Apa Salahku

Apa Salahku
Eps. 73


__ADS_3

setelah membaca pesan tersebut, tanpa sadar rara langsung menerima panggilan video tersebut, dan ternyata benar wajah arif lah yang terpampang di layar hp nya,


"maaf, aku baru menghubungi mu, aku benar-benar sibuk sampai-sampai baru bisa menghubungi mu" ucap arif, rara dapat melihat raut wajah suami nya yg terlihat lelah dan sendu dan juga terdapat lingkaran hitam di sekitar area mata suami nya.


"ya" jawab rara singkat, rara ingin sekali menanyakan banyak hal kepada arif, namun entah mengapa bibirnya terasa sangat kelu.


"bolehka aku melihat wajahmu, mmm, rara aku mohon tolong hadapkan wajahmu ke arah kamera" pinta arif


cukup lama rara terdiam, hingga akhir nya rara menghadapkan wajah nya ke arah kamera, dan itu sontak langsung menghadirkan senyum mereka di wajah arif, dan rara dapat melihat itu semua.


"bagaimana keadaan anda, kemarin ibu bilang kalau ada seseorang yang tidak sengaja menabrak anda di bandara" tutur rara


"tidak aku tidak apa-apa, hanya saja karena kejadian kemarin membuatku tak bisa menghubungi mu dan tidak bisa memandang gambar wajahmu yang ku simpan di handphone ku" ucap arif bersungguh-sungguh.


rara hanya berdehem  merespon ucapan arif.

__ADS_1


"bagaimana, kabar mu, maaf jika aku mengganggu istirahat mu" ucap arif lagi


"saya baik-baik saja, sebaik nya anda lah yang harus beristirahat, seperti nya anda terlihat sangat lelah sekali' jangan bekerja terlalu keras jika tidak mampu, dan juga jangan lupa jaga pola makan anda" arif sangat senang, perhatian ini lah yang sangat arif tunggu,


"kalau begitu selamat beristirahat" ucap rara


"tunggu, tunggu, tolong jangan di matikan dulu, 5 menit lagi, berikan aku waktu 5 menit, biarkan aku berlama-lama memandang wajahmu" ucap arif, tak mau cepat-cepat mengakhiri panggilan video tersebut.


"terimakasih, kalau begitu beristirahatlah, jaga dirimu di sana, aku akan segera kembali setelah semua pekerjaanku selesai" ucap arif sendu


"tidak perlu memikirkan hal itu, mmm, kalau begitu aku tutup dulu telpon nya" arif menyematkan seulas senyum agar istri nya itu tidak khawatir.


"i miss you" ucapnya sebelum memutus kan sambungan telpon.


rara benar-benar di buat heran akan sikap arif, karena setiap kali rara menanyakan masalah perusahaan arif, arif seolah-olah menghindar.

__ADS_1


***


beberapa hari ini rara merasa tidak mempunyai semangat untuk bekerja, bagaimana tidak kemarin rara menghubungi salah satu teman yang cukup dekat dengan nya sewaktu rara masih bekerja di perusahaan arif, rara menanyakan perihal tentang perusahan arif dan ternyata benar memang ada masalah besar yang terjadi di perusahaan suami nya. tapi setiap kali rara menanyakan masalah perusahaan dengan suami nya itu, arif selalu menjawab tidak ada masalah serius yang terjadi, rara benar-benar kepikiran, apalagi beberapa hari terakhir ini, suami nya hanya mengirimkan pesan singkat untuk menanyakan keadaan nya.


sedangkan arif saat ini sedang berjuang bersama andi untuk kembali menstabilkan perusahaan nya, kakak dan ayah nya pun juga turut membantu, bahkan selama di singapura arif benar-benar tak memikirkan tentang kesehatan nya, tidur dan makan pun jarang di lakukan nya, ya karna fokus arif adalah untuk membuat perusahaan nya kembali stabil, agar ia dapat segera pulang bertemu dengan istri nya rara. apalagi beberapa hari belakangan ini arif benar-benar menahan diri nya untuk tidak menghubungi rara, karena seperti nya istri nya itu sudah mengetahui apa yg terjadi dengan perusahaan nya, namun arif seola-olah tidak mau kalau rara menegtahui apa yg sebenar nya terjadi, takut jika istrinya terus menerus memikirkan nya.


 


 


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa terus dukun novel ini ya teman-teman please klik tombol like dan vote nya


__ADS_2