Apa Salahku

Apa Salahku
Eps. 65


__ADS_3

sampai arif terbangun pun, tp rara belum juga sampai di rumahnya, hingga ia memutuskan menemui adik ipar nya di kamar


"ario, kakakmu kenapa belum juga pulang, ini sudah jam 7 malam tapi kenapa dia belum juga pulang-pulang" ucap arif khawatir


"kakak tidak perlu khawatir, kemarin juga kak rara pulang nya jam 9 malam, mungkin ada banyak pelanggan di kafe nya" ucap ario


"apa tidak sebaik nya kita susul saja kakak mu, katamu tadi jaraknya tidak terlalu jauh dari sini" ucap arif


"mmm, baiklah kalau begitu ario ganti baju dulu ya kak, kakak tunggu ario di luar saja, nanti kita minta izin sama ayah dan bunda terlebih dahulu" ucap ario yang di angguki oleh arif.


***


saat berpamitan dengan kedua mertuanya di ruang keluarga, terdengar suara ketukan pintu dari luar


"sepertinya istrimu sudah pulang nak" ucap bunda tersenyum menggoda


"ia sepertinya itu kakak, kak arif di sini saja dulu, biar ario yang membuka pintu nya" ucap ario kemudian segera berlalu


antara senang dan juga takut, entahlah perasaan arif benar-benar tercampur aduk, ia takut kalau istrinya itu akan menolak kehadiran nya ketika bertemu dengan nya

__ADS_1


***


sementara rara saat ini rasa nya ia benar-benar lelah, terlihat dirinya saat ini sedang melenggangkan otot-ototnya setelah seharian bekerja di kafe baru nya itu.


"tumben dek, kenapa pintu nya lama sekali di buka" ucapnya setelah pintu di buka oleh ario,


ario tak menjawab, ia hanya tersenyum senang menampilkan gigi putih nya, melihat itu rara hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala nya dengan heran, ia heran karna biasanya adiknya itu akan mencerca banyak


pertanyaan kepada nya tapi kenapa sikap adiknya begitu aneh hari ini, pikirnya.


tak tahan melihat adik nya bertingkah aneh rara pun akhir nya kini melangkahkan kaki nya masuk ke dalam rumah meninggalkan sang adik yang masih terlihat menampilkan senyum aneh menurut nya.


***


"rara" ucap arif lirih, segera ia berjalan cepat memeluk erat sang istri yang ia rindukan selama berhari-hari ini, sampai-sampai arif melupakan keberadaan sang mertua dan dan adik ipar nya, sedangkan rara yang di peluk hanya diam tak merespon apa pun yang di lakukan arif


"ehem, ehem" hingga suara deheman dari ayah mertua menyadarkan arif, yang seketika membuat arif melepaskan pelukan nya dari rara istri nya.


namun tidak bagi rara, rara masih tak bergeming dari tempat nya, pandangan nya masih tertuju ke arah arif suami nya yang baru saja memeluk nya, pandangan nya terlihat sangat menyakitkan sekali, dan arif dapat melihat dan merasakan hal itu. melihat dan merasakan sorot mata penuh luka di mata rara untuk nya

__ADS_1


ada begitu banyak pertanyaan di kepala rara, "kenapa dia datang, apa belum cukup dia menyakiti ku" pikir rara


hingga rara di sadarkan oleh tepukan tangan sang adik nya di bahu nya


"surprise, hahaha, kakak pasti terkejut kan, pasti kakak tidak tau dan tidak menyangka kan, dengan kedatangan kakak ipar, lihat tuh, kak arif, seperti nya dia sangat merindukan mu kak, sampai-sampai melupakan kehadiran kami di sini" ucap ario tersenyum penuh menggoda.


orang tua rara pun terlihat sangat bahagia, melihat keharmonisan rumah tangga putri kesayangan nya beserta sang menantu, sampai-sampai tak mengetahui bahwa sebenar nya ada luka yang amat mendalam yang di sembunyikan


dan di rasakan oleh putrinya hingga saat ini.


rara hanya bisa tersenyum dengan penuh paksaan melihat semua anggota keluarganya yang sepertinya senang melihat kebersamaan nya dengan arif,


sedangkan arif ia terlihat canggung dan salah tingkah karena baru menyadari kehadiran mertuanya serta adik ipar nya, yang sempat ia lupakan itu


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa terus dukun novel ini ya teman-teman dengan cara tekan tombol LIKE dan VOTE nya, dan terimakasih untuk para pembaca setia karena masih setia menunggu novel author ini


__ADS_2