
Noted : jadi pak Guntur itu adalah pria paru baya pemilik perusahaan Big Company, yang sangat berutang budi kepada rara, karena rara yang sudah menyelesaikan kekacauan yang terjadi saat pesta yang di adakan oleh perusahaan Big Company tengah berlangsung, bahkan rara rela membahayakan nyawa nya sendiri saat itu, maka dari itu pak Guntur respect banget sama rara.
Cerita nya kita lanjut ya…….
Rara benar-benar di buat khawatir, apalagi beberapa hari ini memang ada yang janggal menurut nya, ya beberapa hari ini rara memang merasa bahwa diri nya telah di awasi, apalagi setelah pak Guntur meminta untuk menemui nya dan mengatakan hal yang membuat rara gelisah hingga saat ini.
“nak, mulai sekarang berhati-hati lah, salah satu penjahat yang waktu lalu membuat kekacauan di pesta berhasil kabur dari penjara, bapak takut kalau penjahat tersebut akan mengincar dan menyakiti mu karena ingin membalas kan dendam nya, bapak sangat khawatir terhadap mu apalagi mendengar kabar bahwa kau kembali lagi ke Jakarta,
tapi kau tenang saja, tidak perlu panik, karena bapak akan menyuruh beberapa anak buah bapak untuk menjaga mu” ucap pak Guntur
“terima kasih pak, tapi sebelum nya saya ingin meminta satu hal, tolong rahasiakan ini dari suami saya, saya tidak ingin menambah beban suami saya, apalagi perusahaan suami saya baru saja stabil” ucap rara dan untunglah pak Guntur dapat mengerti akan hal itu.
*****
Dan hari ini kembali rara akan mengunjungi kantor milik suami nya, karena baru saja rara mendapat kabar dari andi jika telah terjadi kekacauan di perusahaan suami nya, perasaan rara begitu gelisah, takut kekacauan tersebut juga terjadi karena ulah penjahat tersebut yang sudah mengetahui bahwa arif adalah suami nya, dan rara tidak mau itu terjadi, rara tidak ingin orang-orang di sekitar nya celaka dan menjadi korban karena dirinya. Dugaan rara juga di perkuat akan sms yang ia dapat semalam dengan nomor yang sama mengirimkan nya sms kosong beberapa hari ini
“bersiaplah untuk besok, akan ada kejutan besar untuk mu” isi pesan dari nomor tersebut, membuat rara menggigit tangan nya kuat-kuat, tapi ia harus menghadapi nya dengan kepala dingin, dan malam itu rara mencoba melacak dan mencari tahu siapa pemilik nomor tersebut, tapi hasil nya nihil. Mengingat hal tersebut membuat rara hanya bisa menghela nafasnya berat dan berharap tidak akan terjadi apa-apa.
Setelah sampai di pelataran kantor, cepat-cepat rara turun dari taxi ingin segera mencari tahu sebenarnya apa yang terjadi, namun langkah rara terhenti saat mendapati seseorang yang tidak asing tapi gerak-gerik nya sangat mencurigakan menurut nya, langsung saja rara mengikuti orang tersebut.
“dia kan wanita bar-bar yang waktu lalu menjenguk arif di rumah sakit” ucap rara lirih, setelah wanita tersebut berhenti di depan gudang di dekat besment yang jarang sekali di lintasi oleh para karyawan, wanita tersebut melirik kesana kemari memastikan bahwa tidak ada orang lain selain diri nya, wanita tersebut terlihat sedang menunggu seseorang.
__ADS_1
“tunggu-tunggu, aku rasa nya pernah melihat pria tersebut, oh astaga tidak mungkin, tapi tidak mungkin juga mereka bertemu diam-diam jika tidak merencanakan sesuatu” gumam rara dalam hati, di tempat persembunyian nya, setelah melihat kedatangan seorang pria paru baya.
Rara benar-benar terkejut mendengar thalia menyebut pria paruh baya tersebut dengan sebutan ayah
“tenang saja ayah, semua nya sudah beres, kita tinggal melangkah ke rencana selanjut nya, talia sudah membuat kekacauan seperti yang ayah inginkan, sekarang tinggal melangkah ke rencana selanjut nya, membalaskan dendam kepada orang-orang yang sudah merenggut kebahagiaan kita” ucap thalia, sorot mata nya terlihat begitu menakutkan, tangannya pun terlihat mengepal.
Setelah cukup banyak menguping percakapan talia dan ayah nya, cepat-cepat rara bergegas pergi dari tempat tersebut, karena ia tidak ingin ketahuan.
