
PoV author.
perlahan Adita membuka matanya, kepalanya terasa pusing dan matanya terlihat sebab akibat terlalu banyak menangis,dia melihat sekeliling, bik marna ,pak darma ,buk selly ,Mbah darmo ,Mbah Darmi juga Didin ada di sana .
Adita mengingat kembali kejadian sebelum dia pingsan ,berharap semuanya hanya mimpi namun nyatanya itu sebuah kenyataan.
Tik
air matanya kembali terjun bebas di pipinya ,dia melihat bik Marni yang terlihat duduk di sudut ruangan itu dengan perasaan yang sangat sedih,dia tahu apa yang di rasakan mertuanya itu .
"sayang, , kamu yang sabar ya " ucap Bu Selly menenangkan anaknya
"maaaa, , , yoga maaa, , yoga , , huuuu " tangis Adita berdada di pelukan sang mama.
"mama yakin yoga pasti akan kembali nak " ucap buk Selly lagi .
dengan adanya berita kehilangan yoga membuat pak darma tahu bahwa menantu nya bukanlah orang sembarangan,dia mengingat betul bagaimana yoga menyelidiki tentang kasus anaknya yang hilang berpuluh puluh tahun lamanya,dengan kejadian itu dia memaklumi menantunya itu.
"kamu tenang saja ,papa juga akan ikut bersama yang lain mencari suami kamu nak" lanjut pak darma mendekat ke arah anaknya.
"dan untuk Mia , , " ucap didin
"Mia, , ,apa mas Willy belum mengantar Mia pulang?" tanya Adita ,mereka semua menggeleng
"Astaghfirullah, ,mas Willy, , ,kamu tega banget sama aku " kesal Adita mengingat Mia belum juga kembali
Dia mencoba lebih tenang ,setelah itu dia mencoba menghubungi Willy ,kali aja Willy mengangkat panggilan nya.
kesedihan Adita bertambah dua kali lipat saat Willy menelpon bahwa Mia telah hilang di taman saat mengajak Mia bermain.
"APA , , ,! ,kamu gimana sih mas,jaga Mia aja gak becus,dan sekarang kamu bisa apa hah,cepat cari Mia dan aku akan menyusul ke sana " teriak Adita ,dia begitu marah sampai meluapnya kekesalannya dengan memarahi Willy .
"aaark, , sialan, , nyesel aku menelponnya ,tau gitu ku biarkan saja dia tidak pernah bertemu anaknya lagi ," Willy tak kalah kesal dengan Adita sampai sampai dia merencanakan agar Adita dan Mia terpisah jauh.
__ADS_1
"mas, , ,Mia gak ada di sana, kemana lagi kita mencari Mia?" tanya Susan yang ikut mencari Mia
"aaark, , sialan , ,loe juga sih tadi " kesal Willy menyalahkan Susan
"apa? hah? loe nyalahin gue ? loe pikir loe siapa hah? udah untung gue mau nampung loe di rumah gue bersama anak loe itu," kesal susan pada Willy yang selalu membentaknya saat mood nya tidak baik.
semenjak kehilangan Adita Willy menjadi banyak berubah,dia kadang uring uringan setiap malam,kadang suka marah marah bahkan kadang dia bersedih saat sendiri,tak jarang dia mengkonsumsi minuman keras bahkan narkotika saat dirinya merasa dunia begitu kejam pada nya.
Willy hanya diam menatap geram pada susan yang memarahinya tadi,dia meninggal susan dan mencari kembali Mia di sekitaran taman.
Tak lama Adita datang dan berhasil menemukan Willy.
"Dita, , maaf "
PLAK
tamparan Adita berhasil mendarat di wajah Willy yang semakin kurus semenjak dia tinggal,suara tamparan Adita yang begitu kencang membuat sebagian orang menatap ke arah mereka.
Willy terdiam,entah kenapa dia tidak bisa berbuat kasar maupun marah di depan Adita ,dia sempat berkata kasar pada Adita saat malam Adita menelpon nya menanyakan tentang mia,namun setelah itu Willy menjadi menyesal telah berkata kasar pada Adita.
