
PoV author
Tanpa di sengaja Willy yang memang sengaja bersembunyi dari Adita melihat adegan itu saat camera dua pindah tempat .
Degh
Bagai di tusuk ribuan pisau ,Willy begitu sakit melihat adegan itu,itu hanya adegan ,bagaimana jika itu memang yang sebenernya?
"Dita," lirihnya merasa dunianya runtuh untuk kesekian kalinya
"Kamu kenapa lagi Will" tanya mang Udin.
Mata Willy tak hentinya menatap adegan Adita dan juga yoga,dia begitu sakit tapi apalah daya dia bukan siapa siapa Adita lagi,dia hanya laki laki yang dulunya berstatus suami yang tidak pernah membuatnya bahagia.
"Cut " teriak pak sutradara menghentikan shooting
"Ya Allah kenapa dada ini ?" gumam Adita dalam hati masih menatap lekat wajah yoga yang hanya beberapa senti darinya.
Masih terasa hangat hembusan nafas yoga di wajahnya membuat dadanya semakin bergemuruh dan tubuhnya terasa panas.
"Andai aku bisa melahap habis bibir ini," fikir yoga yang masih enggan merubah posisinya.
tak ada yang memperhatikan mereka karena semua staf dan juga crew lagi sibuk masing masing,tapi tidak dengan Willy matanya tak henti menatap kedua insan yang lagi sibuk dengan pemikiran mereka masing masing.
"Haish nie anak kesambet setan sini kali ya " kesal mang Udin mengambil alih makanan di tangan Wily .
Yoga berkedip namun Adita masih tak bergeming.
"Apa mau di lanjutin di dalem?" bisik yoga dengan mengedipkan matanya.
"iish apaan sih " ucap Adita yang langsung tersadar dan mendorong Tubuh yoga.
"yah kenapa di dorong,tadi gak mau jauh jauh " ucapnya lagi
"Yoga diam "
Didin terlihat berlari ke arah mereka " kalian kenapa ,? shooting sudah selesai dari tadi tapi kalian masih lengket kaya perangko" celetuk didin berdiri tegak Di depan mereka.
"Ada yang mulai jatuh cinta kayaknya Din ?" godanya lagi
wajah Adita seketika memerah," iih kenapa wajahnya mbak merah gitu?" ucap didin ikut ikutan
Adita langsung memegang kedua pipinya yang terasa panas.
"Haish kalian menyebalkan " ucapnya langsung beranjak dan pergi masih memegang kedua pipinya, namun belum sampai beberapa meter,Adita menghentikan larinya,matanya menangkap sesosok orang yang sangat dia kenal.
masih dengan memegang kedua pipinya dia terperangah " Mas Willy?" ucapnya sambil melepas kedua tangan dari pipinya secara perlahan.
__ADS_1
Yoga dan Didin yang melihat Adita tiba tiba berhenti berjalan ke arahnya,namun tepat saat dirinya kini sudah sampai di belakang Adita mereka melihat Willy berdiri di depan nya.
mereka saling pandang,Didin hanya mengangkat kedua bahunya sebagai tanda ketidaktahuannya.
"Mas Willy, ini kamu? " tanya Adita yang hendak ke arahnya
Willy bukannya mendekati Adita dia malah menjauh pergi .
"Mas, , mas, ,tunggu " ucap Adita berlari mengejar Willy
Mang Udin di buat Bingung,pasalnya dia tidak tahu sama sekali tentang hubungan mereka.yang dia tahu hanya Willy baru saja pindah sebagai tetangganya dengan seorang wanita yang di kenal sebagai istrinya.
Willy terus menjauh tak ingin menampakkan diri di depan Adita ,tapi Adita tetap mengejar nya
"Mas Willy tunggu " teriaknya lagi.
Yoga hendak mengejar tapi di halangi oleh Didin," Biarkan saja mereka " ucapnya
Yoga hanya takut jika ada paparazi yang melihat mereka,sungguh mereka akan membuat berita yang tidak tidak,
"gue tahu apa yang loe pikirkan ,gue sudah mengurus semuanya" ucap didin
Jangan lupa siapa yoga dan Didin,mereka selain YouTubers juga anggota TBW ( mafia nomer 1 di beberapa negara ),jadi bukan hal yang sulit hanya sekedar menghentikan paparazi yang ingin mengambil gambar mereka dan menyebar berita mereka tanpa seizin yoga dan Didin ,tentunya di bantu dengan kekuasaan sang penguasa mafia the black world ZELDA DAN REVIN.
