
PoV author
grep
"apa suka? " tanya yoga menunduk dan memeluk adita dari belakang.
Adita mengangguk,dan tersenyum,dia kembali melihat kiriman dari yoga yang mengajaknya honey moon di sebuah tempat yang sangat indah,dia memilih tiga tepat yang sudah di kirim ke Adita dan meminta adita memilih tempat mana yang ingin di tuju.
dia juga memperlihatkan Adita seperangkat berlian yang sudah di beli untuknya.
"Yo , , terrimakasihhh ya , ," ucap Adita
yoga berdiri dan maju lalu duduk bertekuk si depan Adita " itu tidak seberapa dengan apa yang sudah kamu kasi ke aku miy, ,kamu sudah memberiku kebahagiaan, , cup , ," ucap yoga mencium kening Adita.
Tik
air mata adita tiba tiba mengalir
"kamu kenapa ?" tanya yoga
"andai Ayah dan ibu masih di sini yo,mereka pasti akan sangat bahagia melihat ku bahagia " ucap Adita.
"aku yakin mereka pasti lagi tersenyum melihat anak manja nya ini bahagia di sini,karena aku janji tidak akan pernah membuat Mata ini mengeluarkan air kesedihan lagi " janji yoga
"aku percaya " ucap Adita , dan memasukan dirinya ke dalam pelukan yoga.
***
Hari yang di nanti nanti pun tiba,di mana hari ini adalah hari yang bahagia bagi kedua mempelai, semua tamu undangan yang terdiri keluarga dekat juga teman teman dekat mereka saja,tak lupa sejumlah wartawan juga camera milik yoga standby merekam acara sakral tersebut, yoga sengaja mengadakan live streaming di Instagram miliknya,bahkan yoga akan mengunggah momen ini ke dalam channel YouTube miliknya.
tamu undangan yang hadir memang benar benar keluarga inti sana dan juga para petinggi mafia termasuk Revin dan Zelda juga darrel,Andi,Diwa,Sinta dan boy,erland dan juga Tiara beserta anak mereka.
semua undangan telah berkumpul di suatu tempat yang sudah di sediakan menunggu mempelai wanita yang belum keluar.
yoga masih setia duduk di depan pak penghulu menunggu Adita di panggil keluar,rasa bahagia, deg-degan,terharu menjadi satu,pasalnya Adita wanita yang di impi impikan yoga salama ini,dia sempat merasa putus asa saat mengetahui Adita telah menikah,namun yoga kembali berusaha untuk mendapatkan Adita saat mendapat kabar kalau Adita telah berpisah dari suaminya.
eits ada yang di lupakan,yaitu willy. bagiamana kabarnya ya???
tenang, author akan segera mengeluarkan willy kok , tenang saja.
"silahkan panggil mempelai wanita nya " ucap pak penghulu.
mama Selly pun bangkit di bantu bik Marni untuk menjemput Adita.
Di kamar pengantin ,Adita tengah duduk manis menunggu panggilan,dia yang saat ini mengenakan kebaya berwarna putih polos,kebaya itu adalah kebaya yang di berikan oleh mama Selly saat dirinya menjadi pengantin seorang darma, Adita sengaja menggunakan kebaya milik orang tuanya sebagai harapan jika hubungan mereka akan bahagia seperti kedua orang tuanya itu,yang saling mencintai sampai kapanpun meski banyak halangan dan rintangan bahkan cobaan berat sekalipun mereka tetap bisa menempuh semua itu,dan cinta yang mereka miliki pun masih sama bahkan lebih besar dari sebelumnya.
tok , , tok, , ,tok
cklek
bik Marni dan mama Selly masuk menjemput adita.
"ma, , ,bik " ucap Adita
"sayang ayo , ,sudah waktunya" ucap mama Selly menarik tanah Adita lembut.
Adita tersenyum dan mengangguk ,dia mengikuti langkah sang mama yang membawanya ke samping yoga yang sudah menunggu dirinya harap harap cemas dengan Mia di pangkuannya yang menggunakan gaun yang cantik .
semua mata tertuju pada sosok Adita yang sangat cantik meski menggunakan kebaya jaman dulu,tapi kualitas kebaya yang di pakai tidak di ragukan lagi,karena saat ini kebaya jaman dulu kembali di angkat dan di pasarkan ulang dengan sedikit menambahkan motif motif yang lagi melambung saat ini.
bukan hanya para tamu undangan yang tak berkedip menatap Adita yang begitu cantik,yoga pun tak berkedip mantap kecantikan calon istrinya itu,Adita hanya tersenyum malu saat menatap wajah wajah yang tak berkedip melihat nya,sampai Adita duduk di samping yoga,yoga masih tak bergeming dari wajah sang calon istri.
