
lain lagi dengan raja, raja dari tadi bangun tidur langsung menangis, sampai sampai Hanum kualahan mengadapinya, sampai sampai Hanum juga meminta bik Inah dan bik sumi tuk menenangkan raja. akajn tetapi raja tetap rewel dia tak mau di bujuk siapa pun, dia ngamuk ngamuk tak jelas apa apa salah, tiba-tiba bik Inah mengusulkan Hanum tuk membawa Khaira tuk menenangkannya akan tetapi Khaira sedang terlelap. kira kira Khaira mau gak ya Bagun dari mimpi indahnya hanya karna ingin menenangkan anak dari suami kejamnya...
" tok....tok..tok....non,non Khaira, non buka pintunya non,non khaira.tok...tok...tok..."Hanum mengetuk pintu kamar Khaira mencoba membangunkan Khaira yang lagi istirahat, khaira.langsung terbangun dari tidurnya dan langsung membukakan pintu dengan muka bantalnya.
" ada apa mbak Hanum," tanya Khaira.
" den raja mbak, den raja rewel, dia juga sedang mengamuk tak jelas, bisa tidak non Khaira bantu saya menenangkan raja. saya kualahan non tak tau harus apa." jelas Hanum panjang lebar.
" ya udah mbak ayok kita lihat raja dulu" ajak Khaira langsung.khaira juga jadi ikutan khawatir
" bukan disitu non, raja ada di kamar papanya." ucapan Hanum langsung membuat Khaira berhenti. ya tadi raja tidur dikamar papanya.
" memangnya ya apa apa saya ke situ mbak" tanya Khaira jadi ragu
" tidak apa apa mbak, saya rasa tuan tak akan marah.justru saya takut raja kenapa-kenapa non kalau sampai raja,,,," Hanum menjeda kalimatnya sedangkan Khaira langsung mengerti dan berlari menuju kekamar Ansar di mana raja berada. dia langsung membukakan pintu dengan sedikit kasar dan langsung menghampiri raja.
" sayang kamu kenapa,"Khaira langsung memeluk raja namun raja belum menyadari bahwa yang memeluknya itu khaira.dia terus mengamuk
__ADS_1
" sayang ini bunda sayang, ini bunda Khaira terus mengulang kata kata ini bunda.untuk menenangkan raja. hingga membuat raja sedikit demi sedikit hingga menbuat raja kembali tenang.
" bunda" raja mengulang kembali ucapan Khaira
" ya sayang ini bunda, ini bunda sayang" Khaira semakin erat memeluk raja. dan memberi kecupan bertubi tubi di puncak kepala raja. Raja pun membalas pelukan Khaira yang hangat.
" bunda jangan tinggalin raja. semua tinggalin raja bunda, mama tinggalin raja mama tak sayang sama raja ,mama tak perduli pada raja. papa juga pergi, raja benci itu bunda, raja tak butuh semua barang barang ini bunda, raja tak butuh,raja marah bunda raja ingin mereka ada,,,mhmemne" raja terus menangis sambil merancau tak jelas dalam pelukan Khaira. Khaira pun jadi ikutan menangis, begitupun bik Inah bik Sumi dan Hanum sang bebisiter nya raja, mereka jadi ikut menitikan air mata. mereka ikut merasakan bagaimana rasanya kalau jadi raja. raja adalah anak dari keluarga yang broken home. itulah.sebabnya dia selalu merasa kesepian, di bully sama teman-temannya di sekolah, bahkan dia menjadi anak yang introver. itulah akibat dari kesalahan kedua orang tuanya.
orang tua yang berbuat salah tapi anak yang menjadi korban,
apa gunanya harta,kemewaha jika hidup kita terus kesepian, tiada kasih sayang di dalamnya.semua terasa hambar. kebahagiaan itu bukan dari harta.akan tetapi dengan kebersamaan dan kasih sayang yang berlimpah,cukup sederhana saja bukan.tak perlu kaya. mungkin banyak orang yang lupa, bahwa dalam hubungan kehidupan, kita tidak cuma butuh harta,kemewahan.akan tetapi untuk kebahagiaan dan hubungan yang lama adalah harus di dasari dengan adanya rasa cinta, kasih sayang, perhatian,tanggung jawab dan saling melengkapi.
