Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 54 meninggalkan rumah


__ADS_3

PoV Adita


"Kamu yakin mau meninggalkan mobil ini?" tanya bik Marni.


Setelah pulang dari tempat Sandy tadi,aku mengajak bik Marni untuk berkemas dan sementara pulang kerumah ayah.


Rumah ayah adalah rumah yang saat ini kami tuju, sebelum meninggalkan rumah besar milik mas Willy ,aku meninggal barang barang pemberian mas Willy,aku pergi dari rumah itu tanpa membawa barang apapun dari sana kecuali pakaian kami bertiga.


"Yakin bik,biarkan saja,toh juga mama pernah bilang ke aku apa yang aku dapatkan dari mas Willy itu semua dari sisil" ucapku saat mengingat kembali apa yang tadi ku bicarakan.


"ya sudah kalau itu maunya kamu,ayok " ucapnya


"Iya bik,tuh taksinya sudah sampai" ucap ku saat melihat mobil taksi yang aku pesan telah sampai


Aku mengangguk,dan segera memasukkan barang ke dalam mobil,saat hendak masuk tiba tiba mas Willy menghampiri


"Dita tunggu ..! "


aku menoleh ,mas Willy menahan lengan ku dan menarikku ke belakang.


aku mengkode bik Marni agar tetap masuk bersama Mia,


ku tepis tangan mas Willy dengan tangan kanan ku" ada apa sih " ucapku ketus


"Dit,kamu mau kemana?" tanya mas Willy melihat barang barangku di dalam mobil .


"Apa urusan mu?" tanyaku


"Dit,aku masih suami sah kamu" ucapnya


aku menghela nafas " masih bisa kamu bilang suami? kemana saja kamu kemarin kemarin hah,sampai hamilin bos kamu,dan menikah dengannya? "


"Aku rasa kata suami sudah aku buang jauh sejak mengetahui kamu menikah lagi tanpa sepengetahuan ku mas"


"Minggir kamu,jangan halangi aku" ucap ku sedikit mendorong tubuhnya namun tetap mas Willy tidak memberikan ku jalan,ia malah memelukku erat,


"Lepasin mas," ucapku


"Gak,mas gak akan lepasin kamu sampai kamu mau dengar penjelasan mas dan juga permintaan maaf mas"


"Mas lepasin ,gak enak di lihat orang"


"Gak mas gak mau"


Aku bisa merasakan air mata mas Willy membasahi bahuku,


"Sudahlah mas ,aku sudah tahu semuanya ,mama sudah memberitahu ku semuanya," ucapku.


mas Willy melepas pelukannya dan menatapku,di raihnya wajah ku dengan kedua tangannya,


"Dit,jangan tinggalin mas " lirihnya


Aku memegang tangannya dan menurunkan nya, "Maaf mas , aku ingin sendiri dulu" ucapku


"Tapi Dit,"


"JANGAN PAKSA AKU MAS,AKU CAPEK,AKU CAPEK,,,!" teriakku pada mas Willy agar dia paham aku lelah dia sakiti.


mas Willy tertegun,aku langsung berbalik dan langsung meninggalkan mas Willy yang tak berpindah posisi sampai mobil yang aku kendarai menghilang di tikungan kompleks perumahan yang 2 tahun telah aku huni.


"Kamu sabar nak,"

__ADS_1


"Sudahlah bik,aku mau lupakan semuanya" ucapku memejamkan mata.


Di jalan aku hanya memandang ke luar jendela,


"Embak,arah kemana ini? ke penghulu mau?" ucap supir taksi tadi


seketika aku melotot ke arahnya,


Allah


Sejak kapan YouTuber nomer 1 ini menjadi supir taksi online.


"Astagfirullah yoga, ngapain loe di sini?"


"Sejak aku mulai merasa hidup ku hampa tanpa dirimu mbak " ucapnya mulai tengil


"Yo, ,gue serius "


"Iya iya, sorry ,tadi gue sebenernya mau bikin konten gitu,tapi berhubung penumpang gue ini sudah ngenalin gue ,jadinya prank taksi online kali ini gagal.


"maksud loe,di sini ada camera gitu?" tanya ku


dia mengangguk " ho'oh , , tuh depan " ucapnya memberi kode dengan dagunya


innalilahi


Syukur aku bisa mengenali nya dari suaranya,karena saat ini ia menggunakan kumis palsu juga kacamata serta tompel besar di pipi sebelah kanan.


