Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 56 Raja kegelapan


__ADS_3

PoV Yoga


"Woy,,kenapa loe? fokus kerja nanti malah di di lihat bos boy,tahu rasa loe" ucap Didin teman kerjaku


"Loe pasti lagi kepikiran cewek, ,iya kan" tebakknya lagi


"Entahlah Din,gue kaya pengen banget dapetin dia,kaya dia tu spesial banget di mata gue,"


"Loe suka sama penulis novel yang sering loe baca Yo" Ucap seseorang tiba tiba masuk ke dalam ruang kerja gue,


ruang kerja yang tak sembarang orang masuk,kecuali bos besar dan juga para jajarannya .


"Bos" ucapku langsung berdiri menghadap nya


"gue gak mau kerjaan kalian terbengkalai karena satu urusan yang tidak seharusnya di bawa kerja,kallian harus tetap profesional,jika dalam markas kalian tidak boleh membawa masalah prasaan ke dalam pekerjaan,ingat pekerjaan kita bukan hal yang main main,cukup buat konten saja loe bisa main main Yo" tegasnya


Degh


apa yang aku takutkan akhinya terjadi juga,aku takut jika sudah menaruh perasaan dengan wanita,fokus kerja ku hilang,dan seperti sekarang ,aku di tegur atasan atas pekerjaan ku .


"maaf boy,saya tidak akan lagi mengulangi kesalahan yang sama" ucapku membungkuk sebagai tanda hormat


"Baiklah,jika begitu kamu Yo ikut aku,King Ingin bertemu " ujarnya


Degh


dadaku semakin bergemuruh mendengar king ingin menemui ku ,apa dia sudah tahu aku tidak fokus kerja beberapa hari ini karena sibuk memikirkan pujaan hati?


"huh,akhirnya harus serius juga" gumamku dalam hati.


"Siap bos, ,"


"Din do'ain gue ya,kok gue mendadak ngeri jika sudah berurusan dengan King" ujarku merasa separuh duniaku akan runtuh jika raja kegelapan ini marah dengan ku.


"Iya gue doakan,semoga saja kepala loe gak di penggal di sana"


"Waah kampret loe " ujarku melayangkan tinjuan ke kepalanya sambil mengikuti langkah kaki penguasa ketiga dunia Gelap ini


Langkahku terhenti dan lidah ku kelu saat berada di sebuah ruangan di mana semua jajaran dunia gelap yang menjadi tempat ku bernaung dari dulu hingga kini berdiri tegak layaknya malaikat pencabut nyawa.


"king, ,Anggel" sapaku membuat mereka semua menoleh.


Wajah wajah cantik dan gagah itu tak ubah seperti malaikat maut saja di depanku,menatap mereka aku tak mampu,takut jika mereka malah memenggal kepalaku saat ini karena kelalaiannya ku bekerja beberapa hari,membuatku tak bisa memperjuangkan wanita yang selama ini ku damba menjadi pendamping hidup ku.


"Silahkan duduk" ucap salah satu kaki tangan mereka yang di kenal dengan nama Bimo.


Aku pun mengikuti arahan orang kepercayaan mereka untuk mendaratkan bokongku ke kursi yang sudah di sediakan.


king dan Anggel mendekatiku .


dia mengulurkan tangan,aku tergagap dan tak bisa berkata apa apa lagi,bagai di hipnotis tubuhku seakan terpaku di tempat dan tangan ini terpaksa dengan berat menerima uluran tangan itu


grep


"terima kasih Yo,Atas kerja keras kamu dan juga atas pemirsa kamu yang bagitu banyak membuat satu persatu masalah dalam hidup kami terpecahkan." ucapnya membuatku terheran.

__ADS_1


"Eeh, , maksud nya?"


"Gak udah tegang gitu kali Yo,kita bukan malaikat maut," celetuk salah satu anggota yang bernama Andi.


Andi salah satu pemimpin dalam organisasi tempat ku bekerja saat ini,dialah orang yang paling dekat denganku,karena sifat tengilnya membuatku dan dia begitu dekat,bahkan ada yang mengatakan kami ini "Upin Ipin".


Aku mengangkat wajah menatap wajah Anggel dan King yang begitu ramah saat senyuman mereka terukir dari bibir mereka.


aku masih tidak paham dengan apa yang di katakan mereka.


"kamu kayaknya masih bingung Yo" ucap Bos Erland.


"Begini,Anggel dan king menyuruh kamu ke sini,Karena mereka ingin berterimakasih sama kamu,terutama saat kamu membuat video live streaming di akun Instagram kamu saat menghadapi masalah dengan perusahaan milik papanya boy saat itu."


"adanya video itu ,kita bisa mengibarkan bendera kemenangan di atas perusahaan mereka,bahkan beberapa perusahaan mancanegara juga sering mengirim proposal kerja sama dengan kita,"


"Namun karena begitu banyak Maslaah yang kita hadapi dari kejadian itu,membuat king dan Anggel tidak bisa berterima kasih langsung padamu,atas jasa jasamu," jelas bos erland selaku petinggi ke tiga dalam organisasi tersebut.


