegang telah terjadi.


"Apa? kenapa bisa sih dad? anak buah Daddy memang semua bodoh" geram Sisil .


"kamu tenang saja,daddy sudah menyingkirkan dia dan mengarang cerita jika dia berhianat dengan kita,hingga Daddy terpaksa menyuruh nya pergi sejauh jauhnya dari sini" jelas pak jaya


"Daddy kok bodoh banget sih,kalau dia melapor sama polisi gimana? polisi juga tidak akan tinggal diam dad,jika mengetahui semuanya" jelas Sisil.


"kamu jangan khawatir sayang,polisi akan mencurigai Organisasi TBW itu,bukan ke Daddy ..karena senjata yang di gunakan saat membunuh orang itu adalah senjata yang kita beli dari mereka,otomatis mereka yang mendapat masalah ."


"Tapi kalau mereka mengatakan kita yang membeli beberapa unit senjata dari mereka yang menggunakan senjata model yang sama gimana?


"Kita kan sudah punya cerita awal sayang,kalau orang yang menggunakan senjata itu adalah orang yang telah berkhianat yang sengaja di masukkan oleh orang TBW untuk menjadi mata mata kita "


Sisil tersenyum,"daddy sangat pintar" ucapnya


" jadi kita aman?" tanya Sisil kembali


pak jaya mengangguk,"jika polisi mendatangi kamu,dan menanyakan hal ini ,katakan seperti yang Daddy katakan tadi,oke"


"Baik dad"


"tidak gratis loh" ucapnya mulai mendekat dan menarik tengkuk Sisil


"Eeuh, , masih pagi juga!"


"Daddy sudah lama puasa,batalin puasa daddy yah" ucaobga menggoda.


sisik mengangguk dan tersenyum,


next


Apa yang sebenarnya terjadi sama Sisil dan juga papanya ?

__ADS_1


yuk ke bab selanjutnya.


__ADS_2