
" terus ayahnya Febri kemana bik" tanya Marvel
"ayahnya Febri, tidak jelas den, ada yang bilang di penjara karna kasus korupsi,ada yang bilang sudah meninggal, ada yang bilang sudah kawin lagi dan tak pernah menafkahi Febri dan ibunya setelah itu" jelas bik Inah panjang lebar tak ada kejelasan yang jelas mengenai kronolagi kehidupan Febri yang sebenarnya. mungkin bisa jadi kalau kalau Febri anak di luar......ah faham sendirikan.....
tanpa mereka bertiga menyadari bahwa Khaira mendengar semua cerita apa yang mereka bahas tentang Ansar dan masa lalunya,mereka yang berada di ruang keluarganya Ansar tidak menyadari akan kehadiran Khaira yang berdiri tak jauh dari belakang mereka. khaira memang tak ada niat tuk menguping apa yang mereka bicarakan malahan dia juga tak tertarik mengenai tentang kehidupan Ansar. entahlah,khaira tak tau mengapa tiba tiba setelah dia mendengar sendiri tentang semua cerita masa lalu yang mereka bertiga bahas tadi, hati Khaira sedikit tersentil. ada sedikit merasa sakit namun tak berdarah, entah Khaira sedikit sudah ada rasa dengan Ansar atau karna perlakuan Ansar yang tak baik terhadapnya. hingga Khaira merasa sedikit cemburu akan hal itu. bagaimana tidak coba, seorang istri yang mana yang tak sakit hatinya bila tak dihargai apalagi diperlakukan buruk oleh suaminya sendiri. di tambah lagi, jika perlakuan suaminya untuk orang lain melebihi segalanya dan di nomor satukan, seharusnya bila tidak cintakan, cukup dihargai atau di perlakukan dengan baik meskipun tidak di perlakukan layaknya seorang istri, setidaknya manusiawi lah,bukannya malah disiksa setiap hari. menurut hati Khaira berkata,dia memang tidak berharap diperlakukan seperti layaknya seorang istri,akan tetapi perlakukanlah layaknya seorang saudara kan bisa,, bukan malah di buat seperti sansak tempat dianya mengadukan adu jotos. sungguh mengerikan. makanya Khaira lebih baik menghindari pertemuannya dengan Ansar ketimbang harus bertatap muka langsung dengan Ansar. dia takut kena amukan Ansar. ujung ujungnya dia yang jadi sasaran. sungguh malang nasibmu Khaira.
setelah mendengar cerita tentang masa lalu Ansar melalui.bik Inah dan kedua sahabat Ansar, Khaira langsung pergi dari tempat persembunyian tersebut dan dia langsung kembali ke tempat dimana tadi dia menempati raja anaknya Ansar yang lagi sakit. tadi ya Khaira ingin memanggil dokter pribadinya Ansar sekaligus sahabat Ansar yang bernama Dr.Marvel untuk memastikan sekali lagi keadaan raja. karna demamnya raja sudah sedikit menurun. akan tetapi dia urungkan niatnya setelah mendengar mereka bicara. bukan karna dia marah,benci dan ingin membalas rasa sakitnya melalui raja. tidak,tidak sama sekali.malahan dia semakin sayang sama raja. akan tetapi karna dia tidak mau mereka tahu bahwa sesungguhnya Khaira sudah mengetahui semuanya.dia tidak mau mereka mengasihaninya. karna menurut Khaira dia tidak butuh dikasihani, apalagi karna suami kejamnya. dia akan tunjukkan bahwa dia lebih kuat dari apa yang mereka bayangkan, dia juga akan tunjukan siapa yang lemah diantara mereka. dia akan menutupi dan menggembok hatinya erat erat untuk seorang pria yang berhati angkuh dan sombong juga kejam seperti Ansar. jika dilain kesempatan dia berjanji akan merobohkan keangkuhan dan kesombongan yang ada pada laki-laki kajam itu. dia juga tidak lupa berdoa kepada Tuhan,hanya Tuhanlah yang dapat membolak-balikkan hati seorang manusia. yang baik bisa jadi jahat,yang jahat bisa jadi baik, yang jahat bisa lebih jahat,yang baik bisa lebih baik lagi. maka jangan lupa bertawakkal lah kepada Allah SWT.
firman Allah yang berbunyi:
'Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiina, allaahmma shalli wasallim 'alaa sayyidiinaa muhammadin wa'alaa aalihi wasahbihi ajma'iina wa lammaaa sakata 'an muusal ghadhaba a khadzal aleaaha wa fii nuskhatihaa hudaw warahmaatal ladziina hum lirabbihin yarhabuun.