"Dan sekarang,masalah besar sudah lewat,yang tertinggal hanya kebahagiaan bagi kami,untuk itu kami ingin berterima kasih dan juga izinkan kamu memberimu hadiah sebagai simbol terimakasih kami" ujar Anggel Zelda


"Tidak usah seperti itu Anggel,king,itu sudah kewajiban saya"


"Tak apa, lagian ini juga tidak seberapa atas apa yang kamu kerja keras kan selama ini ." ucap king Revin memberikan ku sebuah kunci .


"Ini kunci rumah buat kamu,aku yakin kamu pasti butuh rumah bukan," ucapnya


Aku tak menyangka ,tadinya aku kira meraka akan marah, karena dalam bekerja memang harus disiplin dan juga profesional lah yang menjadi point utama kami .


"Udah Yo, terima saja," ucap Andi


"Terimakasih King,Anggel,boy dan semuanya " ucapnya mentap mereka satu persatu.


"Tidak gratis Yo" ucap Andi cengir


yang lain hanya tertawa melihatku mengerutkan kening saat Andi menggodaku.


"biar mereka yang menjelaskan pekerja baru mu,kami harus kembali " ucap king Revin langsung mengajak Anggel Zelda keluar dengan bergandengan tangan .


Erland mendekat "Selidik ini,salah satu tikus got yang merugikan negara" jelas Erland memberikan sebuah laporan tentang silsilah keluarga.


Degh


jantung ku berpacu kencang menatap salah satu foto wanita yang sangat aku kenali,


"di dalam laporan ini adalah silsilah dari keluarga maupun dari organisasi mereka,aku mau kita selesaikan secepatnya " ucap Erland.


"SISILIA FERONIKA " gumamku mengangguk pelan


"Loe kenal?" tanya Sinta


"Sepertinya haha, , " tawaku menyeringai


"Lho, dia kan yang pernah beli senjata dari kita,sin coba lihat,benar kan ini orangnya" ucap Diwa yang juga salah satu petinggi di organisasi ini.


"Iya bener,ini orangnya" jelas Sinta

__ADS_1


"Berapa banyak senjata yang mereka beli dari kita? " tanyaku


"Tidak banyak cuma 50 unit" jelas Diwa .


"kalau mereka client,kenapa sekarang jadi tersangka?" tanyaku


"Laporan dari petinggi negara,jika mereka menyalah gunakan senjata itu dan ada laporan juga jika mereka mengelola kebun ganja di daerah puncak," jelas Andi.


Aku mengangguk paham,"aku butuh orang dalam untuk menyelidiki lebih lanjut kasus ini kayaknya" fikirku


"jangan katakan loe butuh orang dalam Yo" tebak Andi


"Sepertinya iya haha,loe mau jadi kandidat gak wa? " tanyaku sama Diwa


"Hah,gue? gak ,gue gak mau! "


"Ya elah Wa,kali aja jodoh Lo di sana,ayo lah ." mohonku pada diwa.


"Gue fikirkan nanti?" ucap nya


aku mendesah,masa ia aku harus memasukan kembali orang yang sama ke dalam kandang singa setelah orang itu baru saja berhasil keluar dari kandang buaya.


"Bagaimana kalau ____"


"Jangan bilang loe nyuruh gue lagi masukin nyokap gue ke dalam kandang singa,Di . " tebakku


Andi hanya ketawa dan menggeleng lalu pergi.


"Sudah cukup dia menjadi babu di rumah wanita simpanan papanya Diwa".


mereka semua melenggang pergi meninggalkan ku sendiri dengan berbagai macam pikiran yang berkecamuk.


Aku mengambil ponselku dan segera menghubungi seseorang.


"ibu,lagi di mana?" tanyaku


"____"


" Masalah baru telah tiba ibu,ibu harus siap siap menyingkir sebelum mereka melakukan sesuatu padanya"


***


Hai hai hai readers tersayang author, Bab di novel ini ada hubungannya dengan novel pertama author ya yang judulnya " Aku seorang mafia"


King Revin dan Anggel Zelda serta boy Erland kembali menyapa kalian para readers.


tak lupa Andi,Diwa dan Sinta juga tetap hadir,karena mereka berenam adalah para petinggi dari mafia terbesar dan nomer satu di beberapa negara,meski tokoh mereka di sini hanya sebagai peran pembantu tapi sangat berpengaruh ya bagi kehidupan Adita nantinya


yuk ikuti kisahnya di bab selanjutnya.


siapa yang di hubungi oleh yoga? akan terjawab di bab selanjutnya ya.


Matur tampiasih


salam dari lombok Timur.

__ADS_1


__ADS_2