Apa Salahku

Apa Salahku
IL harus gimana?


__ADS_3

Zula terdiam sesaat dan Zula berhrnti menangis dan melepas pelukannya dari abahnya lalu menghapus air matanya


" Semua yang Umi katakan benar, semua ini karena IL terlalu bucin sama Ryan" Ucap Zula lagi


" " Dan Benar Mi, seharusnya Ula gak harus tumbang dan lemah seperti ini, tapi apa daya Mi? Zula bukan Umi yang kuat dan terlhat selalu kuat di hadapan siapapun, Zula gak sangung menanggung beban Zula sendiri" jawab Zula menegakkan tubuhnya


" Itu kalau ada anak anak di sebelah kita mungkin ada penguat bagi kita  Mi, tapi kalau sebaliknya? anak anak justru ,menjauh dan ikut papanya, kekuatan apa yang ULa dapatkan, Umi bisa kuat karena ada anak anak di sisi Umi, kalau Ula, ada siapa mi?" ucap Zula kembali menangis dan Kini Jihan giliran yang memeluknya


Jihan ikut kembali menangis melihat anaknya menangis


" Nak...... Ryan pergi dalam keadaan tidak sadar dengen posisi musuh berada di sebelahnya, mungkin menjadi kesalah fahaman pada kalian" Ucap Zain merasakan kalau ini ada kesalah fahaman seperti yang pernah dia alami


pa" Tapi kenapa Ryan gak mencari Ula Bah? kenapa Ryan gak datangi Ula, dan kenapa Ryan gak hubungi ULa , APA SALAHKU, apa salah Ula bah? 3 bulan kita tidak bersama dengan mudah Ryan berpaling dari Ula, itu sakit bag, sakit hati Ula bah, kenapa Ula harus ketemu laki laki yang menyakiti hati Ula lagi, Kenapa baru sekarang dia menyakiti Ula bah? kenapa gak sejak dulu aja, sekarang kami udah tua bah, udah 21 tahun kami bersama dan kenqpa dia justru percaya dengan hal yang gak pernah Ula lakukan kepadanya? apa salah Ula? apa kurang Ula?dan Ula harus gimana?" jawab Zula bertanya apa salahnya dan kurangnya sampai hati Ryan begitu kepadanya


Zain gak kuat lagi, sebagai abah Zain juga gak akan trima kalau Putrinya di salahkan, tapi menurut cerita yang dia terima, gak sepenuhnya semua salah Ryan maupun Zula, semua terjadi karena hilangnya rasa kepercayaan dan miss komunikasai itu yang paling utama, semua pada kebesaran ego dan mikirin diri sendiri dan mencari benernya sendiri karena tidak mau di salahkan


" Zula harus sabar nak" jawab Jihan dan Zain kompak dengan mengelus kepalanya dan kembalin memeluknya


" Pasrahkan diri pada Allah, yang  mengetahui mana yang terbaik bagi kamu dan juga Ryan, mana yang terbaik bagi keluargamu dan juga anak anakmu" ucap Zain memberi fatwa

__ADS_1


Sudah tua mau bagaimana lagi, mau jadi kompo r tentang perpisahan anaknya yang sudah sama sama tua gak mau juga kalau sampai anaknya pisah


" Sakit gak sih mi? Di duakan? " Ucap Zula yang mengalami hal serupa yang mana sangat membuatnya menderita


" Sangat sakit " jawab Jihan sambil menatap wajah suaminya yang ada di hadapannyaPerlahan mereka melepas pelukannya di mulai dari Jihan dan lanjut Zula kini mulai  duduk berdampingan di tempat yang sama, karena mereka masih di tempat yang sama balkon kamar Zula


Sedangkan Ucup sudah kembali ke bawah karena itu juga sudah jadi prifasi urusan keluarga mereka jadi dia gak mau ikut campur, abah Umi Zula yang oaling mengerti dengan apa yang terbaik untuk anak anaknya