"Syukurlah kalau gitu " ucap yoga berhenti mengejar Adita.
Setalah berkali kali memanggil akhirnya Willy mengalah,dia berhenti.
"Bisa kita bicara?" tanya Adita
Willy berbalik badan,melihat Adita kelelahan dia ingin sekali menghampiri dan memeluknya tapi di urungkan niatnya mengingat bahwa kehadirannya hanyalah penyakit buat Adita .
melihat Adita mendekat,Willy menghentikannya
"jangan mendekat,! " ucapnya
"Ada apa? " tanya Adita heran
"jangan mendekat Dita,aku tidak pantas berada sedekat ini dengan mu " ucapnya lirih seolah hendak menangis
" ada apa mas, kenapa kamu berubah " tanya Adita
"aku hanya ingin kita bicara sebentar " ucapnya lagi.
Willy menatap Adita ,ada kesungguhan dari mantan istrinya itu,hingga Willy mengiyakan untuk bicara.
mereka memilih sebuah bangku kecil di dekat taman kecil untuk mereka bicara.
__ADS_1
"Mas apa yang terjadi?" tanya Adita baik baik
Willy hanya diam ,tak mampu mengangkat kepalanya,dia malu dengan dirinya yang hanya pengantar makanan.
"Mas jawab aku !" ucap Adita lagi sambil menatap wajah Willy.
Willy dengan ragu mengangkat wajahnya dan menatap Adita .
"Sisil bangkrut Dit?" ucapnya kembali langsung menunduk.
" astaghfirullah, , jadi benar apa yang aku dengar?" tanya Adita.
Willy mengangkat wajahnya lagi " kamu pasti sudah dengar dari yoga bukan?" lirihnya
"Yoga? enggak? aku malah tahu dari bik Marni, emang yoga tahu masalah ini?" tanya Adita.
Willy terkejut,bagaimana bisa bik Marni tahu masalah ini " Bik marni? " tanya Willy
"iya ,aku tahu semalam dari bik Marni,katanya dia di kasi tahu sama mbok Jum Art tetangga kita dulu " ucapnya
"ooh " jawabnya singkat
"Tapi mas,apa maksud kamu kalau yoga tau semua ini.?" tanya Adita
"Aku pikir yoga sudah memberi tahu kamu sejak awal ,bahkan dia yang membawa Sisil ke rumah sakit saat Sisil pendarahan " ucapnya lagi.
"APA..! " tanya Adita
"jadi kamu beneran tidak tahu?" tanya Willy memastikan,Adita mengangguk
"Aku tidak tahu kalau yoga tahu semua ini dan tidak memberitahu aku, lantas kapan kejadiannya ?'
"dua Minggu yang lalu" jawab Willy
Adita kembali mengingat kejadian dua Minggu lalu,sesaat dia ingat kalau yoga sehabis mengantarnya pulang dari mall dia buru buru entah kemana setelah menerima telepon dari seseorang,dan saat kembali dia tidak memberitahu Adita dengan jelas dia dari mana.
"Aku ingat,dua Minggu lalu saat habis pulang dari Mall dia buru buru pergi setelah mendapatkan telpon " ungkapnya menerawang.
"Aku yakin ,yoga bukan orang sembarangan" ucap Willy lagi yang masih sampai saat ini belum tahu siapa yoga karena Sisil belum siap memberitahu nya.
"maksud kamu?" tanya Adita yang semakin penasaran
"saat aku mendapat kabar kalau Sisil di rumah sakit,aku menemui yoga yang hendak keluar dari ruangan Sisil di ikuti beberapa orang berpakaian serba hitam ,yang aku liat penampilan mereka mirip seorang bodyguard mafia"
Degh
"Mafia, , " ucap adita terkejut
__ADS_1
pasalnya dia tidak pernah melihat yoga aneh aneh dengan membawa senjata kemana mana seperti mafia lain yang di Ketahui oleh Adita,dia tahu sedikit tentang mafia karena dia selalu search Mbah goog seputar mafia untuk kebutuhan menulisnya.
***