
PoV author.
Salma kini sedang menodongkan senjata ke leher Selly,dia mengancam akan membunuh Selly,namun bukannya takut Selly malah tertawa.
"hahaha, percuma kamu seperti ini Salma,aku sudah tidak takut mati,aku lebih baik mati dari pada menyerahkan semua hartaku padamu Salma,aku tidak Sudi " ucap Selly dengan sisa sisa nafasnya
"letakkan senjatamu Salma" terang revin
"diam kalian atau belati ini akan menancap di lehernya " ancamnya lagi pada Selly,belati itu memang menempel pada leher Selly,hingga membuat sedikit luka pada leher Selly.
"apakah kamu ingin mati sebelum melihat anak kamu haha" bisik Salma
degh
Selly terkejut mendengar itu,yang dia tahu kalau anaknya sudah di bunuh oleh salma sejak kecil.
"apa maksud kamu Salma"
Zelda memberi kode agar terus mengajak Salma bicara .
"hahahaha, , ,apa kamu tidak ingin bertemu anak kamu Selly,anak kamu begitu cantik dan anggun,sama persis dengan kamu " ucapnya lagi
"apa kamu bilang ,anakku masih hidup ? jangan bohong salma,jangan jadikan anakku sebagai alasan mu agar aku mau memberikan apa yang kamu inginkan,aku tidak akan terpancing lagi Salma " balas Selly tidak percaya.
"hahah...baiklah jika kamu tidak percaya ..tapi jika kamu melihat ini kamu pasti percaya,karena dia sangat mirip denganmu, , " Salma menggunakan tangannya yang sebelah untuk mengambil ponselnya ,dan memperlihatkan pada Selly sebuah foto di mana Adita sedang tersenyum lebar sambil bermain bersama Mia.
Degh
Selly meneteskan air matanya ,Salma benar dia begitu mirip dengannya,
"lepaskan anakku wanita biadab " teriak Selly sambil menangis.
"aku akan melepaskan mu jika kamu memberikan apa yang aku inginkan,cepat berikan,kalau tidak aku akan membuat anak kamu mati di depan mata kepala kamu sendiri " ancaman.
Selly sempat terbujuk,namun sesaat dia kembali mengingat kekejaman dan juga kelicikan Salma,kali ini dia akan sangat hati hati,terlebih dia mendengar anaknya masih hidup, dia berharap agar bisa kembali dengan sehat ,dia begitu ingin bertemu dengan anaknya.
Selly tersenyum simpul "heh percuma kamu mengancam Salma ,karena sekarang kamu sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi,kamu sudah tamat Salma " terriak Selly
Salma geram mendengar itu,dia benar benar mengayunkan senjatanya ,namun dengan segera revin mendorong tubuh Salma.
SREKK.
prasak
"aaaarrrgh, , " belati itu berhasil mengenai kulit Selly,namun bukan di leher melainkan di bahu karena revin menarik kepala Salma sampai membuat tangannya pun ikut tertarik.
"aaaawwwkk" ringis Salma saat terjatuh ke lantai.
revin menginjak kepalanya dengan santai.
" Didin cepat siapkan mobil dan bawa ke ruang perawatan kita " teriak Zelda membuka gembok dan juga pasung di kaki Selly,Selly tersenyum sesaat sebelum dia pingsan.
__ADS_1
"anakku Liana,dimana dia " ucapnya pelan hingga akhirnya dia menutup mata.
setelah terlepas Didin menggendong tubuh kurus itu dan membawanya pergi,kini tinggal Salma,melawan Salma bukanlah lawan yang sepadan.
bagi revin salma bagaikan nyamuk yang hanya menggigit sedikit,di tepuk langsung K.O.
"mau kamu apakah dia baby" ucap revin masih menginjak kepala Salma
"lepaskan aku brengsek" teriak Salma sebisa mungkin..
Zelda berjongkok,dia menunduk dan menarik rambut Salma tanpa ampun dan menghempaskannya ke kayu pasung yang di pakai Selly.
bruk
bibir Salma berdarah,dia sudah tak berdaya,tubuhnya terlalu lemah jika bertemu dengan kekerasan.
"ckckck,tubuh lemah kaya gini mencoba melakukan hal yang kriminal? sangat di sayangkan " Ucap zelda. Namun tiba tiba,
srek
"hahaha..mampus kamu Zelda " teriak Salma.
