
PoV author
setelah puas bermain ,Zelda membawa Adita menuju villa Kamboja,Zelda meminta Adita menemaninya untuk memberikan sedikit makanan untuk penghuni villa itu.
" kamu sering bagi bagi makanan gini zel?" Tanya Adita ,mereka kini sedang berjalan kaki dengan menenteng beberapa lauk pauk dan juga buah untuk mereka di villa.
"Tidak juga,hari ini aku merasa senang aja ada kamu di sini,jadi aku tidak kesepian,makanya aku suruh bibik buat masak banyak" jawab zelda .
tiinnn
tiiinn
langkah kaki mereka terhenti saat sebuah mobil berhenti di depan mereka yang kini sudah berada di depan gerbang villa Kamboja.
"astaghfirullahalazim, , ,kaget aku " ucap Adita sambil mengelus dada.
"sudah tidak apa apa!" ucap Zelda.
"dasar sombong " grutu Zelda dalam hat sambil memasang senyum palsu pada sang penghuni mobil yang ternyata adalah Salma,dia baru saja sampai ke villa setelah berpergian.
Salma menatap ke arah Zelda,Zelda tersenyum di balas seulas senyuman dari salma,senyuman Salma terhenti saat matanya menangkap Seseorang yang lagi bersama Zelda,dia merasa tidak asing dengan wajah Adita.
mobil mereka pun masuk ke halaman rumahnya,di susul oleh Zelda yang berjalan kaki .
"permisi pak " ucap Zelda sopan
"iya neng silahkan masuk,tumben neng datang kemari,bawa apaan neng ? " tanya pak satpam pada Zelda.
"ini aku bawa makanan buat kalian ,bagi bagi ya, ada buah juga " ucap Zelda menyerahkan plastik dari tangannya pada satpam villa itu.
"waah terimakasih ya ,jarang jarang nih kita makan makanan enak kaya gini " celetuk pak satpam itu sambil melihat isi dari plastik yang di bawa zelda.
khem
khem
Salma mendehem saat turun dari mobilnya,dua melirik ke Zelda dan Adita.
"permisi buk, , saya cuma mau mengantar sedikit makanan buat para penghuni villa ini " ucap Zelda sopan sambil memberi kode agar Adita menyerahkan makanan yang di bawa nya itu .
Adita pun langsung menyerah makanan itu dengan sedikit menunduk,Salma memicingkan matanya menatap Adita.
"wajahnya gak asing, , pernah ketemu di mana ya?" gumamnya dalam hati sambil mengambil makanan itu.
" kamu Zelda kan,penghuni villa sebelah? terimakasih ya,kamu gak perlu repot repot bawa makanan ke sini,di sini juga makanan tidak habis habis di santap mereka " ucap Salma seolah tak ingin di beri makanan.
"cih dasar sombong " gumam Zelda dalam hati
"banyak makanan apaan,orang kita selalu kelaparan di sini menunggu makanan yang selalu pas Pasan " gumam pak satpam yang mendengar ucapan Salma.
__ADS_1
"ooh begitu ya buk Salma,saya hanya ingin buk Salma mencicipi makanan ini,karena kami masak banyak tadi. " sambung Zelda.
Adita hanya diam,meski Zelda banyak bicara tapi mata Salma selalu mengarah ke Zelda,dia penasaran siapa Adita sebenarnya.
"kamu siapa ya? saya tidak pernah melihat mu sebelumnya?" tanya Salma akhirnya.
"sayaa,,"
"Dia saudara saya,dari kota " jawab Zelda.
"ooh ya sudah , terimakasih ya makanannya" ucap Salma swlah mengusir mereka.
"iya buk,kita permisi ya, , " ucap Zelda.
dia menarik tangan Adita segera pergi dari sana.
"eeeh kenapa sih buru buru banget" ucap Adita karena Zelda menarik tangannya ke luar.
"hehe gak ada,aku cuma malas saja sama orng sombong kaya di itu" jawab Zelda.
"Kok ibu itu aneh ya, ,liatin aku kaya liat hantu" ucap Adita
"sebentar lagi dia akan melihat hantu beneran " balas Zelda .
"hantu beneran?" tanya Adita menyipitkan matanya.
di villa Kamboja
Salma masuk ke dalam sambil berpikir,dia seperti pernah melihat Adita,tapi di mana? wajah Adita terasa tidak asing ,terlebih tatapan matanya membuat Salma teringat sesuatu tapi ia pun tidak tahu pasti apa itu.
