
Beberapa hari kini telah berlalu dan kondisi rara kini sudah berangsung membaik, dan beberapa hari ini pula rara di bingungkan dengan sikap arif suaminya yang kini tiba-tiba berubah baik kepadanya, namun hal itu tak urung membuat rara bersikap dan berbicara formal kepada suaminya. Ya mungkin karena kehadiran kedua orang tua beserta kakaknya di sini, pikirnya makanya suaminya itu tiba-tiba bersikap baik kepadanya
Arif pun di buat frustasi akan sikap istrinya, karena setiap kali ia ingin mengambil hati istrinya, istrinya itu selalu menghindar darinya, ia juga sering mendapati istrinya melamun, entah apa yang di lamungkan nya, karna ketika ia bertanya, istrinya itu hanya menjawab seadanya dan selalu menghindarinya.
Padahal arif berniat ingin meminta maaf, namun selalu saja gagal, seperti malam ini, setelah arif pulang dari bekerja, arif langsung memasuki kamarnya untuk mencari rara namun, rara selalu saja punya alasan untuk menghindarinya, intinya rara tidak ingin berdua dengan suaminya itu di dalam kamar
“kau mau kemana” tanya arif, ketika melihat rara langsung berdiri dari posisi duduknya, padahalkan ia baru saja pulang dari bekerja, tidakkah istrinya itu mau menanyakan keadaan nya dan menyiapkan keperluannya, padahalkan ia lelah
“saya mau keluar, menemui kak fahri” ucap rara pelan,
“kenapa mau menemui kak fahri, padahal suamimu baru saja pulang dari bekerja” ucap arif sembari mengernyitkan dahinya, ia heran karena beberapa hari ini istrinya itu terlihat banyak menghabiskan waktu dengan kakaknya, bahkan istrinya itu terlihat lebih banyak tersenyum jika bersama kakak nya
“maaf, tapi ada suatu hal yang harus saya bicarakan sama kak fahri” rara berucap sembari menundukkan pandangannya, karena tak mau melihat wajah suaminya itu, kemudian ia segera berlalu melangkahkan kakinya, tak
memperdulikan tatapan dari suaminya itu
“hal penting apa, sehingga harus mengabaikan suamimu, seharusnya sebagai istri yang baik, kau harus menyiapkan kebutuhan suamimu sepulang dari bekerja” ucap arif setengah emosi, yang seketika mengurungkan niat rara untuk keluar dari kamar tersebut
“maaf, tapi bukankah saya di larang menyentuh barang-barang anda, bukankah dulu ketika saya ingin mencoba menyiapkan keperluan anda, anda selalu menolaknya, bahkan selalu mencaci dan menghina saya” ucap rara sebisa mungkin ia menahan tangisnya, ketika mengingat perlakuan suaminya itu
__ADS_1
Arif di buat bungkam, baru saja ia ingin menjawab, terdengar suara ketukan pintu dari luar, sehingga mengurungkan niatnya
***
“arif, rara, kenapa belum keluar, sudah waktunya makan malam nak” terdengar suara ibu arif dari luar
“biar aku saja yang membukanya, kau tunggulah disini” ucap arif, padahal baru saja rara ingin membukakan pintu untuk mertuanya itu
“kalian sedang apa, kenapa lama sekali, semuanya sudah menunggu di bawah” ucapnya, setelah membukakan pintu untuk ibunya itu
“semuanya, maksud ibu?” tanya arif heran, karena tidak biasanya ibunya seperti ini
“siapa lagi kalau bukan teman-temanmu, segeralah turun, ajak istrimu” mendengar penuturan ibunya mata arif seketika terbelalak
“segeralah turun” ucapnya, lalu segera berlalu
***
“tunggulah sebentar, kita turun sama-sama" ucapnya kemudian berlalu masuk ke kamar mandi
__ADS_1
rara tak menjawab, ia hanya memperhatikan langkah suaminya ke arah kamar mandi
"ayo" ajak arif, setelah berganti pakaian, ia menarik perggelangan tangan istrinya lembut yang terlihat terduduk di sofa
rara hendak menolak dan menepis tangan suaminya itu, namun ia urungkan, tatkala mendengar ancaman yang di lontarkan suaminya itu
" jangan menolak, kalau kau menolak aku akan menciummu" yang segera mengganti genggaman tangan istrinya itu dengan sebuah rangkulan, sehingga membuat tubuh mereka tak berjarak
***
Mata rara terbelalak ketika menangkap pemandangan yang ada di hadapannya, suasana di ruang makan tersebut seketika menjadi canggung
.
.
.
maafkan author ya teman-teman karna baru bisa update, beberapa hari ini author sibuk, sibuknya di sawah terus, bantuin orang tua tanam padi, hehehe lumayankan buat nambah-nambah pahala di bulan suci ramadhan ini, tenang aja author tetap puasa kok
__ADS_1
oh ia jangan lupa terus dukun novel ini ya teman-teman dengan cara klik tombol LIKE dan VOTENYA ya ✌✌✌
salam damai dari author 😇😇😇😇😇