Salma tak tinggal diam,dia mengambil belati yang terlempar tadi dan langsung mengarahkannya ke tubuh Zelda,alhasil lengan Zelda terkena belati itu.
dengan cepat tangan Zelda menangkap tangan Salma yang masih memegang belati.
",baby" ucap revin khawatir namun di tahan oleh Zelda.
Zelda tak bergeming bahkan tidak merasakan sakit di lengannya ,dia malah tertawa layaknya psikopat yang gila akan darah manusia.
Krek
"aaawww" ringis kesakitan Salma saat tangan yang memegang belati itu di patahkan oleh Zelda.
"apa ini sakit ibu Salma " seringai Zelda.
" dasar a****g , , sakittt "
"masih berani? kamu bukan lawan yang pas buatku Salma, kamu tidak sepadan dengan ku," ucap Zelda kembali menarik kepala Salma dan mendudukkannya di tempat duduk yang tadi di duduki oleh Selly.
"mau apa kamu hah, , lepaskan " teriaknya.
"diam kamu Salma,jangan sampai aku memperlihatkan kekejaman ku padamu " seringai Zelda.
Zelda mengikat tangan Salma dan memasukan kakinya ke pasung yang di dekatnya.
"cuih,hahaha, , bunuh saja aku sekalian " Salma meludah ke wajah Zelda,revin sangat murka ,namun kembali Zelda menghentikan dirinya agar Zelda lah yang menangani ini sampai tuntas,dia ingin dia yang membalas dendam atas penderitaan saudaranya Adita.
plak
plak
__ADS_1
Zelda menampar wajah Salma, tangan kecil Zelda sangatlah kuat,sampai telinga Salma mendengung,dan matanya berkunang-kunang.
" dia benar benar kuat " gumam Salma ketakutan dalam hati ,dia begitu takut namun sebisa mungkin dia tidak memperlihatkan ketakutannya itu.
"ssshhhh, , , lakukan lagi,bunuh aja aku sekalian " teriak Salma kembali
hahahaha
Zelda tertawa renyah mendengar ocehan salma.
"apa? bunuh? tidak salma, aku tidak akan membunuh kamu, aku ingin bermain main dengan mu ," seringai Zelda di mengambil belati itu dan melap darah di sana,lalu meniup ujung belatinya.
Salma ketakutan saat Zelda mengarahkan belati it ke wajahnya.
"apa yang kau lakukan hah?" teriak Salma
"aku sudah bilang,aku ingin bermain main ,"
srek
Zelda menoreh luka pada lengan Salma ,sepeti yang di lakukannya pada dirinya tadi.
"aaaarrrg, , , saa-kiiit" ringisnya
Zelda mendekat dan melihat dalamnya luka pada lengannya,dan membandingkan luka pada lengan Selly.
tanpa rasa sakit Zelda membuka lengannya dengan sebelah tangannya ,untuk melihat seberapa dalam luka yang di buat oleh Salma,kemudian dia mencocokkan dengan luka yang di toreh tadi di lengan Salma.
"aaah sepertinya kurang lebar 1cm dan kurang dalam 2 cm" ucap Zelda
sreek
kembali Zelda menoreh luka itu agar ukurnnya sama Persis dengan miliknya.
"aaaarrrgh, , huu, , sakittt, , hentikaaaaan " jerit salma.
revin tersenyum melihat itu,pasalnya sejak kepulangannya dia tidak pernah lagi berhadapan dengan musuh,dan baru kali ini dia berhadapan langsung dengan musuh yang jauh di bawah rata rata mereka,revin memilih berjalan ke area bawah tanah untuk melihat lihat.
"uuuuu tayang, , ,sakit yaaa, , ,ini balasan untuk saudaraku yang telah kau zolimi " ucap Zelda
sreek
srekkk
kembali luka itu tergores di wajah sama,kemudian Zelda mengambil garam dapur yang sejak kapan di taruh di sekitar sana..! hmmm, , author ngawur.,!!.
dia menaburkan garam dapur itu di wajah salma yang terluka tadi hingga membuat irama indah kembali terdengar di telinga Zelda.
"aaaarrrgh,, CUKUUUUP, , ,hentikaaaaan ...bunuh saja aku ,bunuh aku ,percuma aku hidup ," teriaknya .
"percuma kamu hidup? tapi sayang aku malah merasa percuma kamu mati secepat itu "
__ADS_1
srek
"aaaaaaaarrggggg, , ,"