"jangan tatap aku seperti itu Yo, , aku gak kuat " bisik Adita sambil mencubit sedikit paha yoga .
"aaaww , , iya iya , , habisnya kamu cantik sih, , gak sabar aku " bisik yoga lagi membuat wajah Adita memerah.
"baiklah semuanya sudah siap, ," ucap pak penghulu.
__ADS_1
bik Marni bangkit dan mengambil Mia dari pangkuanku yoga,dan yoga kini telah menjabat tangan pak darma selalu ayah kandung dari Adita.
"silahkan di mulai " ucap pak penghulu memberi aba aba pada pak darma .
"bismillahirrahmanirrahim, , ananda Yoga dermawan saya nikahkan engkau dengan putri Kandung saya Liana Tan ilmia dengan maskawin seperangkat alat sholat, seperangkat berlian dan uang tunai sebesar 20 juta rupiah di bayar tunai" ucap pak darma lantang ,
" Saya terima nikahnya Liana Tan ilmia dangan maskawin tersebut di bayar tunai " jawab yoga dengan sekali tarikan nafas.
"bagaimana para saksi, , sah? " tanya pak penghulu
"saaah , , " jawab para saksi
"Alhamdulillah, , sekarang kalian sudah resmi menjadi pasangan suami istri,semoga kalian menjadi pasangan yang sakinah, mawadah,dan warahmah, ," Do'a khusus pal penghulu pada mereka.
pak penghulu pun menyuruh Adita mencium tangan yoga dan juga mencium kening Adita.
semua terlihat bahagia melihat kedua mempelai telah resmi menjadi pasangan suami istri yang sah sebatas hukum negara dan Agama.
namun tidak dengan seseorang yang baru saja menginjakkan kaki di tempat acara itu,dia menggenggam erat tangannya yang bertumpu pada sebuah kursi roda seakan tidak terima dengan keadaannya.
"Willy,kenapa diam di sini,ayo kita masuk" ajak papa Willy
yah,dialah Willy dia datang bersama Sisil dan juga papanya menggunakan kursi roda,Willy datang setelah acara akad nikah Selesai.
Willy berusaha untuk tidak terlihat cemburu di depan semuanya dengan mengucap salam
"assalamualaikum," ucap Willy dan papanya.
semua menjawab salam sambil menoleh,Adita melihat mantan mertuanya pun langsung bangkit.
"waalaikumsalam, , ,pah, ," ucap Adita sambil berlutut dan mencium tangan papa nya Willy.
"selamat ya nak,kamu sudah menemukan pendamping mu yang baru ,semoga kamu bahagia selalu,doa papa untuk mu selalu " ucap papa Willy
"terimakasih pa sudah menyempatkan diri untuk datang ke Acara Dita" ucap Adita
"kamu jaga anak papa baik Baik ya,jangan buat dia menangis,dan bahagiakan dia,dia telah menderita lama " ucap papa Willy yang seolah olah Willy bukan anaknya,
willy kesal dengan ucapan papanya yang seolah olah Willy membuat Adita menderita,yah meski semuanya benar,Adita memang tidak pernah bahagia menikah dengan willy.
"insyaallah pa, yoga akan menjaga Adita semampu yoga" ucap yoga
"selamat ya buat kalian berdua " ucap sisil
"terimakasih" ucap Adita dan yoga bersamaan.
"ayo mas ,sil ,bawa papa ke dalam ," ucap Adita menyuruh mereka masuk.
Willy hanya diam,dia tak berkata apapun bahkan memberi selamat pada Adita pun tidak,dia hanya diam sambil memainkan gelas jus di tangannya.
sisil melihat Willy pun mendekat " mas kamu kenapa sih diam saja " tanya Sisil.
Willy tak menjawab,di hanya fokus pada air di gelas yang sejak tadi di putar putar nya .
