Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 95 Mimpi buruk lagi


__ADS_3

PoV author


"Tidak, , , jangan....om jangan om. . ."


"aaaarrrk "


Byur...


"Jangaaaan " teriak adita terbangun dari mimpi buruknya


"huh , , ,huh , , mimpi itu lagi " ucap Adita sambil mengusap pelan wajahnya.


"ada apa nak?" tanya bik Marni


" Dita mimpi lagi bik !" jawabnya


"mimpi apa ?"


" mimpi itu datang lagi bik ,sudah dua kali ini sejak Didin cerita tentang anak yang tenggelam itu " adunya


"apa maksudmu?" tanya bik Marni penasaran


Adita akhirnya menceritakan tentang seorang anak kecil yang di duga hilang terbawa arus sungai dan belum di temukan sampai saat ini,dan kabarnya anak kecil itu sering gentayangan di sungai itu.


"Kamu mungkin cuma kepikiran sama cerita si kunyuk itu "


"entahlah bik,tapi Dita ngerasa kalau kejadian anak kecil itu yang ada di mimpi Dita belakangan ini " ucap Adita menerawang mimpinya yang sama persis .


" sudah lah kamu istirahat lagi aja,besok kamu kerja pagi kan "


" iya bik "


**


Di lokasi shooting ,saat Adita lagi break shooting dia terlihat mencari sesuatu .


"Lagi nyari apa mbak ?" tanya Tanti yang tak sengaja lewat di depan Adita


"ini Tan,aku lagi nyari cincin aku,aku baru ngeh kalau aku lepas cincin dan sekarang malah lupa naruh di mana " jelas Adita sambil membongkar semua isi tasnya.


" coba mbak inget inget, terakhir mbak lepas cincinnya di mana?" tanya Tanti lagi


Adita mencoba mengingat di mana terakhir kali dia melepas cincin " astaga sepertinya ketinggalan di sungai Tan " tebak Adita


Tanpa pikir panjang dia langsung menuju sungai ." mbak mau aku temani?" teriak Tanti


"gak usah Tan biar aku sendiri aja " ucap Adita


"ya sudah ,hati hati ya "


"iya Tanti,makasi ya "


"iya sama sama"


Adita berjalan ke Arah sungai sendiri, sesampai di sana semua sudah sepi,Hanya suara burung berkicau di barengi dengan sapuan angin membuat udara di sana sedikit dingin,terlebih saat ini hari sudah mulai sore dan pengambilan gambar di sungai hari itu sudah selesai dan berganti ke rumah warga.


"aku naruh cincinnya di mana ya tadi" pikir Adita sambil melirik kesana kemari

__ADS_1


ia kembali teringat tengah mencuci tangan di sebuah pancuran dekat sungai,dia berjalan ke arah sana dan mulai mencari cincinnya.


Adita menyusuri setiap bebatuan di dekat pancuran itu sambil menunduk,berharap cincinnya segera di temukan.


"Alhamdulillah, ,itu dia " senyum Adita melihat benda berkilau yang berjalan beberapa meter darinya.


Dia mendekat ke arah benda itu,tapi siapa sangka bayangan kejadian di mimpi nya kembali terulang lagi membuat Adita merasa pusing dan pingsan .


" Bos bos ,wanita itu pingsan " suara laki laki berbadan kerdil dan berkulit putih


"Coba kalian cek " ucap laki-laki yang berbadan besar dan paling tinggi di antara mereka.


ke tiga pria itu saling pandang seolah takut " capat sana goblok,sebelum orang melihat kita " ucapnya


"ba, ,baik bos "


ketiga pria itu mendekati Adita dan menggoyangkan badannya,


"to-looong " ucap Adita dengan lemah.


"Hhuuuuaaaaaa " teriak ketiganya langsung berlari ke arah bosnya.


"Bos dia sekarat " lapor si kerdil


"Ayo pergi " ucap bos nya


Tanpa Adita sadari dari arah belakang Empat orang pria berbadan kekar sedang mengikuti nya,namun melihat Adita pingsan para pria itu terkejut dan langsung meninggalkan Adita sendiri tanpa menolongnya.


