
PoV author.
Adita tak pernah menyangka jika dia akan di lamar di depan mantan suaminya,satu sisi dia sangat menginginkan yoga sebagai suaminya ,satu sisi lagi dia tidak mau jika harus menjawab pertanyaan yoga di depan mantan suaminya.
" Yo, , kamuuu,,,"
"permisi,aku lebih baik pulang saja " Willy tiba tiba pamit,namun tanpa di duga dia sebenarnya sakit hati,bahkan dia mengepal erat tangannya saat yoga melamar Adita di depan mata kepalanya sendiri.
"awas kamu yoga " gumam Willy dalam hati sambil melangkah ke arah parkiran mobilnya.
kini hanya yoga dan adita di ruangan itu,meraka berdua terdiam,terlebih yoga dia hanya menatap ke lantai ,tak berani menatap wajah Adita ,dia takut Adita menolaknya.
namun beberapa saat ,sebuah tangan nan halus dan lembut menyentuh tangan yoga dan menariknya untuk duduk kembali,yoga menengadahkan pandangannya,tatapan mereka beradu sekian detik ,yoga begitu tenang saat mengatakan itu,namun siapa sangka dalam lubuk hatinya dia merasa sebagai sebuah balon yang semakin di tiup akan semakin besar yang lama lama akan meledak.
"Yo, , tanpa kamu seperti ini pun aku mau menikah sama kamu "jawab Adita,dia meneteskan ari matanya saa menjawab pertanyaan yoga.
"loh kamu kenapa mie?" tanya yoga mendekat dan mengusap air mata Adita.
"tidak ada,hanya saja aku kangen sama ayah " ucap Adita.
yoga mendekat dan memeluk adita sambil menenangkan nya .
__ADS_1
"terrimakasihhh miy, , terimakasih, , " ucap yoga ,dia merasa bersyukur apa yang selama ini dia inginkan tercapai sudah.
keesokan harinya..
prank
prank...
"aaargh sialaaan, , " kesal seorang wanita yang kini lagi mengamuk di kamarnya.
"awas kamu Adita ,aku akan bikin kamu menderita dan tidak akan membiarkan mu menikah dengan yoga " gumamnya sambil ******* ***** foto Adita di tangannya .
Natasya kembali mencari ponselnya dan menelpon seseorang .
"lakukan dalam waktu dekat ,gue tidak mau tahu ,Adita harus lenyap" perintahnya pada anak buahnya.
balik ke Adita
Di lokasi shooting sejak Adita pingsan waktu itu,dia selalu datang ke rumah Mbah Darmi,dengan membawa makanan dan juga bahan masakan untuk Mbah Darmi.
"assalamualaikum Mbah, , " ucap Adita
__ADS_1
"waalaikumsalam, , " sahut Mbah Darmi dari dalam,beliau keluar dengan memakai tongkatnya menemui Adita.
" sini masuk nak,Mbah kangen sama kamu " sejak mengenal Adita,Mbah Darmi selalu memikirkan Adita,dia berhayal jika Adita adalah cucu nya yang telah hilang .
..."Mbah,Dita bawa makanan buat Mbah,di makan ya " ucapan Adita sambil menata makanan di meja makan Mbah Darmi....
"loh ,Mbah Darmo mana Mbah? kok gak keliatan dari tadi " tanya Adita melihat sekeliling tidak ada mbah Darmo
"Mbah lagi ke sungai nak,dia tiap sebulan sekali datang ke sungai itu untuk mengenang cucu kami " ucap nya lagi.
Adita hanya mengangguk paham,dia kasihan sama Mbah Darmo dan juga Mbah Darmi, mereka masih setia menunggu cucu mereka yang telah lama hilang ,berharap akan datang lagi.
Adita mendekat ke arah Mbah Darmi yang berdiri menghadap jendela menatap luar dengan tatapan kosong.
"Mbah,boleh Adita peluk?" pinta Adita.
Mbah Darmi berbalik arah dan mengangguk,mendapat anggukan dari Mbah Darmi,Adita langsung berhamburan ke pelukan tubuh Mbah Darmi yang sudah renta di makan usia itu.
" sehat sehat ya nak, , " ucap Mbah Darmi sambil memeluk Adita dan mengusap pelan punggung Adita.
" Mbah juga,Dita berharap bisa melihat cucu mbah darmi nanti jika sudah kembali " balas Adita,tak terasa air mata adita tumpah begitu saja,tapi dengan cepat dia usap sebelum Mbah Darmi menyadari nya.
__ADS_1