Allaahumma innii asaluka bibhaibati 'azhimatika wabisathwari jalalika an taj'ala mqhabbati fii qalbi fulan bin fulanata wa alqi mahabbatawbwa mawaddatan fii qalbihi wa atthifhu 'alayya bifadhlika ya kariimu
__ADS_1
Wasallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadiw wa'alaa aalihi wasahbihi wasallam.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga dan sahabat beliau semuanya, sesudah amarah Musa menjadi reda, lalu diambilnya (kembali) luh-luh (Taurat) itu dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat orang-orang yang takut kepada Tuhannya.
Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, berkat kewibawaan keagungan-Mu, dan amukan keluhuranmu agar Engkau jadikan kecintaanku di dalam hati fulan bin fulan (sebut nama yang dimaksud dan ibu ayahnya) dan resapkan kecintaan dan kasih sayang di dalam hatinya dan cenderungkanlah ia kepadaku dengan anugerah-Mu, wahai Dzat yang Maha Mulia, dan semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga dan sahabat beliau.”
Di saat Khaira lagi termenung tiba tiba pintu kamar Ansar terbuka dari luar. yang datang ialah mbak ayu, ya Khaira berada di dalam kamar Ansar karna raja yang meminta dia memilih tidur di tempat tidur ayahnya selain dia kangen akan papanya dia juga menunggu papanya kembali kerumah dia ingin tidur dengan ayahnya katanya. biasanya kalau raja sakit Ansar selalu membawa raja tidur di tempatnya karna kalau di tempat raja ranjangnya sedikit kecil meskipun muat untuk dua orang akan tetapi ranjang ansar lebih luas dan besar dan kalau ukuran untuk dua orang Ansar lebih nyaman tidur di tempat tidurnya, karna Ansar tidak mau jauh jauh dari anaknya jika raja lagi sakit, dia juga akan menjaga raja semalaman sendiri sampai raja benar benar sembuh. akan tetapi sekarang orang yang di tunggu-tunggu malah tak pernah muncul. malahan orang tersebut tak tau timbanya.dan tak dia juga tidak mengetahui akan keadaan anak nya sendiri sekarang bagaimana dan dia juga tidak dapat di hubungi.
" mbak ayu" ucap Khaira dengan suara lirih Yaris tak terdengar
" hei ibu tiri, gimana peran mu sebagai ibu tiri,...
__ADS_1
" jangan memasang tampang polos mu seperti itu tidak cocok tau,,," ucap sinis ayu langsung tertancap dan membekas di hati Khaira, rasa rasanya ingin merobek mulut pedas pembantu yang satu ini, dalam hati Khaira, 'aneh pembantu aja sok belagu,,sombong,sok seperti seorang nyonya bos' Khaira hanya mampu menggeleng-gelengkan kepalanya dan tersenyum sinis,membuat ayu jadi tambah geram, sebelum ayu mebuka percakapan lagi tiba tiba bik Inah datang dan langsung masuk dan menegur ayu yang lancang masuk kedalam kamar Ansar. karna tiada siapapun pembantu yang di perbolehkan Ansar tuk masuk kedalam kamarnya kecuali bik Inah
" ayu ngapai kamu masuk kesini" tegur bik Inah langsung dengan tatapan yang tegas seperti menegur bawahannya. ayu langsung gelagapan mencari akal untuk menjelaskan atau lebih tepatnya mengelabui bik Inah. Tampa ayu menyadari bahwa sesungguhnya bik Inah telah mengetahui semua kelakuan busuknya tersebut.
"" tatatadi, Khaira minta bantuan saya bik, ya ya tadi Khaira minta bantuan saya tuk menemaninya, karna dia kan belum berpengalaman merawat anak anak" jelas ayu
" o,, ya, terus kamu paham begitu tentang merawat anak anak" tanya bik Inah dengan nada sinis juga menyindir.ayu semakin gelagapan
" lalu kemana Hanum, bukankah Hanum yang lebih tepatnya tuk menemani Khaira, karna dia bebisiter nya Raja ya,,,," ucap bik Inah semakin sinis aja lagi
" ta tadi...' belum sempat ayu menjelaskan kembali dr.marvel dan Joe kembali masuk tuk mengecek kembali kesehatan raja. akhirnya ayu sedikit selamat hari ini lebih tepatnya hanya beberapa waktu saja. sebelum ayu pergi bik Inah membali berkata kepadanya
" untuk saat ini kau boleh pergi, akan tetapi untuk masalah ini kau belum selesai, paham" jelas bik Inah sangat sangat tegas. ya para pembantu semua berada dalam pengawasan bik Inah itu atas perintah Ansar dan juga kakeknya Ansar.
__ADS_1
\#\#\#\#\#\#\#\#\#
bersambung