
"Yoga " teriak Sisil terkejut
Yah dialah yoga,beserta Didin ,dan tidak hanya itu kejutan terbesar bagi mereka jika melihat siapa di belakang yoga saat ini.
"PPPRIIIINCE RE--VIIIN " gagap rekan pak jaya
degh
"Sisil ,mundur " ucap pak jaya pada Sisil
Sisil hanya termangu,melihat kedatangan yoga yang bukan sebagai idolanya ataupun temannya,melainkan yoga datang sebagai musuh untuk memberantasnya,dan melihat kekejaman yoga yang tanpa belass kasih menembak kaki tangan Dady nya membuatnya meneteskan air mata.Tatapan mata Sisil begitu menyedihkan, seolah berkata " ampunilah aku" .Dengan gemetar Sisil berjalan mundur mencari tempat persembunyian.
"Prince " sapa rekan pak jaya.
Seketika hening,semua saling tatap begitu juga dengan pak jaya,dia menatap penuh ketakutan revin,tapi di dalam hati dia seolah ingin menembak mati revin.
"Aku tidak akan memberi ampun pada orang yang memfitnah diriku dan juga KELUARGA KU " tegas revin sambil menekan kata keluargaku.
Revin geram dengan pak jaya yang mengkambing hitamkan dirinya atas kasus pembunuhan yang di lakukan nya tempo lalu,untuk itu dia meminta semua anak buahnya menyelidiki dan mencari waktu yang tepat untuk memberi pelajaran bagi pak jaya.
"Be Debah. , , " teriak pak jaya mengambil senjata di bawah meja dan langsung menembakkan ke arah revin
Dor!!!
"Aaaark " teriak Sisil yang ketakutan
Bukan revin namanya kalau sekali tembak langsung kena,semua anak buah mereka langsung menyerang satu sama lain.
DORR!!
DORR!!
buggh!!
brakk !!
"Akkh siall, , salah sasaran " ucap pak jaya dalam hati sambil memegang senjata dengan tangan gemetar,
saat tangannya kembali ingin menarik pelatuk pistolnya,tangan revin lebih dulu memukul wajahnya dengan sekali Bogeman.
__ADS_1
Bugh
"Aaarkk " ringis pak jaya terlempar kebelakang.
pistol yang di pegang pak jaya terlempar kebelakang tepat di bawah Kaki Sisil.
Sisil dengan gemetar menatap pistol itu sambil ketakutan melihat perang senjata di depannya yang memakan korban.
Revin melawan pak jaya ,sedangkan Andi dan Didin mengurus rekan pak jaya,dan yoga membantu teman temannya untuk melawan para anak buah pak jaya.
"Am-puun, ampuni saya " teriak rekan pak jaya meminta ampun pada Didin dan juga Andi .
"Haish, Din dia minta ampun! kasihani atau sakiti?" tanya Andi sedikit bercanda
"Ampun om ampun, , istri saya di rumah mau melahirkan om, , " teriak si botak sambil mengatupkan tangannya.
"Haish,pake kata istrinya mau melahirkan lagi " kesal Andi lagi menatap didin
"Bawa dia Din " ucap Andi
Didin pun patuh,dia menyuruh anak buah nya untuk menyeret rekan pak jaya ke suatu tempat untuk menerima hukumannya.
aaark !!!
sreek
BRAK
satu persatu tumbang,kini hanya pak jaya yang tersisa.
"aam-puun " ucapnya dengan tangan dan kaki gemetar
" Persetan dengan ampun "
Buugh
bughh
"aaarkhh.." ringis pak jaya kembali saat tubuhnya kembali menyentuh lantai
__ADS_1
kali ini pak jaya tidak baik baik saja,darah keluar dari bibir dan juga hidungnya.
" Anda tahu bukan,jika berurusan dengan kami,apa yang akan terjadi?" seringai revin
Pak jaya teringat beberapa kejadian yang ia ketahui tentang kekejaman TBW,seketika dia bergidik ngeri merasa seluruh tubuhnya lemas tak berdaya.
"Sa-ya tidak sengaja" ucapnya lagi mengiba
"Tidak sengaja seperti apa yang anda ucap kan DanaJaya!" tekan revin
"Tidak sengaja memesan senjata pada kami,dan menggunakan nya untuk membuhun orang,sampai polisi mengira Kamilah dalang di balik pembunuhan itu HAH...! "
"Sungguh ketidak sengajaan yang di sengaja " ucap revin
cklek
revin mengambil pistol dan memasukan satu pelurunya dan siap menembak.
Revin menodongkan pistol itu pada pak jaya tepat mengarah ke kepalanya,yoga duduk dengan santai mengambil kursi di belakang revin,mereka sengaja membiarkan Sisil melihat apa yang di lakukan revin pada Dady nya. sebenarnya Yoga tidak tega ,tapi mengingat bahwa Sisil juga lebih tega dengan tambahan hatinya Adita,yoga jadi membuang rasa kasihan itu.
"Apakah aku harus menembak kaki kiri dulu?" tanya revin menyeringai.
satu
dua
tiga
"Aaark , , " teriak pak jaya
"DADYYYYYYY " teriak Sisil menjerit sambil menutup matanya.
*
^^^bersambung^^^
^^^lanjut ke episode selanjutnya ya....^^^
^^^^^^nikmati beberapa episode ini dengan kekejaman para mafia dulu yaaa....^^^^^^
__ADS_1
^^^terimakasih...^^^