Air Mata ADITA

Air Mata ADITA
episode 68 Tertangkap.


__ADS_3

Hiruk pikuk dentingan musik di tempat itu seketika menjadi sunyi,saat beberapa tembakan dari polisi mengudara.


semua yang berada di sana tunduk dan mengangkat tangan mereka.


Aura ketakutan terlihat dari seorang wanita paruh baya yang lagi duduk santai sambil menikmati secangkir kopi di temani asapnya rokok,seketika berdiri tegak dan menjatuhkan rokonya.


"Sial" gerutu nya dalam hati sambil mengangkat tangan nya .


"tangkap mereka" ucap komandan polisi itu memerintahkan anak buahnya meringkus mereka semua.


"Pak saya tidak bersalah pak" teriak salah seorang


"Diam kalian ,nanti kalian jelaskan di kantor polisi" tegas polisi itu.


Mak lampir juga rekannya Daddy Bee beserta para anak buahnya kini tertangkap polisi.


"Cepat kalian ke mobil" seret polisi itu kembali


"Gak,saya gak mau,cepat lepaskan saya, lepas kan" teriak Mak lampir lagi


"Jangan melawan "


Dengan terpaksa mereka diam dan mengikuti polisi itu ke arah mobil tahanan,langkah Mak lampir terhenti ketika melihat orang yang sangat di kenalnya berada di sekitaran sana


"Sandy" teriak Mak lampir


Sandy menoleh,namun hanya mengeluarkan ekspresi dinginnya,


"Sandy,tolongin nenek sandy,nenek tidak bersalah" teriak Mak lampir menghampiri Sandy


Sandy hanya diam tanpa berkata,sedangkan Mak lampir heran dengan sikap Sandy.


namun detik kemudian Mak lampir jadi shock mendengar salah seorang memanggil Sandy dengan panggilan detektif.


"Detektif Sand" ucap salah seorang itu memberri hormat pada sandi


sandi hanya memandang sekilas ke arah nya lalu mengangguk kemudian memantau kembali wajah nenek nya.


"De-tek-tif" ucap mak lampir mengulang kata detektif.

__ADS_1


"Maaf nek" ucap Sandy membungkuk sebagai pertanda ia menghargai mak lampir sebagai neneknya.


Mak lampir memandang tak suka pada Sandy,"Jadi selama ini,kamu penghianat Sandy?" ucap mak lampir


"Saya tidak akan membiarkan kejahatan meraja Lela di bumi ini,meskipun pelaku kejahatan itu adalah keluargaku sendiri" ucap tegas sandy kemudian meninggalkan mak lampir dengan langkah panjangnya.


"Brengsek,cucu durhaka kamu sand" teriak Mak lampir


"cepat jalan" ucap salah satu petugas kepolisian yang menangkap mak lampir.


"Lepasin " teriak Mak lampir sambil meronta-ronta.


"Sandy,awas kamu ! saya akan balas semua yang kamu lakukan" teriak Mak lampir sebelum masuk ke dalam mobil tahanan.


Di tempat lain.


PoV Willy


"Apa, , kenapa bisa di tangkap?" teriakku saat mendengar kabar bahwa mama tertangkap.


",,,,,,"


"Gak,., gak mungkin, mana mungkin mama saya melakukan itu,saya rasa ini hanya kesalahfahaman saja,saya yakin mama saya di jebak " ucap Willy masih tak yakin dengan kabar yang di dengarnya.


"Baiklah saya akan ke kantor polisi Sekarang.


setelah mematikan ponsel,aku bergegas dari rumah menuju kantor polisi.


"Sayang,kamu mau kemana?" tanya Sisil


"Mama di tangkap polisi " ucapku tergesa mengambil jaket


"hmmmm" jawab Sisil acuh membuatku bingung


aku berbalik " kamu gak ikut? kita harus bantu mama sil!' ucapnya mengajak Sisil untuk ke kantor polisi.


"Ngapain di bantu,biarin saja mama di penjara,orang dia pantas kok di penjara" ucap Sisil membuatku geram


"Sisil, maksud kamu apa,? dia mama aku,mama mertua kamu!" teriakku

__ADS_1


"Terus kalau dia mama kamu,kenapa? orang dia salah kok!"


"apa ini semua gara gara kamu? kamu yang memfitnah mama ?" tuduhku akhirnya pada Sisil .


"Jangan asal tuduh kamu Will,kamu gak tahu saja siapa ibu kamu sebenarnya"


"Aku gak nyangka sil,kamu kaya gini ke mama,aku kecewakan sama kamu"


dengan rasa kesal aku meninggalkan Sisil dan langsung menuju ke kantor polisi.


sesampainya di sana,aku mencari keberadaan mama,dan ternyata mama sedang bersama beberapa anggota polisi dan juga keponakan Ku,aku bingung bagaimana Sandy bisa ada di sana,tapi aku yakin dia pasti juga akan datang untuk membebaskan mama .


"Mama" panggilku


"Willy" teriak mama langsung memelukku.


"Bantu mama sayang,mama gak salah" teriak mama sambil menangis.


"Sandy, bagaimana? mama bisa bebas?" tanyaku sama sandy,aku yakin Sandy sudah bicara banyak hal pada polisi.


namun jawaban Sandy membuatku tercengang dan terkejut.


"Maaf paman,proses hukum Ibu LAILA MAYA FIRDAUS akan segera di proses,silahkan baca terlebih dahulu kejahatan apa saja yang di lakukan ibu Maya ,dan juga hukuman yang akan di terimanya."


degh


Next


hai hai, readers ku tersayang,mohon maaf author gak pernah update,alasan author gak update beberapa saat lalu :


1.karena kesehatan


2.aplikasi novel autor kalau di buka langsung keluar sendiri,gak tau kenapa.


3.author sibuk banget kalau bulan Ramadhan,secara usaha author banjir orderan kuker kalau puasa gini.


berhubungan Author baru bisa buka sekarang,yuk bantu author untuk menshare novel author,agar banyak pembaca,biar author makin semangat nulisnya,jangan lupa like jugq ,Komem dan masukin ke list favorit kalian yaa, , , !


untuk bab ini author tulis sebagai sapaan dahulu saja,setelah ini author akan membaca ulang juga novel author ini agar ceritanya nyambung,kalau bagian ini tidak nyambung,harap maklum yaaa,besok author revisi.

__ADS_1


skali lagi,selama lebaran dan minal Aidin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin.


yuks ketemu di bab selanjutnya.


__ADS_2