Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 99 Kecelakaan


__ADS_3

Sejak menjadi artis Adita selalu di sibukkan dengan kegiatan kegiatan shooting,pagi sampai malam jadwalnya untuk shooting,dan malamnya selalu dia sempatkan diri untuk bersama Mia juga untuk menulis cerita baru di novelnya.


"Bik, Dita berangkat ya,titip Mia," sahut Adita setelah keluar dari kamar tidurnya


"Ayah mana ? tanya Adita lagi.


"Ayah tadi mau ke rumah pak RT sebentar katanya " jawab bik Marni


"Si ayah kebiasaan kalau pagi selalu kerumah pak RT ,Adita gak pernah bisa pamit kerja sama ayah " jawab Dita sedikit kecewa


"biarkan saja ,yang penting ayah kamu sehat,dan bibik lihat belakang ini dia terlihat kepikiran sesuatu" ucap bik Marni


"benarkah?" tanya Adita bik Marni mengangguk


"baiklah bik nanti Dita tanya ke ayah apa yang membuat dia kepikiran " sambungnya lagi dan bik Marni tersenyum namun teringat sesuatu.


"loh ,kamu lagi gak sama yoga?" tanya bik Marni


"Katanya dia ada meeting penting bik " ucap bik Adita


bik Marni menarik tangan Adita sebentar " apa tentang organisasi itu? ada masalah lagi?" tanya nya.


Adita menggeleng " Dita gak tau bik,Dita malu nanya " jawab Adita


"iish kamu ini, ya sudah sana hati hati ya "


"iya , , assalamualaikum "


"waalaikumsalam "


"Apa ada masalah penting ?" ucap bik Marni dalam hati


Dia segera mengambil ponselnya dan mencoba menghubungi yoga,tapi tidak ada jawaban.


kring..


kring


beberapa saat ponsel bik Marni berdering.


"Hallo Nak, ibu dengar kamu ada meeting penting,apa ada masalah di organisasi kamu?" tanya bik marni


"tidak ada buk,hanya pertemuan biasa saja " jawab yoga


"syukurlah,oh ya kalau ada apa apa kabari ibu ya " ucap nya lagi


"baik Bu,ya sudah yoga kerja dulu ya buk, assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


"Tapi kenapa perasaan ku masih tidak enak ya?" pikir bik Marni


**


"Pak kita ke jalan xx ya " ucap Adita pada pak sopir

__ADS_1


"baik mbak," jawab nya


Mobil melaju dengan kecepatan sedang,adita sedang asik melihat beberapa notifikasi di ponselnya,mulai dari notifikasi novel, notifikasi Facebook,bahkan notifikasi Instagram nya tak luput dari keramaian para fans dan juga cibiran para netizen yang tidak suka melihat dirinya bersama dengan yoga.


tin


tin


beberapa klakson mobil membuat Adita menengadah pandangannya keluar,di luar sudah tampak ramai dengan banyak mobil yang berlalu lalang.


saat hendak melihat kembali ke depan ,Adita sangat terkejut melihat mobil Truk yang sedang melintas dari arah berlawanan ,belok ke kiri dan ke kanan tanpa kendali.


"Astaghfirullahalazim pak di depan awaaaaaaaas"


CKIIIIIIIIIIIIIITTTTT


DUAAAR


"Astaghfirullah " teriak seseorang


"tolong....tolong...tolong.."


di tempat kejadian sebuah mobil menabrak pembatas jalan,membuat mobilnya terbalik dan terpental jauh ratusan meter,hingga menabrak kembali sebuah mobil taksi yang berada di dekatnya.suara ledakan pun membuat para pejalan kaki dan juga para pengendara turun menyaksikan kecelakaan itu,di TKP terlihat beberapa potongan tubuh manusia di sertai ceceran darah di aspal,membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa nyeri dan mual muntah.


seseorang insiatif untuk menelpon ambulance dan juga polisi ,tak lama mobil ambulans dan juga mobil polisi mendekat ke TKP.


Wiuwiuwiuwiu....


wiuwiuwiuwiu...


Salah satu polisi tersebut memberikan barang yang di duga milik korban.


"pak,saya rasa ini tas milik korban kecelakaan,saya menemukan nya di sana " tunjuknya ke arah mobil taksi yang saat ini kondisinya sudah sangat parah,bahkan sudah tidak berbentuk mobil lagi.