" bunda janji sayang, bunda tak akan tinggalin kamu,bunda sayang kamu" entah perasaan apa yang Khaira rasakan saat ini, namun dalam dirinya dia merasa harus melindungi anak dari suaminya itu. dia merasa seperti ada beban yang menghimpit dadanya,sesak itu yang dirasa saat melihat raja seperti itu. dia seperti melihat dirinya sendiri dalam diri raja. namun bedanya dia dibesarkan dengan kasih sayang yang berlimpah oleh kedua orang tuanya. akan tetapi dengan adanya pernikahan yang tak didasari atas nama cinta ini membuat dia harus terjebak dengan perasaan yang tak bisa di jelaskan,karna dia merasa seakan semua serba salah. jika dia memberi tahu kepada orang tuanya. ayah ibunya pasti sangat terluka. dan mereka pasti sangat kecewa sama Tante Erna. sementara Khaira sendiri belum memastikan apa yang terjadi sebenarnya. apa alasan tante Erna melakukan semua itu. pasti ada alasannya, ada udang di balik bakwan misalnya ha..ha.. Arthur becanda coy.
keseriusan Khaira dalam mengamati raja dalam tidurnya, akhirnya dia baru menyadari ada yang berbeda dari Raja. wajah Raja semakin di perhatikan semakin terlihat pucat.lalu Khaira menyentuk keningnya Raja. Al hasil
"astagfirullah,bik, bik Inah, bik Sumi, mbak hamum, raja demam..." Khaira jadi panik khawatir akan kesehatan raja. ya karna raja yang terus menangis tadi akibatnya pertahanan tubuh raja jadi menurun dan raja menjadi sakit alias demam tinggi.
__ADS_1
" masyaallah non bagaimana ini,," haduh semua jadi ikutan panik sampai sampai bukan doktor yang di telpon Hanum melaikan asisten pribadi Tuan Ansar. yaitu si Joe yang dingin s dingin kulkas 8 pintu, sama juga kayak sibos galak si tuan Ansar.
" halo pak , ini saya Hanum, saaaaya saaya...dedededn" ucapan Hanum yang gugup bercampur khawatir, juga dilanda kepanikan,dia jadi salah berucap, ucapannya juga gak jelas
" ada apa " tanya singkat asisten dingin
" raja sakit pak, raja demam" Joe yang sedang mengikuti rapat langsung menghentikan rapatnya. dia tau harus mendahului yang mana. karna jika sampai terjadi sesuatu pada raja bukan cuma dia yang di amuk Ansar, akan tetapi semua yang di tugaskan Ansar baik yang ada di mension maupun anak buah lainnya uang bakal kenal imbasnya. bisa bisa dunia mereka tamatlah sudah.
" baik,saya akan segera ke sana, tenanglah kamu jangan panik, saya akan telpon dokter dulu"hp langsung dimatikan tanpa menunggu jawaban Hanum,dan hanum jadi tercengang juga dengan perkataan Joe, pasalnya jangankan untuk mengkhawatirkannya, ngomong panjang lebar pun baru kali ini dia dengar.
" haloo vel, lo ke Mension Ansar sekarang juga bila Lo masih mau ingin hidup, " hp langsung di matikan Joe. Marvel jadi kesal
" gak si bos gak asistennya sama sama kerang asem, nyebelin banget sih." gerutu Marvel yang langsung beranjat pergi dari rumah sakit menuju ke mension Ansar.
...
sesampainya di kediaman Ansar. mobil Joe dan Marvel beriringan,karena mereka sampai hampir bersamaan. mereka langsung masuk ke dalam rumah dengan bersama, belum sempat Marvel ingin bertanya pada Joe tiba tiba......
__ADS_1
########
bersambung