Tubuh rara sedikit tersentak karena tak sengaja menaiki lift yang sama dengan talia, namun cepat-cepat rara menyadarkan dirinya karena tidak mau ketahuan oleh talia.
“hei, seperti nya kita bertemu, oh aku ingat kau istri nya arif kan” ucap talia, namun hanya di gubris deheman dan anggukan oleh rara, membuat talia mengepalkan tangan nya kesal, melihat sikap istri dari pria yang sudah lama ia sukai itu.
“awas saja kau” umpat talia kesal
Saat sampai di depan ruangan arif, terdengar suara arif berteriak sedang memarahi seseorang, karna saat itu pintu ruangan arif memang terbuka.
“kenapa tidak memberitahuku, kau, kau bisa saja membahayakan nyawa istri ku, kenapa kau memberitahu nya, bukan kah aku sudah bilang kepadamu mu apa pun yang menyangkut tentang istri ku beritahu aku, jangan menyembunyikan apa pun dari ku?” teriak arif memarahi andi, arif terus memaki-maki dan meneriaki andi, membuat rara tidak tahan karena ini sepenuh nya bukan kesalahan andi melain kan diri nya yang meminta andi untuk merahasiakan semuanya.
“arif” panggil rara yang seketika membuat arif langsung menolehkan kepala nya
“rara, kau dari mana? Kau tidak apa-apa kan” tanya arif begitu paniknya, arif berjalan mendekat kearah istri nya
__ADS_1
“jangan memarahi andi lagi, andi sama sekali tidak bersalah dalam hal ini, aku yang meminta nya aku yang memaksa nya untuk melakukan itu semua, jadi tolong jangan marahi andi lagi” ucap rara
“jangan pernah melakukan hal yang bisa membahayakan dirimu sendiri, aku tidak tahu rencana apa lagi yang kalian rencanakan di belakang ku” arif mendengus kesal, ia begitu kesal, bagaimana mungkin istri nya itu merahasiakan sesuatu yang dapat membahayakan nyawa nya.
“kkaakau tahu semuanya?” tanya rara
“menurut mu? Kau pikir aku akan diam sementara istri ku dalam bahaya, aku membaca semuanya termasuk pesan ancaman yang masuk di ponsel mu kalau saja semalam aku tidak membuka ponsel mu, aku mungkin tidak akan tahu semuanya, dan juga beberapa hari ini sikap mu benar-benar aneh, kau jadi lebih banyak melamun itu semakin memperkuat kecurigaan ku terhadap mu, dan ternyata benar ada yang kau sembunyikan dari ku” arif terlihat menghela nafas nya berat lalu kemudian melanjutkan ucapan nya, sorot matanya hanya melirik tajam bergantian ke arah andi dan rara
“kau tahu andi dalang dari semua kekacauan perusahaan ku, benar-benar belum di temukan, dan apa kau tahu, bisa saja orang tersebut mencelakai istri ku jika saja penjahat itu tau istri ku itu terlibat banyak dalam hal ini, apalagi istri ku itu adalah orang yang sudah membuat penjahat tersebut masuk penjara dan menjadi buronan saat ini” ucap arif gusar, sedangkan rara benar-benar tak menyangka kalau suami nya itu sudah mengetahui semua nya, tapi bagaimana bisa? Pikir rara.
“kau pasti bertanya-tanya bagaimana aku bisa mengetahui semua nya, aku di bantu oleh gino dan juga teman-teman ku, ya aku sudah tahu semenjak penjahat itu kabur dari penjara, apalagi saat itu aku masih di singapura, aku bahkan tidak menyangka bahwa penjahat itu dalang dari semua kekacauan yang terjadi di perusahaan ku, dan itu semua ternyata ada hubungan nya dengan thalia, thalia dendam kepada ku, karena berulang kali aku menolak diri nya, dia sangat terobsesi dengan ku, apalagi saat dia mengetahui bahwa ternyata kau adalah istriku, orang yang sudah membuat ayah nya jadi buronan, hal itu membuat nya ingin membalaskan dendam nya terhadap ku dan juga kau, jadi ku mohon jika kau ingin pergi kemana-mana katakan padaku" ucap arif menjelaskan semua nya, supaya istri nya itu tidak salah paham dengan nya, karena memang arif sengaja mendekati celsea untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan ayah nya dan juga masih ada 1 data penting mengenai perusahaan yang masih di pegang oleh celsea, dan arif tidak mau ceroboh, karena arif ingin menyelamatkan perusahaan nya terutama istri nya, yang saat ini tengah dalam bahaya.
.
.
.
jangan lupa terus support karya author ya teman-teman, berikan LIKE dan VOTE mu serta komentar-komentar postive kalian untuk author
__ADS_1