
PoV author
Setelah pulang dari periksa kandungan Adita ,yoga dan Ronald langsung pulang dan menyuruh Adita istrirahat total .
Yoga sangat memanjakan Adita sampai membuat Adita kadang kesal dengan suaminya itu,tapi dia sangat bersyukur hamil anak kedua suaminya sangat perhatian dan juga sangat menjaganya beda dengan dulu hamil Mia,hanya bik Marni yang merawat dan menjaga Adita meski Willy ada di sana.
"Astagfirullah, , aku tidak boleh berfikir begitu,bagaimana pun itu masa laluku " gumam Adita menyalahkan dirinya sendiri tentang ingatannya itu.
Mendengar Adita hamil membuat Mbah Darmo ,Mbah Darmi juga orang tua Adita begitu bahagia ,bahkan Didin pun sangat perhatian dengan dengan Adita begitupun dengan ronald .
Setiap hari Adita selalu di tanya ingin makan apa oleh mereka karena mereka juga sangat menantikan buah hati yoga bersama Adita.
" Yoga mana buk? " Tanya Adita
"Yoga lagi kerja sayang,ada apa? " Tanya bik Marni
"Dita kok pengen makan mangga muda buk " ucap Adita
"Mangga muda, , ,." Gumam bik Marni mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Didin untuk mencari mangga muda.
"Sudah, , nanti Didin bawakan mangga muda " jelas bik Marni
Adita cemberut dan duduk " Adita mau yang di petik langsung sama yoga buk,gimana dong ?" Tanya Adita memelas.
Bik Marni Kembali merogoh ponselnya dan mengirim pesan ke Didin kalau mangga itu harus yoga yang petik.
Di kantor
Didin berlari mencari yoga ,
"Yooo, , , " teriak didin
"Apaan sih loe ribut banget " kesal yoga
"Nih bini loe mau mangga muda , ,katanya yang di petik oleh loe sendiri " terang didin.
Mereka semua melirik ke arah yoga yang tadinya sibuk mengotak Atik laptop nya kini fokus pada pesan yang ada di ponsel Didin.
"Haish, , ayo cari mangga " ucap yoga meninggalkan pekerjaan nya dan menyerahkannya pada salah satu temannya.
" Di belakang markas bukannya ada mangga yoga,lagi berbuah lagi " terang salah satu dari mereka
" Itu kan buah mangga milik anggel Zelda," terang Didin
__ADS_1
"Apa aku minta saja ya?" Gumam yoga.
"Apa ada masalah ?" Tiba tiba Zelda datang .
"Anggel " sapa mereka semua dengan menunduk.
"Apa ada masalah ?" Tanya zelda lagi
"Ini anggel ,istrinya si yoga lagi ngidam makan mangga muda " jawab Didin
"Waah...adek ku lagi ngidam ? Selamat yoga " jelas Adita
" Terimakasih anggel " jawab yoga
" Oh ya bukannya mangga di belakang lagi berbuah ya, , petik di sana aja " jelas Zelda
Yoga sumringah mendengar itu dan langsung berterimakasih lalu pergi ke belakang Markas untuk memetik mangga.
"Waaah tinggi banget " gumam yoga
Tak lama didin menelpon Adita dengan video call,
"apa Didin? Kamu ganggu aja " kesal Adita lalu Didin mengalihkan cameranya ke yoga yang berdiri di bawah pohon mangga .
Beruntung yoga sangat pandai naik pohon ,untuk itu dia tidak kesulitan untuk mendapatkan mangga muda yang di inginkan oleh istrinya itu .
Setelah mendapatkannya Didin mematikan ponselnya dan yoga pamit pulang dari markas.
Sesampainya di rumah Adita langsung meraih tangan yoga yang membawa mangga muda itu lalu mengendusnya dan melepasnya begitu saja lalu masuk ke dalam kamar.
"Loh , , mangganya?" Tanya yoga sambil menunjuk mangga itu.
Bik Marni datang dengan menahan tawanya.
"Istri kamu ngidam Yo, , pahamilah " ucap bik Marni masuk membawa mangga itu di masukkan ke dalam kulkas.
Tak lama Adita datang membawa sepiring mangga yang sudah dipotong dan memakannya lalu duduk di sofa.
"Eemm..ini lebih enak , , manis " celetuk Adita
Yoga mendekat dan duduk di sofa dekat Adita,dan mengambil sepotong mangga yang di bawa Adita,namun tangan yoga di pukul oleh Adita .
"Iiih jangan di makan " kesal Adita
__ADS_1
"Sedikit laaah " pinta yoga
"Kupas aja sendiri " sahutnya lalu menghabiskan manganya
Sejak hamil Adita sangat manja pada semuanya,namun mereka semua sangat menuruti keinginan Adita,termasuk Ronald.,dia rela di kejar hansip gara gara mencuri buah anggur milik tetangga dan itu semua siasat mereka agar Adita tertawa.
Dan saat sudah di tangan Adita hanya makan sebutir anggur dan melepasnya begitu saja,sampai membuat Ronald menepuk jidatnya.
Begitupun dengan didin ,ria rela hujan hujanan mengejar tukang cilok yang lewat tertangkap oleh pandangan Adita dan membelinya .
Bahkan pak darma dan Bu Selly pun tak luput dari keusilan Adita yang mengidam hal hal yang macam macam .
"Maaf kan Dita ma pa? " Ucapan Adita saat meminta sesuatu yang sangat sangat tidak pernah di bayangkan oleh orang orang
Adita menyuruh mama dan papanya berdansa di belakang rumah dengan mengunakan pakaian adat ( haish Adita ada ada saja hahaha .)
Terlebih saat ini kehamilan Adita sudah masuk bulan ke empat,Adita semakin menjadi jadi,
"Sayang, , sudah yaaa , , geli tau, , , ," pinta yoga
"Eeemmmm...Bentar lagi ya , , lima menit lagi " pinta Adita
Kehamilan Adita saat ini berbanding terbalik dengan yang pertama,saat ini dia sangat senang mengendus ketiak yoga,dan kini hampir satu jam yoga menahan geli saat Adita mulai mengendus ketiak nya.
Terlebih ponsel yoga berdering membuat yoga tak biasa mengangkat ponselnya.
"Yoo , ,ponsel kamu tuu" ucap Adita berhenti sejenak lalu mengendus lagi.
"Mana bisa sayang, makanya kamu sudah yaaa , , ,jangan lagi " pinta yoga memelas.
Adita mengangkat tubuhnya " ya sudah , , sana " ucapan Adit langsung bangkit dan keluar kamar dengan senyum mengembang .
Bik Marni yang tahu kelakuan menantunya itu hanya menahan geli dan tawanya ,pasalnya dia yang sangat tahu betul kondisi kehamilan Adita yang pertama dah kedua ini sangatlah berbeda.
Bik Marni masuk dah memberitahu jika tadi Didin menelpon dan menyuruhnya langsung ke markas the black world.
"Haish, , jangan tertawa buk, , ibu gak liat anak ibu menderita " celetuk yoga.
"Itu kan semua karena ulah mu Yo,,jangan salahkan istri kamu,masih mending kamu yang di gituin ,coba dia minta ketiak orang lain ? Gimana? Apa kamu kasi?" Tanya Bik Marni.
" Apa itu menarik? Aku ingin coba" tiba tiba Adita menyahuti ucapan bik Marni dari belakang.
Seketika bik Marni dan yoga melotot tajam
__ADS_1
"TIDAAAAAAK " .....