" Bahkan rasanya masih terasa saat ini" Tambah Jihan dengan menatap Zain yang masih merasa bersalah


" Umi dulu di belain keluarganya, dan abah mengaku langsung di depan keluarga Umi, depan kakung Uti, sama hgalnya dengan Ryan" jawab Jihan bermaksud memberi contoh dengan apa yang akan dulu mereka lakukan


" Maksudnya? Ryan?" tanya Zula heran dan kaget


" " Awalnya abah dan Umi juga marah dan membuat dia babak belur yang kata bibi tu babak belur yang kedua kalinya, yang mana Abah umi juga belum tau cerita yang sebenarnya , dan setelah mendengar cerita dari bang AL dan bang El, abah umi meresapi dan meneliti ceritanya, dan semua beraal dari salah faham dan miss komunikasi, tentang gengsi dan ego kalian masing masing, hanya menari benarnya saja" Ucap Jihan pelan pelan dan perlahan


" Tapi Ula udah di duakan Mi, Ula di madu, Ula di poligami , Ryan datang mi, ke Ula, meminta tanda tangan surat izin menikah, Udah Ula tanda tangani, Udah Ula izin kan, tapi hati Ula sakit mi, hancur dan gak kuat lagi kalau kenyataannya harus di poligami dan di duakan mi" ucap Zula menangis kembali


" Siapa yang berani menduakan anak abah, janga harap akan hidup lagi di dunia" jawab Zain lagi memberi ancman bagi siapapun

__ADS_1


"Dan..... Ryan gak menikah lagi nak" jawab Jihan menjelaskan


" Ryan belum menikah lagi, Ryan belum berpoligami, dan belum memadumu dengan wanita lain" Ucap Jihan menengahi


Jihan dan Zain sebenarnya juga gak terima kalau anaknya di sakiti, dan berubah seperti ini, tapi mau bagaimana lagi semua yang terbaik untuk anaknya dan menantunya atau keluarga anaknya


Hanya karena miss komunikasi Zain dan Jihan gak mau rumah tangga anaknya jadi korban


" Maksudnya?" tanya Zula kaget lagi


" Disaat mau ijab qobul, abang dan kakak hadir, Syifa memanggil dan di situ Ryan langsung sungkem pada Abang dan meminta maaf, dia merasa dia bersalah, dia merasa kalau dia salah langkah" Ucap Jihan menceritakan yang sebenarnya


Zula terdiam dan memikirkan apa yang barusan di sampaikan oleh Umi dan abahnya kalau benar itu terjadi


" Anak Umi ini terlalu baper, anak Umi ini terlalu bucin, dan gak bisa kendalikan hatinya" Ucap Jihan mengelus Kepala Zula


" Umi pernah ada di posisi kamu nak, jauh lebih parah, jauh lebih menderita, jauh lebih sakit rasanya, tapi yakin semua ada jalan keluarnya" Ucap Jihan lagi memberi nasehat pada anaknya


" Dalam rumah tangga, pertikaian pertengkaran itu pasti ada, karena menikah adalah ibadah yang paling panjang, ibadah yang sangat di ridhoi oleh Allah, yang mana setiap langkahnya selalu menjadi ibadah, dan setan benci itu, dan kemaren kemaren kalian sedang di ganggu setan  yang gak suka dengan keromntisan kalian, salah satunya ujian terbesar adalah adek ipar kalian sendiri, " Ucap Zain yang juga membawa nama putri karena dalang di awal adalah putri

__ADS_1


" Abah gak terima dan akan menyeretnya kalau soal dia " tambah Zain saking geremnya pada sosok seorang putri yang sangat meresahkan dan mengganggu kenyamanan  keluarga kakak dan abangnya


' Umi mau pake jalur hukum" ucap Jihan menimpali ucapan Zain yang sama samagak terima bila anaknya di adudomba, dan kena pasal mengganggu kenyamanan keluarga


__ADS_2