"baiklah kamu periksa isinya dan coba hubungi keluarga korban " ucapnya


polisi itupun membongkar isi tas tersebut,di sana terdapat sebuah dompet yang isinya ada kartu identitas Dan juga sebuah kartu nama milik sutradara ternama.


"permisi pak ,saya dari kepolisian ingin mengabarkan bahwa kami menemukan sebuah tas di lokasi kecelakaan mobil di jalan xx,dan pemilik tas ini bernama ADITA ,yang di duga adalah salah satu korban kecelakaan,dan kini semua korban kecelakaan sudah di bawa ke rumah sakit pelita harapan "


"....."


"baik pak terima kasih " jawab pak polisi menutup telponnya.


Di lokasi shooting


Semua crew di berhentikan karena pak sutradara mendapat kabar buruk.


"Shooting hari ini kita break dulu,sampai kita menemukan kabar tentang Adita dan juga yoga" ucap pak sutradara


Setelah memberikan informasi kepada semu team,pak sutradara mencoba menghubungi yoga.


tut


Tut

__ADS_1


Tut


tidak ada jawaban.


"kemana kamu yoga " gumam pak sutradara yang mencoba menghubungi yoga beberapa kali namun tetap tak ada jawaban


Di tempat yoga


Ddrrr


drrrrt


saat meeting sedang berlangsung ponsel yoga berdering namun hanya getaran,dia hanya melihat sekilas dan kembali fokus pada meeting nya,namun ponsel itu kembali berdering untuk kesekian kalinya.


"pak silahkan di angkat dulu,siapa tau penting " ucap didin dengan berbisik


"kamu aja yang keluar dan telpon pak sutradara ada apa? ucap yoga dengan berbisik pula.


Didin mengangguk lalu keluar dari uang meeting untuk menelpon pak sutradara. dan tak butuh waktu lama pak sutradara mengangkat teleponnya.


"hallo pak,ini Didin,yoga lagi ada meeting penting,jadi sampaikan ke saya saja jika ada sesuatu" ucap didin


" , , , , , "


"APA..! Baik saya akan segera sampaikan" panik Didin langsung kembali ke ruangan dengan wajah khawatir.


Didin masuk keruangan itu dengan berusaha tetap sopan agar mereka tidak terganggu,tapi percuma wajah kaget dan juga khawatir Didin sangat jelas sehingga para anggota yang ikut meeting pun menatap ke arah mereka, terutama yoga,dia sangat terheran melihat wajah pucat Didin setalah keluar tadi.


Tanpa menghiraukan semuanya Didin langsung berbisik ke telinga yoga,hingga membuat yoga tersentak dan langsung berdiri.


"APA KECELAKAAN..? ". kaget yoga ,tanpa menunggu dia langsung keluar


"Didin urus semuanya di sini,dan laporkan pada saya ,saya harus pergi " ucap yoga langsung meninggalkan ruang meeting dengan berlari.


Mau tak mau Didin melanjutkan meeting dan meminta maaf atas kejadian tak terduga di ruang meeting beberapa detik lalu.


Yoga berlari tanpa menghiraukan sapaan dari para karyawan yang berpapasan dengannya,dia langsung menuju tempat parkir dan langsung melajukan kendaraan nya dengan kecepatan tinggi.


"Mii, , kamu bertahan sayang bertahan " ucap yoga sambil menyetir Dangan tangan dan yang mulai gemetar


Ia meraih ponselnya dan mencoba menghubungi Adita,namun tak ada jawaban,dia kembali mencari nomer ibunya dan langsung menghubungi nya.


"hallo ibu,ibu di mana ?" tanya yoga


"ibu di rumah sakit nak, ,ibu takut , , " jawab bik marni dengan nada khawatir


"Mia mana buk?" tanya nya lagi


"Mia ini titipkan ke susternya," jawab nya lagi


"baiklah ibu tenang ,dan yoga akan segera kesana " ucap yoga.mematikan ponselnya dan mencoba menghubungi Diwa.


"Hallo yo, !" ucap Diwa


"Wa gue minta bantuan loe,loe datang ke rumah nomer xx di jalan xx, , gue gak yakin sama suster yang merawat Mia ,jadi Lo segera datang dan temani Mia sampai Gue kembali " ucap yoga.

__ADS_1


"baiklah ,gue segera kesana " jawab Diwa.


__ADS_2