"permisi " ucap seseorang datang mengambil minuman di dekat meja tempat mereka duduk.
Zelda dengan manis Tersenyum ke arahnya ,Sisil pun membalas senyuman Zelda namun tak lama senyuman Sisil berubah menjadi sebuah ketakutan saat melihat revin datang menyusul Zelda yang mengambil air.
Prang
gelas yang di pegang Sisil pun terjatuh,dia terkejut sampai berdiri dan mundur membuat Willy bingung ada apa dengan Sisil.
"sil , , kamu kenapa? " tanya willy
sisil menatap ke arah revin dengan wajah yang ketakutan,revin yang di tatap pun biasa saja .
"honey, ,kenapa dia? takut gitu liat kamu " tanya zelda
__ADS_1
"gak tau, , ayo baby " ajak revin dan mereka berlalu dari sana.
"sisil kamu kenapa? " tanya Willy
mendengar keributan membuat yoga dan Adita mendekat,
"ada apa ini? " tanya yoga
"mas, , Sisil kenapa? " tanya Adita
"aku gak tau Dit, ,tiba tiba dia ketakutan gini, apa aku bawa pulang dia aja ya, , ," ucap yoga.
"mas sebaiknya kamu bawa dia kerumah sakit,papa biar di sini dulu,nanti Didin antar papa pulang" ucap adita
Willy pun membawa Sisil keluar dari rumah itu dan membawanya kerumah sakit.
di sisi lain terdengar gelak tawa dari sekumpulan mafia itu.
hahaha
tawa mereka menggelar di ruangan yang khusus untuk mereka.
"jadi itu alasan nya, , kamu jahat sekali honey membuat anak orang hampir mati ketakutan " ucap Zelda masih tak bisa menahan tawanya.
" aku gak salah baby,aku tidak melakukan apapun padanya" ucap revin menyangkal.
"loh, , sejak kapan kalian jadi tukang gibah?" celetuk yoga yang memang merasa Zelda dan revin adalah kluarga di saat saat situasi tertentu seperti sekarang ini.terkecuali pesta dengan para petinggi mafia ataupun para petinggi negara,mereka akan terlihat formal.
"heh siapa yang gibah, orang lagi membicarakan tentang manusia ular yang manjadi ulat saat minat naga di depan mata " celetuk Didin mengibaratkan Sisil yang tadinya sepeti ular besar saat bertemu revin yang di ibaratkan sebagai naga membuat Sisil berubah menjadi ulat bulu .
lama mereka berbincang akhirnya mereka semua pamit pulang.
setalah acara selesai kini yoga telah berada lebih dulu di kamar pengantin meraka,
cklek
Adita masuk ,dia terlihat malu saat pertama kali menginjakkan kaki di kamar itu,meski itu kamar miliknya namu statusnya yang telah berubah membuat suasana hati mereka juga berubah.
"sini " ucap yoga menepuk kasur di sebelahnya.
Adita menurut Daan yoga langsung menggenggam tangan nya.
"sini kamu capek ya " ucap yoga mulai memijit tangan Adita.
" iya capek banget, , " keluh Adita mulai pegal di tengkuk nya.
"ya sudah kamu mandi duluan gih sana " ucap yoga
Adita mengangguk
Adita mulai melepas satu persatu hiasan di kepalanya ,sedangkan yoga fokus pada ponselnya yang sejak tadi berdering.
sesekali yoga melirik Adita yang kesusahan membuka resleting gaunnya yang ada di belakang,Yoga tersenyum,dia melepas Ponselnya dan berjalan ke arah Adita dan membantunya.
"kalau butuh bantuan ,kenapa gak bilang hmm" ucap yoga membuka resleting gaun Adita kemudian mencium punggung Adita pelan,
sentuhan itu membuat Adita merasa seperti tersengat listrik 1000volt ( ah lebay author ini ).
yoga melihat reaksi Adita yang tak biasa dari kaca di depan mereka kembali mencium bahu Adita pelan.
" kamu wangi sekali " ucap yoga.
"iih Yo , ,aku keringatan ,mau mandi dulu ,minggir " ucap Adita tak ingin lama lama terlihat malu di depan yoga.
namun siapa sangka yoga malah menarik tangan Adita dan membawanya ke kamar mandi bersama.
"kita mandi bareng aja yuk ..!!!"
__ADS_1
****