
PoV author
Setelah selesai mengubur jenazah Salma mereka smua berkumpul di villa dan membahas tentang Adita dan juga yoga.
"Bagiamana? Kalian jadi bulan madu? " tanya Selly
"apa tidak mengapa membicarakan bulan madu di saat kita baru berduka seperti ini?" Tanya Adita menatap Selly.
" Tidak apa, toh juga dia bukan siapa siapa kita " terang Selly dengan nada jengkel.
"Maaa, , ,jangan begitu " ucap Adita
Selly terdiam,dia memang kesal dengan Salma dan sampai saat ini pun dia masih belum memaafkan Salma,Selly membuang muka saat Adita membahas tentang Salma.
"Selly,sudahlah dia sudah meninggal,gak baik menyimpan dendam pada orang yang sudah meninggal " ucap Mbah Darmi.
Selly menghembuskan nafas beratnya," ya sudahlah, , " jawab singkat selly kemudian pergi meninggalkan mereka ke kamarnya.
"Aku rasa dia masih sakit hati " ucap pak darma kemudian menyusul sayang istri ke dalam.
"Dan kamu Adita,jika sudah begitu jangan sebut Salma lagi di depan mama mu,kasihan dia ,dia sudah menderita lama oleh kekejaman Selly " nasihat Mbah Darmi di balas anggukan Dita dan permintaan maafnya.
"Iya mbah, , maaf " ucap Adita sambil menunduk merasa bersalah.
"Baiklah ,jika begitu kalian pikirkan saja kapan rencana bulan madu kalian Yang tertunda itu ,jangan lama lama Mbah mau menimang cicit hihi " ucap Mbah Darmi di iringi dengan tawa kecilnya.
Adita dan yoga tersenyum," baiklah mbah, insyaallah secepatnya ya, , kita akan berbulan madu " ucap yoga .
Setalah itu mereka pulang,dan di rumah setelah selesai makan malam mereka membicarakan tentang rencana bulan madu mereka.
"Kamu mau kemana?" Tanya yoga sambil memeluk Adita di ranjang.
"Mau kemana apanya? Tanya Adita sambil mengedit tulisan yang akan di unggah nya di aplikasi noveltoon.
"Itu loh yang di bicarakan Mbah tadi" jawab yoga
__ADS_1
Adita melepas laptopnya dan menengadahkan pandangannya ke yoga.
"Kamu serius ?" Tanya Adita
"Iya dong,kan bulan madu kita yang kemarin tertunda ,jadi aku mau kita atur lagi ya acara bulan madu kita ,aku pengen cepat cepat ada dedek bayi di sini" ucap yoga mengelus perut rata Adita.
"Iih geli Yo , , ," jawab Adita menepuk pelan paha suaminya.
" Ayo makanya " rengek yoga Seperti anak kecil.
"Hmm..baiklah selesai film kita aja gimana? " Usul Adita
"Ooh ya aku lupa,film kita kan akan tantang lusaa" ucap yoga baru mengingat jadwal film mereka kan tayang perdana lusa.
"Ya sudah kalau begitu kita tunggu saja selesai tayang " lanjutnya di balas anggukan Adita.
"Tapi malam ini lagi ya" bisik yoga membuat Adita malu
"Astaga Yoo, , ,kamu yaaa" ucap Adita menggeleng
Dan kalian pikirkan saja sendiri apa yang akan terjadi setelah itu.
Pagi harinya mereka terbangun seperti biasa masih dalam keadaan tanpa pakaian,yoga membuka mata dan mendapat istrinya yang masih tertidur pulas,dia membelai wajah sang istri lalu mencium keningnya sedikit lebih lama sampai Adita terganggu dan membuka matanya.
"Selamat pagi istriku" ucap adita
Adita tersenyum " pagi suamiku " ucap Adita masib serak khas bangun tidur.
Yoga menarik selimut dan memeluk istrinya lagi," ayo bangun sholat subuh " ucap yoga
"Lepas makanya, gimana bisa bangun kalau mau peluk gini " jawab Adita di balas Kikikan yoga
"Habisnya gemes deh sama kamu" ucapnya masih mencium seluruh wajah sang istri dengan rasa sayang.
Setelah puas mereka pun mandi, dan tau apa? Yoga merengek lagi untuk mandi bersama alhasil adegan semalam terulang lagi di kamar mandi.
__ADS_1
***
Pagi harinya Ronald datang sepeti biasa dan kali ini dia membawa yoga sekaligus Adita untuk ke kantor.
"Jadwal hari ini adalah promosi film terakhir di daerah Jawa timur" ucap Ronald.
Adita hanya mengangguk sambil melirik ponselnya,dan yoga menimpali Ronald dengan mengangguk.
Setelah sampai di kantor yoga dan Adita pun sudah di tunggu oleh banyak wartawan yang ingin menanyakan tentang kenapa yoga tiba tiba menghilang beberapa bulan ,dengan singkat yoga menjawab jika dia ada urusan yang di sana tidak ada signal sama sekali dan kini sudah selesai dengan pekerjaan nya ,untuk itu dia kembali lagi ..
"Terimakasih atas waktunya mas Yoga " ucap salah satu dari wartawan itu.
"Sama sama " jawab yoga kemudian menarik tangan Adita untuk masuk ke dalam kantor.
Setelah dari sana mereka melakukan perjalan bersama menuju kota malang ,Jawa timur.
Di sana antusias para calon penonton begitu ramai,bahkan mereka ada yang datang dari Lombok hanya untuk meet and great dengan Adita dan juga yoga.
" Terimakasih atas kehadiran kalian semua ,dan jangan lupa kita nobar besok Malam yaaa" teriak yoga di akhir kalimat
"Iyaaaaa, , , " jawab mereka serentak.
Adita begitu senang bisa promo film pertama kali dengan suaminya dan antusias mereka sangat luar biasa dengan adaanya yoga membuat mereka semakin ramai dan juga semakin semangat .
Setalah dari acara itu yoga mengajak Adita untuk makan di salah satu restoran yang terlihat unik,pasalnya setiap tempat makan selalu memiliki ruang privasi,jadi Adita maupun yoga begitu aman jika makan di sana,namun suara orang di sebelah nya membuat Adita sedikit merasa geram dan tersinggung.
"Si yoga mau mau aja ya sama wanita kaya si Tami,katanya ya si Tami itu janda anak satu " bisik salah satu di antara mereka.
Adita masih sibuk mendengar apa yang di katakan oleh sekelompok anak remaja itu ,dan yoga pun yang tadinya mengunyah makanannya terpaksa berhenti mendengar ocehan orang itu dan reaksi Adita saat mendengar ucapan yang sedikit merendahkan nya.
Yoga menggenggam tangan adita dan mengangguk pelan seolah mengatakan tidak apa apa ,Adita pun menunduk dan hendak memakan makannya lagi namun lagi lagi Suara itu membuatnya begitu geram.
"Iya iih kalau aku jadi yoga sudah ku buang jauh jauh dia,bahaya bisa jadi sampai di jalanan" celetuknya lagi .
Adita meremas tangannya merasa geram namun lagi lagi yoga menenangkan Adita dan berjaya," biarlah mereka mengatakan apapun tentang kamu,tapi cinta ini hanya untuk Kamu sayang jadi jangan pernah merasa Down saat orang orang membenci bahkan menghinamu karena ada aku yang akan selalu meratakannmu " terang yoga dengan. Sungguh sungguh.
__ADS_1