Apa Salahku

Apa Salahku
Eps. 105


__ADS_3

“sayang aku pulang” bisik lembut arif tepat di telinga istri nya itu, namun tak membuat rara bergeming dari tidur nya.


“huhh, kenapa kau suka sekali tidur di sofa ini” tangan arif kini bergerak mengelus pelan pipi istri nya gemas“ sebelum memindahkan istri nya, arif terlebih dulu membersihkan tubuh nya itu di dalam kamar mandi, ya dan


itu akan menjadi kebiasaan  baru arif setelah dari bepergian, tentu nya arif melakukan itu semua untuk istri dan juga


calon anak nya. arif tidak mau jika anak dan istri nya itu terkena kontaminasi dengan virus yang di bawahnya pulang, lebih baik mencegah nya, dari pada menyesal, pikir arif.


Hanya menggunakan kaos polos berwarna putih dan juga celana boxer hitam, namun semakin memancarkan ketampanan arif, apalagi rambutnya yang setengah basah, membuat kadar ketampanan nya semakin terpancar, tapi sayang istri nya itu sedang tertidur pulas di atas sofa, dan sekarang arif akan memindahkan istri nya itu ke atas tempat tidur.


“eeuuughh, kau sudah pulang” rara melenguh saat arif baru saja ingin menggendong nya.


“iya” arif menatap dalam wajah teduh milik istri nya “ kenapa kau suka sekali tertidur di sini” sambung nya, tangan nya kini bergerak mengelus-ngelus sayang surai lembut milik istri nya.


“aku tadi menunggumu, tapi malah aku yang ketiduran di sini” ucapnya “apa kau sudah makan” arif mengganggukkan kepala nya pelan, membuat rara tersenyum “maaf ya seharus nya, saat kau pulang aku seharusnya tidak tertidur dan menyiapkan semua kebutuhanmu, kau pasti sangat lelah setelah seharian bekerja” sambungnya, mengelus lembut wajah suaminya menggunakan jemari tangan nya, tentu saja hal itu membuat arif sangat terkejut dan juga ikut mene…….gangngngng secara bersamaan, sesaat arif menikmati nya dengan memejamkan kedua mata nya, apalagi jarak wajah mereka sangat dengat dengan posisi rara yang berbaring di atas sofa dan arif yang berjongkok


“minggirlah, sampai kapan kau akan terus berjongkok seperti itu” namun tak membuat arif bergeming dari tempat nya, bahkan kini ia sudah mengurung tubuh istri nya itu dengan satu tangan nya yang kini sudah diletakkan di sandaran sofa, sial nya hal itu membuat rara menjadi gugup setengah mati, bahkan kini ia harus menahan nafas nya agar tak mengenai wajah suami nya itu yang terlihat sangat tampan mala mini.


“arif mi..mingnggirlah aku ingin bangun” namun, arif semakin menipiskan jarak di antara keduanya.


Rara menghirup dalam nafasnya karena sudah tidak tahan menahan nafasnya “aastagaaa” dan menutup wajah nya karena malu, hal itu membuat arif tertawa gemas melihat tingkah istrinya yang terlihat menggemaskan.


“hahahaha, kau kenapa” tanya arif yang berpura-pura, membuat rara langsung mendorong tubuh suami nya dan menatap suami nya itu dengan tajam


“minggirlah”

__ADS_1


“apa kau sudah makan” arif bertanya tak menghiraukan ucapan istri nya itu


“ia aku sudah makan bersama laura tadi” jawab rara, arif tersenyum menipiskan bibir nya


“baguslah, kalau begitu, kita….”


“kau mau apa” ucap rara takut saat melihat tatapan yang tak biasa dari suami nya itu, bahkan tangan suami nya itu sudah bergerak mengelus-ngelus tubuh rara


“tentu saja aku hanya ingin menyapa anakku disini” ucapnya mengelus lembut perut istrinya yang terlihat sedikit membuncit itu “apa kabarmu hari ini nak? kau tidak menyusahkan bundamu kan, ingat ya jangan menyusahkan


bundamu, cukup ayah saja yang kau susahkan” ucapnya yang kini sudah menciumi perut istri nya itu


Tanpa sadar tangan rara ikut mengelus-ngelus lembut kepala


suami nya itu, seketika pandangan mereka bertemu, kini keduanya saling


“sudah, kau tidak perlu bergerak” ucap arif lalu kini menggendong tubuh istri nya itu menuju tempat tidur lalu membaringkan nya  Arif juga kini ikut berbaring di samping istri nya itu, ia bahkan sudah tak segan lagi mendekap tubuh istri nya itu, ya meskipun istri nya itu masih membelakangi nya, tapi syukurlah istri nya itu sudah tidak menghindar lagi seperti malam-malam sebelum nya. cukup lama mereka dalam posisi itu


“kau sudah tidur” tanya arif di balik tubuh istri nya, "sepertinya kau sudah tidur ya, kalau begitu selamat malam istri ku sayang" ucap nya lalau memberikan kecupan sayang di kening dan juga ubun istri nya itu.


baru saja arif ingin memejamkan mata nya, namun kini ia merasakan pergerarakan dari tubuh mungil nan berisi milik istri nya itu, ya sejak tadi rara tidak bisa tertidur, karena merasakan sesuatu yang sedikit menjanggal di area belakang tubuh nya, ya dan rara tahu akan hal itu tapi ia takut, tapi juga tak tega, entahlah ia juga merasa takut dan bercampur bingung.


"belum, aku belum tidur, aku ingin tidur tapi tidak bisa tertidur" ucap nya kini posisi nya sudah berubah menghadap ke arah suaminya itu


pandangan mereka saling bertemu menatap dalam satu sama lain, arif semakin menipiskan jarak wajah nya, dan dengan penuh keberanian ia mengecup lembut bibir istri nya itu, tidak ada penolakan, hingga membuat arif  kembali memberanikan diri nya mengecup bibir istri nya itu, dan memberikan *******-******* dalam di bibir istri nya itu.

__ADS_1


 


 


 


.


.


.


.


 


 


jangan lupa terus dukung Novel Author ya teman-teman, tekan tombol LIKE dan VOTE nya ya


oh ia btw kalian dari kota mana aja nih? comment below ya


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2