" aku kecewa sama kamu mas,kamu bawa Mia tanpa permisi dari rumah ku ,dan sekarang kamu bilang Mia hilang ! aku benci sama kamu uuu ,huuuu" teriak Adita di iringi tangisnya yang tak bisa di bendung lagi,dia tidak perduli jika di sana begitu banyak orang yang menatap ke arah mereka,Adita hanya ingin menangis sejadi jadinya merasa nasip baik tak pernah berpihak padanya.
"apa salah aku ya Allah, , ," gumam Adita dalam hati.
"Dita , , aku minta maaf , , aku , ,"
"cukup,jangan katakan apapun lagi ,sebelum Mia ketemu aku tidak akan pernah mau menatap mu dan memaafkan mu " terang Adita kemudian pergi meninggalkan Willy mencari keberadaan Mia dengan bermodalkan sebuah foto di ponselnya.
Willy tertegun menatap Adita yang begitu beda dari sebelumnya,terlihat kantung mata Adita Yang menandakan dia kurang istirahat.
"apa aku salah ?" gumam Willy dalam hati
dia pun duduk dengan lemas di bangku yang tadi dia pakai untuk bersenda gurau dengan Susan sampai melupakan Mia yang sudah merangkak jauh dari jangkauannya.
__ADS_1
"bagaimana rasanya di tampar di depan orang banyak?" sahut Susan dari belakang Willy.
Willy menoleh," seneng ya loe liat gue di permalukan di depan umum " balas Willy kesal
"hahaha, , lucu aja seorang willy yang sangar di depan banyak orang terrmassuk gue,bisa menjadi anak kucing yang meringkuk meminta jatah makan sama Majikan di depan MANTAN ISTRINYA " balas Susan dengan me ekam kata mantan istrinya agar Willy sadar di terlalu bucin dengan adita.
"Aaaar berisik loe ," kesal Willy meninggalkan Susan
"jangan lupa pulang ya mas,aku tunggu di rumah loh, , " teriak Susan dengan sengaja sambil sedikit melirik dengan ekor matanya yang menangkap seseorang yang tengah menguping mereka,siapa lagi kalau bukan Sisil.
Yah, mendapat kabar dari Adita kalau Mia sudah ketemu tapi kemudian hilang saat bersama Willy di sebuah taman,Sisil yang penasaran kemana suaminya yang sejak Kemarin tidak pulang pun penasaran dan meminta alamat Taman yang di maksud Adita.
dia menyusul menggunakan taksi online,dan saat tiba di taman matanya langsung tertegun melihat Willy bersama sepupunya yang sempat bermasalah dengannya dulu.
"Susan,apa hubunganmu dengan mas Willy?" gumam Sisil saat melihat susan begitu dekat dengan willy
terlebih saat Susan sedikit berteriak saat Willy beranjak membuat Sisil semakin terkejut bahkan meneteskan air matanya .
"apa kalian memiliki Hubungan gelap di belakang ku?" gumam Sisil sambil menatap ke arah susan dan Willy yang sudah terpisah jauh.
sementara adita dan Willy mencari Mia,Sisil malah mengikuti kemana Susan pulang ,bahkan dia rela menunggu di depan gank sana untuk melihat apakah Willy akan pulang ke rumah papanya atau rumah Susan.
sementara itu ,Didin yang sejak tadi ikut dengan Adita memilih untuk mencari Mia melalui rekaman CCTV di bantu oleh Diwa yang ahli pada peretasan.
"loe gercep juga kalau masalah retas meretas " ucap didin yang kagum dengan keahlian Diwa .
mereka mencari keberadaan Mia dari sama mobil , bermodalkan laptop yang memang sudah di atur untuk meretas semua CCTV yang ada di jalanan ,mereka dengan cepat bisa menemukan lokasi terakhir Mia sebelum menghilang.
"itu Mia !" ucap didin senang saat melihat rekaman Mia yang lagi merangkak ke sebuah tempat yang terbilang sepi .
namun sayang saat terakhir Mia hilang dari pengawasan CCTV terlihat seseorang mendekat dengan posisi membelakangi camera berjongkok dan menggendong Mia lalu membawanya entah kemana.
"siapa dia ?" gumam Didin.
__ADS_1