Apa Salahku

Apa Salahku
12


__ADS_3

bukan karna pakaian dan dandanan nya yang membuat Khaira was-was akan tetapi panggilan dari sang suami kejamnya yang memanggilnya dengan sebutan namanya,biasanya jangankan memanggil namanya di ajak ngomong aja tak pernah. dia hanya bicara waktu menghukumnya saja. makanya dia ketakutan, manusiawi bukan.


" Khaira ayo kemarilah" Ansar mengulangi lagi kata katanya, dia bisa melihat Khaira yang sedang dilanda ketakutan atas dirinya. akan tetapi dia bepikir Khaira harus dimemperkenalkan pada putranya. Khaira masih tak bergeming dia masih berada di tempatnya.


" sayang sebentar, papa ke sana dulu ya,,,? Ansar mencoba menjelaskan pada putranya.walau Raja tak mengerti kenapa papanya memanggil Tante cantik itu, namun dia mengangguk kan saja kepalanya. lalu Ansar mendekati Khaira.


Khaira semakin di buat takut dia langsung mundur selangkah demi selangkah sedikit sedikit,.Ansar semakin mempercepat gerakannya dan langsung menangkap pergelangan tangan Khaira.


" tunggu, tenanglah saya tidak akan menyakitimu, kilau kau nurut apa perintahku" Khaira yang takut hanya mengangguk saja. dan mengikuti langkah kaki Ansar yang menuju tempat dimana anaknya Sang pangeran tampan yaitu Raja Pramuja Adiatama berada. sesampai didekat raja Ansar langsung memperkenalkan Khaira kepada Raja


" sayang, perkenalkan ini mama barumu" ucap Ansar langsung ditatap oleh semua orang yang ada di sana. semua yang ada disana langsung kaget. termasuk Khaira dan Raja.


Raja langsung menatap Khaira dengan tatapan tak terbaca. sedangkan Khaira semakin terlihat pucat pada wajahnya. meskipun dipoles kan dengan makeup namun wajahnya tetap pucat, khaira bukannya takut akan penolakan Raja namun dia takut akan membuat Raja tersakiti seperti dirinya. cukup dia saya yang terzalimi. dia ikhlas tidak diakui istri oleh Ansar dan di perlakukan baik olehnya,.akan tetapi jangan anak kecil seperti Raja. itu yang ada dibenak Khaira. lalu Khaira langsung berjongkok didepan Raja untuk mensejajarkan diri nya dengan Raja, dia kelihata gugup di depan Raja


" Hahaloo jagoan kecil,,,,mamaafkan Tante ya, Tataante tak ada maksud menikah dengan papa mu, semua diluar kuasa Tante. tapi Tante janji Tante tak akan merebut papa dari mu, bila perlu Tatante bibisa pergi dari sini." dengan gagap khaira mencoba menjelaskan sambil menatap Raja dengan hangat dan dan langsung menunduk kembali sesekali Khaira menatap Ansar untuk melihat bagaimana ekspresi wajah Ansar,.namun Ansar tetap memasang tampang biasa saja.


" nama Bunda siapa,,,? bukannya marah Raja malah menanyakan namanya dan langsung mendekat lalu menyentu pipinya dengan kedua telapak tangannya yang mungil. khaira langsung mendogakkan wajah nya tuk melihat Raja yang kini menyentuh pipinya sekaligus centil dengan mengedipkan matanya sebelah ke pada khaira, guna membuat Khaira tak ketakutan lagi. Khaira terbengong-bengong sediri nampak seperti orang yg bodoh polos lugu, membuat Raja yang didekatnya ketawa lucu yang menimbulkan yang lain juga ikut ketawa.


" ha,,ha,,ha terlihat bunda lucu sekali ha,,ha,,,ha" ketawa Raja terpingkal pingkal. yang lain juga ikutan


" ha...ha...ha...." semua ketawa, Bayu Marvel yang mendominasi dan Joe juga ikut menikmati, sedangkan Arsal mengamatii kelucuan anak istrinya berinteraksi.


mereka semua menikmati acara, ada yang bersenandung ada pula yang membantu bik Sumi dan bik Inah menyiapkan makanan ada juga yang lagi memanggang daging atau ayam. pokoknya semua bergembira. tadinya Khaira ragu dan canggung akan tetapi Raja terus mengajaknya tuk mengobrol dengannya akhirnya.lama lama Khaira rileks, dan mau bergabung, Pi hanya dengan Raja dan bik Sumi juga bik inah saja. sedangkan Ansar bersama 3 sahabatnya, tiba tiba

__ADS_1


" bunda, maukah kau berdansa denganku" ucap Raja


" hah,berdansa" ulang Khaira lagi


" ya, berdansa" ucap raja sambil tersenyum


" bunda tak tau bagaimana berdansa sayang" ucapan Khaira yang begitu lembut membuat Raja terpaku, karna sedari tadi dia ajak bicara Khaira tidak menyebut dirinya dengan kata bunda dan sayang melainkan dengan jagoan.