" Hallo bos,semoga sudah beres" lapor ny


" , , , , , "


Di tempat lain


Sebuah senyuman kebencian terlukis di bibir ranum milik wanita yang kini sedang menikmati secangkir anggur di tangannya.


"Jangan salahkan aku sayang,jika wanita yang kamu cintai itu lenyap di tanganku " seringai nya sambil menatap nyalang ke sebuah pohon besar di halaman rumahnya.


"Ada apa sayang ?" ucap seseorang memeluk dirinya dari belakang seraya mengecup singkat leher jenjang wanita itu yang ternyata Natasya.


Natasya berbalik dan langsung mengalungkan tangannya di leher lelaki itu.


" Aku hanya merasa senang, melihat musuhku menderita , , cup , ," ucapnya sambil mencium angkat bibir laki laki itu,sebut saja Brian.


"Jangan pancing singa tidur sayang " bisik Brian sambil mengeratkan pinggang ramping Natasya ke perutnya.


"Hahahaha, aku hanya memberi sedikit vitamin sayang," ucapnya langsung meloncat melingkarkan kakinya ke pinggang Brian


"Aku suka gayamu " bisik Brian mulai menggigit kecil telinga Natasya yang berhasil membuatnya mengeluarkan De sAh Han yang membuat keduanya melewatkan sore hari dengan bergelut di ranjang.


**


balik ke Adita


"Mi , ,bangun mi" ucap yoga yang sudah membawa Adita ke ruang medis yang di sediakan di lokasi shooting.


" cepat ambilkan minyak kayu putih " teriak yoga

__ADS_1


" ini mas " ucap Tanti


"mi, bangun , , " panik yoga


"Din,siapkan mobil kita kerumah sakit, , cepat " teriak yoga.


"Yo, ," panggil Adita


"mas ,mbak dita sadar " ucap Tanti.


"aah syukurlah" ucap yoga merasa lega.


"Alhamdulillah " ucap didin kemudian berbalik arah.


"Mi, apa yang terjadi ?" tanya yoga


Adita bangun dan mulai mengingat kejadian yang menimpanya.


" Aku tidak tau ,tiba tiba kejadian yang sering datang di mimpiku tiba tiba melintas di pikiran ku dan aku tidak ingat apa apa lagi " ucap Adita


"kamu ngapain ke sungai sendiri?" tanya yoga


" maaf mas,mbak dita ke sungai karena mencari cincinnya,dan maaf juga aku tidak menemani mbak dita saat ke sungai ," ucap Tanti merasa bersalah.


"sssst , ,jangan merasa bersalah gitu tan,kan aku yang larang kamu buat ikut,lagian aku kira kalian msih ambil shoot di sana dan aku cuma ingin mengambil cin, , , "


"Astaga mana cincinku " kaget adita mengingat dia belum mengambil cincin itu sebelum dia pingsan


"Aaah aku belum sempat mengambil nya,aku harus mengambilnya " ucap nya langsung berdiri hendak ke sungai lagi


namun yoga menarik tangannya sampai Adita terduduk lagi .


" Jangan di cari,anggap saja sudah hilang " ucap yoga


"Tidak Yo, cincin itu sangat berharga aku,cincin itu satu satunya barang yang tersisa dari almarhumah ibu " ucapnya sambil menangis.


Mendengar itu yoga merasa bersalah,tadinya dia pikir cincin itu pemberian mantan suaminya willy.


"maaf " ucapnya merasa bersalah


Adita kembali berdiri " mau kemana?" tanya yoga


"aku mau cari cincin itu yoga " ucap adita lagi


"Tidak usah "


"Kamu kenapa sih ... " kesal Adita


" ini cincinnya " ucap yoga memberikan cincin yang di cari Adita.


Adita ngambilnya dan langsung memeluk yoga "makasi ya Yo, , makasi ," ucapnya


"tapi,dari mana kamu dapatkan ini" tanya Adita penasaran


"saat aku mencarimu dan menemukan mu pingsan di pinggir sungai,aku menemukan cincin itu di dekatmu,jadi aku ambil " ucapnya


" Dari mana kamu tahu aku ke sungai " tanya Adita lagi.

__ADS_1


***


__ADS_2