Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 106 Salma darm group


__ADS_3

PoV author


" ada yang aneh dengan luka nak Dita " gumam bik Marni mengingat luka yang di punggung Adita .


bik Marni merasa luka di punggung Adita bukanlah luka bakar seperti yang di katakan Adita tadi.


"ooh ini,dulu kata ibu Dita lagi main main kembang api sama teman teman ,tapi salah satu teman Dita ada yang tersandung sampai kena ke punggung Dita bik " bik Marni kembali mengingat ucapan Adita beberapa menit yang lalu saat masih di kamar Adita.


"sudah lah mungkin memang benar itu luka bakar akibat kembang api " bik Marni pun memutuskan untuk melupakan bekas luka milik Adita.


sementara di tempat yoga, seseorang telah mengirim laporan hasil penyelidikan .


"bagaimana Yo?" tanya Didin


"masih di selidiki Din,karena kejadiannya juga sudah lama ," jawab yoga sambil melihat laporan itu


"oh ya katanya juga tiap malam Jumat Kliwon dalam sekali sebulan ada suara Tangisan anak kecil di sungai itu,katanya sih itu suara tangisan anak kecil yang dulunya hilang di sana,di gentayangan tiap malam Jumat Kliwon " ucap didin


"ah elo Din mana ada hantu jaman sekarang ". ucap yoga seraya berbalik badan menghadap ke Didin


"ada,Yo, , "


"mana?"


"nanti di sungai itu pada malam Jum'at Kliwon "


"Din, , Din, , , jangan gerak Din , , " yoga tiba tiba tegang dan terlihat ketakutan


"Ada apa Yo?" tanya Didin penasaran dan ingin menoleh


"eeh jangan liat ke belakang,dia semakin dekat ?" jawab yoga dengan was was


Tubuh Didin gemetar ,dia ketakutan berharap tidak ada apa apa di belakangnya.


"yooo, , ada apa yooo di belakang gue, , gue takut yooooo " ucap didin yang hampir pingsan.

__ADS_1


Tiba tiba wajah yoga berubah ," Ha , ,Ha, , ,haaaaa , , , "


"Hantuuuuuuuuuu, , ,. ,huaaa " teriak Didin ketakutan dan berlari keluar.


Haaachimm


Huuaachiim


yoga menggosok-gosok hidungnya yang sejak tadi gatal gatal " lah si Didin kenapa lari kaya liat hantu " ucap yoga.


keesokan harinya .


yoga dan Didin berangkat ke luar kota untuk memastikan sesuatu.


Di tengah jalan mereka melihat kerumunan.banyak warga berkumpul di sana dan melihat sesuatu.


"eeh ada apa itu?" tanya Didin


yoga menoleh dan menghentikan mobilnya sejenak untuk mendekati kerumunan.


" itu mas ada orang gila yang mengumpat seseorang" jelas wanita itu sambil menunjuk ke arah depan


yoga menyuruh Didin untuk mendekat ,sementara yoga menunggu di mobil,dia menggunakan earphone nya untuk berkomunikasi dengan Didin.


Didin mulai memasuki kerumunan warga,


"permisi, , permisi" ucap didin sambil mencari jalan untuk melihat pusat perhatian.


tanya sengaja dia menyenggol tangan seseorang sampai orang itu marah marah.


"hei kamu nyari kesempatan pada kesempitan ya? " tanya wanita itu pada Didin dengan marah


"maaf buk, saya tidak sengaja " ucap didin.


"aalaaaah mana ada maling ngaku,kalau maling ngaku penjara penuuh " teriaknya lagi sambil mengangkat lengannya .

__ADS_1


"buk turunin lengannya buk,gak enak aroma nya " celetuk didin membuat wanita itu menjepit kembali ketiaknya.


"hihi, , makanya mbak mandi dulu kalau mau keluar rumah " sahut seseorang lagi


"buk ,ibu juga jangan kencang kencang ngomongnya ,bau jigong buk " celetuk didin kembali yang berhasil membuat para ibu itu diam dan yang lain tertawa


hahahaha


"hahaha,kamu akan mati sebentar lagi Salma... , hahaha " teriak seseorang yang sejak tadi di kerumuni


"dasar orang gila !"


"dia kenapa mas?" tanya Didin pada laki laki yang sejak tadi marah marah


" dia tidak mau pergi dari sini mas,dia bilang di mau menghancurkan buk Salma." jelas pria itu


"Salma ? siapa salma? " tanya Didin lagi


" buk salam itu adalah istri dari pemilik gedung sana ?"jelas laki laki itu sambil menunjuk ke arah gedung pencakar langit di samping kirinya.


Didin ikut menoleh dan melihat jelas nama Darm group di gedung itu.di lihat dari gedungnya sudah di pastikan jika perusahaan itu sangat terkenal.


Didin mangut mangut .


"Salma ,sebentar lagi kamu akan musnah , ,hahaha " teriak pria itu lagi.


"apa hubungannya dengan Pemilik gedung itu?' tanya Didin lagi


"menurut informasi yang kita dapatkan ,beliau ini di pecat secara tidak Hormat oleh wanita itu( Salma ) ,dan tidak ada yang berani menerima nya bekerja sampai istrinya meninggal saat mau melahirkan anaknya,Karena telat di tangani karena tidak punya uang untuk membayar rumah sakit "


"ooh begitu,gue harus selidiki semuanya?" ucap didin.


***


assalamualaikum maaf baru bisa up...author selain masih kurang sehat juga ada kesibukan yang kadang bisa sampai malem,jadi gak sempat buat nulis dan juga membeli perlengkapan yang lain.

__ADS_1


***


__ADS_2