Aku membuang muka,seolah dia tahu maksud ku dia langsung mengakhiri kontennya.


"Hei hei guys,,yach sayang sekali prang kali ini GATOT alias gagal total,karena salah penumpang hahah" Dia tertawa renyah sebelum melanjutkan ucapannya.


"yah penumpang nya ternyata orang yang sangat gue kagumi,bisa di bilang gue penggemar nya,karena dia sosok dalam tulisan Yang sangat di minati para readers di sebuah aplikasi online.tentu kalian tahu bukan judul novel yang selama ini gue baca,bagi kalian yang sering melihat insastory gue pasti tahu judulnya,dan sungguh keberuntungan bagi gue berada di sini ,niat awal ingin bikin konten "prang taksi online" tapi gagal,malah Di ganti dengan yang lebih berarti buat gue,yaitu bertemu langsung dengan seorang penulis terkenal di aplikasi NOVELTOON. sebut saja namanya "DITAMI " Yoga bicara monolog panjang lebar,namun tak ku sangka dia malah memperkenalkan aku pada semua pemirsa nya di dalam video itu.


"Yo,ngapain loe pake kenalin gue segala ke pemirsa loe?" tanya ku


"Gak boleh ya mbak?" tanyanya balik


"Gue Malu" ucapku


"Eeh gue elo,kumat loe mi" Ucapnya


"Hmm tau ah"


"Ya elah,,kabur dari rumah ya mbak?" tanya nya


"Sok tahu"


bik Marni hanya diam sebagai pendengar setia .


"Bukan sok tahu,kan gue denger apa yang kalian bicarakan tadi" ucapnya


"loe nguping?"


"Jangan fitnah mbak,orang gue punya telinga dan suara loe lantang gitu kaya pake toa masjid." jelasnya membuatku Malu


"Gue gak nyangka orang itu suami loe?" ucapnya


"Maksud loe?"


"Gue pernah bertemu dengannya beberapa kali,".

__ADS_1


"Di mana?"


"Rumah sakit,saat Mia di rawat" ucapnya


"Ooh " jawabku


Dia melirikku dari kaca spion depan,


"Loe gak penasaran gue lihat dia sama siapa?"


"mama " ucapku


tawa yoga pecah " Benar kata orang ,cinta itu buta,hahaha" tawanya semakin kencang,aku tak mengerti apa yang di maksud yoga


"Pantas loe gampang di duain,salah besar tebakan loe,gue ketemu dia bersama wanita cantik ,mereka saat itu keluar dari dokter kandungan "


ctaaar


"Sisil"


"gue rasa loe sudah tahu semuanya sampai loe gak kaget gini,apa karena ini loe mau pisah sama suami loe?


"Yo,ini bukan urusan loe"


"Itu akan jadi urusan gue nanti lihat saja" Ucapnya kembali fokus pada


"Jangan ngaco".


"Aku lebih serius ni" ucapnya mulai merubah nada dan juga panggilannya.


Aku menghela nafas,"aku baru tahu selama ini dia bohongi bohongi aku Yo,dia ternyata di belakang aku sudah menikah dengan bos nya sendiri dan wanita itu sedang hamil " jelasku..


"ini tujuan mu kemana?"


"Rumah ayah "


"jaga diri baik baik ya,setelah ini aku akan sering main kesini" ucapnya setelah mobil yang di kendarai nya telah sampai di halaman rumah ayah.


"Thanks ya"


Dia mengangguk,dan kami segera masuk ke rumah ayah .


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam,tumben nak kamu gak bilang bilang ke ayah kalau mau kesini?"


"kalau kasi tahu ayah,pasti ayah repot,mending gak usah,ayah cukup istirahat di sini,Dita yang akan kerjakan semuanya."


aku dan bik Marni masuk ke kamar yang dulu aku tempati sebelum menikah,ada rasa haru saat masuk ke ruangan itu


"Bunda, , Dita kangen" lirihku


setitik air mata membasahi pipi mengingat sosok malaikat tak bersayap ku menimang dan memanjakkan ku sejak kecil.


"Ada apa sebenarnya ini,? Kamu bertengkar sama suamimu?"


degh,


****


alasan apa yang akan Dita gunakan untuk menjelaskan ke ayah?

__ADS_1


yuks ke bab selanjutnya.


.


__ADS_2