" bunda bilang apa tadi, bunda menyebut diri bunda dengan sebutan bunda, Raja tidak salah dengar kak bik inah, Raja.gak salah dengar kan bik Sumi, kakak num," tanya RajA begotu terharu dan bersemangat


" iya sayang " jawab bik Inah dan bik Sumi serempak


" itu berarti bunda udah mau jadi bundanya Raja benelan kan, holeee Raja tidak kesepian lagi,,,," anak itu langsung berlari lari kesana kemari


" hole...hole tangkap Raja bunda hole...." tiba tiba raja terjatuh


" aduh"


" Raja"


" Raja"


ucapan mereka hampir bersamaan

__ADS_1


Khaira langsung mendekat begitu pun Ansar dari kejauhan dan yang lainya juga ikut mendekat, dan langsung mendorong Khaira dan dia mengambil alih Raja yang sedang menangis kesakitan karna ada sedikit luka lecet di lututnya.


" sayang mana yang sakit, Marvel cepetan periksa anakku,". ucapan Ansar yang begitu mengkhawatirkan Raja sekaligus menenangkannya yang lagi menangis juga.


" cepetan vel".Marvel sempat dongkol dibuatnya, namun karna dia mengerti jika menyangkut dengan Raja, Ansar akan sangat panik dan mewanti wantinya. dia begitu sayang akan anaknya itu. bahkan hal lain apapun dia tidak memperdulikannya. Marvel langsung memeriksa lututnya Raja yang sedikit lecet dan membersihkannya dengan alkohol dan menberi salep oles dan memakai handsaplas tuk menutupi lukanya.


sedangkan Khaira sedikit menjauh takut kena amukan Ansar. dia masih tercengang dibuatnya sampai ada yang menepuk pundak nya


" gak usah bingung dia jikalau menyangkut Raja memang seperti itu, heboh sendiri, lupa akan hal lain, dan kamu tak perlu khawatir bila dia marah manfaatin Raja aja, Ansar pasti kalah." ucap orang itu panjang lebar sambil mengedipkan matanya menggoda khaira supaya tak ketakutan.siapa lagi kalau bukan Bayu. interaksi Bayu tak luput dari pengamatan Joe sang asisten pribadinya Ansar. Bayu pun berlalu dari hadapan Khaira dan bergabung dengan Ansar yang sedang memangku Raja yang lagi di obati Marvel. setelah itu semua acara telah selesai. semua pada bubar ada yang pulang kerumahnya, ada pula yang menginap, suasana semakin larut para sahabat pada menginap di rumah Ansar, Ansar sedang menemani anaknya tuk tidur. tinggallah Marvel,Bayu dan asisten Joe.


" apa yang Lo omongin pada Khaira barusan" ketus Joe bertanya pada bayi langsung ke intinya.


" kenapa gak Lo tanya aja pada Khaira" Bayu senang menggoda sahabatnya ini, yang nampak selalu curigaan Mulu meski tak terkecuali pada dirinya dan Marvel. dia sangat mewanti wantinya tentang ke selamatan bos dan keluarganya. pasalnya Bayu itu sering usil. jadi dia sangat mewanti wanti. jikalao tidak, Ansar pasti akan membuat dirinya lebih repot lagi.


" huh,,, jangan aneh aneh kamu, nanti bos dapat murka.aku tak ingin terkena imbasnya. paham kamu?"


" ya ya ya...begitu aja Cemen kamu" ledek Bayu lagi


" sudah sudah. kalian tu ya kayak Tom and Jerry aja tiap kali ketemu, lama lama gua jodohin kalian berdua" Marvel mencoba melerai keduanya. terbukti ampuh berhasil mereka jadi pada bubar langsung menuju kekamar masing-masing yang telah disediakan.


" ih amit amit" gerutu keduanya langsung pada pergi


########

__ADS_1


bersambung


__ADS_2