"siapa dia ? dan siapa mereka sebenarnya?" gumam Salma
dia memanggil salah satu anak buahnya untuk mencari tahu siapa Adita,dan juga zelda.
tak butuh waktu lama ,semua data Adita dan juga Salma langsung muncul ,namun bukan sebagai seorang mafia ,melainkan istri seorang pengusaha hebat dan juga Adita sebagai seorang penulis,tidak ada yang mencurigakan dari identitas mereka,namun Salma masih yakin ada sesuatu dengan Adita.
***
"Yo terimakasih ya Mia hari ini terlihat bahagia bertemu Darren" ucap Adita
mereka saat ini sudah di mobil untuk pulang,Zelda sebenarnya menyuruh mereka untuk menginap tapi Adita menolak,dengan alasan tidak enak meninggalkan bik Marni sendiri di rumah
"sama sama miy, , aku juga senang bisa melihat kamu dan mia bahagia " balas yoga.
"oh ya Yo, ternyata apa yang kamu bilang benar juga ya, , ,ternyata mereka tidak seseram yang aku bayangkan,malah Zelda baik banget sama aku,dia kaya kakak aku tau gak " ucap Adita merasa meski tubuh Zelda lebih kecil darinya tapi dia merasa Zelda sepeti seorang kakak buat Adita.
"makanya ,buang jauh jauh pikiran kamu tentang kehidupan mafia yang menakutkan itu" ucap yoga lagu sambil mengelus kepal Adita dengan tangan kirinya.
"iya Yo, , maafkan aku ya "
__ADS_1
***
keesokan harinya Salma kembali mendatangi Selly,dia ingin menekan Selly, agar memberitahu di mana kunci brangkas itu.
plak
"cepat katakan wanita ******,dimana kamu sembunyikan kuncinya,atau aku tidak segan segan membunuh mu" teriak Salma sambil mencengkram wajah Selly
"cuih, , , sampai matipun aku tidak akan pernah memberitahu mu " jawab Selly meludah ke wajah Salma.
di merasa sudah tidak ada harapan hidup lagi saat ini,dia sudah pasrah untuk mati di tangan Salma,
bugh
salma kembali memukul kaki Selly dengan kayu,
"berani sekali kamu meludah ke wajahku wanita ******,rasakan ini. , , ,aaaaaaaa, , , " terriak Salma hendak memukul kepala Selly dengan kayu yang tadi di pakai untuk memukul kakinya
Selly sama skali tidak takut,bukannya memejamkan mata dia Mallah mendongak dan menatap Salma sambil tersenyum kecut.
Salma melihat tatapan itu , seketika dia menghentikan gerakannya yang sudah hampir menyentuh kepala Selly,dia terkejut .
Degh
"tatapan itu,,,,,," gumam Salma mengingat tatapan Adita yang sama persis dengan tatapan Selly.
dia melempar kayu itu kesembarang arah ,dan mencari orang kepercayaan nya untuk Mencari tahu kembali siapa aDita sebenernya.
"siapa dia sebenarnya?" gumam Salma .
kini dia mondar mandir sambil berpikir,dia cukup khawatir dengan kedatangan Adita ke villanya ,dia kembali mengingat masa lalu di mana dia menyuruh anak buahnya untuk memperkosa Liana dan membuangnya ke sungai.
"apa dia anaknya darma? apa dia datang untuk memata mataiku atau mencari ibunya?" gumam Salma
dia masih tak bisa berpikir jernih saat ini,dia langsung mengambil tasnya dan berjalan menuju garasinya ,dia melajukan mobil sendiri,dia hendak menemui seseorang.
sesampainya di sana,dia langsung menampar orang itu
plak
"apa maksudmu Salma,datang datang malah langsung menampar orang,cari masalah Lo hah?" teriak seseorang yang bernama baron.
"gila ya loe,bohongin gue puluhan tahun,loe kira gue gak tahu apa,anak darma masih hidup sampai saat ini? loe gak membunuhnya kan?" teriak Salma sambil menunjuk ke wajah Baron.
degh
baron terkejut,
"dari mana nenek sihir ini tahu? " batinnya.
__ADS_1