
PoV author
Yoga memaksa Adita agar di periksa oleh dokter,dan yoga langsung menyuruh salah satu dokter terbaik mereka untuk memeriksa Adita.
"Yoo, , ,kamu berlebihan " ucap Adita
" sayang, , aku gak mau terjadi sesuatu sama kamu, , kamu diam dan kita tunggu dokternya akan segera sampai " jelas yoga
Adita hanya menghembuskan nafas beratnya menerima perlakuan yoga yang menurutnya berlebihan.
tak lama dokter suruhan yoga datang dan dia langsung memeriksa Adita,dokter itu tersenyum.
" tanggal berapa terkahir kamu datang bulan? tanya dokter itu.
"tanggal berapa ya,," Adita terlihat berfikir.
" jika prediksi ku tidak salah ,kamu sedang hamil 2 Minggu , " jelasnya
DEGH
"Apa? Hamil dokter ?" Tanya yoga seketika merasa senang begitupun dengan Adita
"Sebaiknya kalian ke dokter kandungan ,untuk mengecek secara langsung ,dan untuk ibu Dita ,jangan banyak beraktivitas ya, , sebaiknya istirahat,dan ini vitamin nya di minum rutin ya " jelas dokter itu
"Terimakasih dokter " ucap mereka berdua.
"Sayang, , ,kamu hamil " senang yoga menghampiri Adita.
"Alhamdulillah ya Allah , , terimakasih, , aku seneng banget Yoo" ucap Adita tanpa sadar meneteskan air matanya.
"Kamu harus jaga kesehatan,jangan capek capek dan jangan bekerja lagi,kamu gak boleh bekerja lagi " tegas yoga .
" Yo, , ,kamu , , " belum sempat adita menyelesaikan ucapannya yoga langsung memotong nya.
"Kamu harus nurut, dan sekarang kita pulang " ajak yoga langsung .
"Apa? Sekarang? " Tanya Adita,
"Iya , ," yoga langsung membuat keputusan untuk membawa Adita pulang dari Gili Trawangan.
Adita hendak menolak namun lagi lagi dia tidak mau membantah suaminya dan dia dengan terpaksa mengangguk .
__ADS_1
Sore harinya yoga pun berangkat pulang dan menginap semalam di hotel yang ada di Mataram sebelum berangkat pagi pagi ke bandara.
Keesokan harinya yoga telah sampai di depan rumah nya,bik Marni mendengar suara klakson mobil langsung keluar .
"Loh kalian sudah pulang? Kenapa tidak bilang bilang " tanya bik Marni.
"Iya Bu, , maaf kita pulang tidak bilang Bilang,hanya saja ada pekerjaan yang mengharuskan kamu pulang dengan cepat" jelas yoga tak ingin memberitahu bik Marni tentang kehamilan Adita.
"Ya sudah , ,sini ibu bantu " jelas bik Marni sedangkan yoga langsung membawa Adita masuk ke dalam kamar dan langsung istrirahat.
"Kamu sakit? " Tanya bik Marni
"Enggak buk, , Dita gak apa apa,yoga aja yang berlebihan " ucap Adita.
"Sayang,ini demi kamu dan anak kita " jelas yoga membuat bik Marni mengerutkan keningnya dah menatap yoga dengan penuh tanda tanya.
Adita menatap tatapan bik Marni yang penasaran dan dia memberitahunya.
"Dita hamil buk !" Ungkap Adita
"Alhamdulillah, , kamu serius?" Tanya bik Marni langsung memeluk Adita,dia tanpa sadar meneteskan air mata bahagianya.
"Ibu nangis? " Tanya Adita
"Ya sudah jika begitu,kamu istirahat,ibu akan buatkan makanan buat kamu,kamu tunggu di sini ya " jelasnya
"Mia mana Bu ? Tanya yoga
"Lagi sama suster di belakang " jelas bik Marni.
Yoga pun langsung berjalan menuju teras belakang,di sana suster dan juga Mia sedang bermain di lantai.
"Assalamualaikum anak papa?" Ucap tiga berjongkok dan langsung mengambil Mia,
Mia begitu senang melihat papanya datang dan menggendong nya.
"Ayo sayang kita ke mana " ajak yoga.
"Loh mas yoga sudah pulang ? Mbak Dita mana mas? " Tanya suster itu.
"Dita dikamar suster...oh ya kamu beresin ya " jawab yoga dan langsung membawa Mia masuk bertemu dengan Adita.
__ADS_1
"Mama, , " sapa yoga menirukan suara Adita mereka masuk dan langsung menghampiri Adita.
"Anak mama, , , sini sayang mama kangen banget sama kamu " ungkap Adita langsung mengambil Mia dan menciumnya .
"Mia sayang, sini sama Oma ya, , jangan buat mama capek kasihan dedek bayi nanti " jelas bik Marni yang baru saja masuk dengan membawa sup iga untuk Adita.
Di meletakkan makanan itu dan langsung mengambil Mia ke dalam gendongannya.
"Kamu jangan angkat yang berat berat nak, , " jelas bik Marni
"Maaf Bu, Dita gak tahu!" Jawab Adita
"Sebaiknya kita konsultasi ke dokter besok sayang,dan untuk hari ini kamu istrirahat aja ya " jelas yoga sambil mengusap kepala istrinya dan mencium keningnya .
Adita tersenyum,dia sangat bahagia mendapatkan suami dan ibu mertua yang begitu sangat menyayanginya juga Mia.
***
Pagi harinya Willy bangun dan melakukan aktifitas sepeti biasa .
"Pagi mas mbak, , !" Sapa Ronald yang baru saja keluar hendak ke rumah Adita.
"Pagi juga nald, , oh ya kamu mau brangkat kerja ya ? " Sahut sisil.
"Iya mbak, , mau bawa Adita periksa ke dokter " jelasnya
"Loh Adita kenapa? Emang mereka sudah pulang? " Tanya Sisil khawatir.
"Mereka pulang kemarin mbak,dan aku gak tau Adita sakit apa,aku juga baru mau kesana " jelas Ronald.
"Ya sudah kamu hati hati ya, sampaikan salam kami pada Adita ya , , insyaallah kami nanti kesana " sahut willy
"Iya mas ,permisi , , " ucap Ronald pamit
"Adita sakit apa ya?" Tanya Sisil
"Aku gak tau sil, tapi semoga aja gak ada apa apa dengan Adita " jelas Willy
"Iya mas, , nanti kita kerumahnya ya , ,kita liat dia " ucap sisil..
"Iya sayang, , ya sudah ayok kita buka rukonya ,lihat tu orang sudah menunggu di luar " tunjuk Willy pada orang orang yang baru saja sampai di depan rukonya untuk membeli sembako dan juga jajanan snack lainnya.
__ADS_1
Usaha sembako dan juga grosiran Snack Willy dan Sisil sangat ramai sejak hari pertama,mereka sangat bersyukur dengan usaha yang mereka jalani membuat kehidupan mereka hari demi hari menjadi lebih baik.
***