
NOTE : di read nya malam aja ya
Kini posisi arif telah berganti mengungkung dan menindih tubuh rara sepenuhnya, arif di buat terpaku akan keindahan wajah teduh istrinya yang polos tanpa make up, tubuhnya seakan berdesir hebat merasakan sesuatu yang mengganjal di tubuh nya.
“aaa.aapa yang ingin anda lakukan” ucap rara terbata, sekuat tenaga ia menelan salivanya kuat-kuat, entah mengapa tubuhnya juga terasa berdesir hebat, merasakan terpaan helaan hangat nafas suaminya berada dekat di wajahnya, ia ingin mendorong tubuh suaminya, namun tubuhnya terasa kaku dan di buat meremang, ia merasakan lemas di sekujur tubuhnya.
Namun pertanyaan nya tak di gubris oleh arif suaminya, malahan arif semakin mengikis jarak di antara keduanya, ia semakin mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya itu, sekuat tenaga rara menopang tubuh suaminya dengan kedua
tangan nya di letakkan di dada suaminya, namun sentuhan yang di berikan rara semakin membuat tubuh suaminya makin menegang
“anda mau apa?” kembali rara mengulang pertanyaannya, dengan nada yang terbilang tinggi
Arif mengernyitkan alisnya pertanda ia tidak suka dengan pertanyaan istrinya
“kenapa? Kau istriku, bukankah seorang suami berhak atas istrinya,” arif bertanya dengan sarkatis
__ADS_1
Tubuh rara semakin di buat meremang akan penyataan dari suaminya, kembali Ia menelan salivanya kuat-kuat karena merasakan sesuatu yang keras mengganjal tepat di area intimnya
Ia ingin menolak dan memberontak, namun suara dan tubuhnya seakan tercekat tatkala suaminya tiba-tiba menenggelamkan bibirnya di bibir rara istrinya, ia ******* bibir istrinya dengan lembut namun juga sedikit kasar,
penuh dengan paksaan dan menuntut, seolah-olah tak mau memberikan kesempatan kepada istrinya itu untuk menolak nya. Sejujurnya arif sedikit kecewa karena tak mendapatkan balasan ciuman dari rara, malahan seakan-akan rara menolaknya hingga akhirnya Rara pun seakan terhipnotis dan sedikit luluh dengan apa yang di lakukan suaminya itu, namun cepat-cepat rara menyadarkan diri nya, ia kembali memberontak namun tak di gubris oleh arif, hingga membuat arif merasa jengah akan penolakan istrinya.
“jangan menolakku, aku suamimu, dan aku berhak atas dirimu” arif berucap dengan tegas setelah memberikan ciuman panas terhadap istrinya, karena merasa pasokan oksigen istrinya sudah menurun
Kembali ia membenamkan ciuman di bibir istrinya, tangan nya pun tak tinggal diam menjamah setiap lekuk tubuh istrinya, membuka satu persatu kancing baju istrinya dengan sedikit paksaan, hingga satu persatu pakaian istrinya ia lucuti tanpa menyisakan apapun, begitu pun dengan diri nya, kini tubuh mereka sudah sama-sama polos.
kesakitan, arif dapat melihat buliran bening yang keluar dari kedua sudut mata istri nya karena merasakan milik suaminya menerobos miliknya, sebenarnya arif tak tega, namun sudah kepalang tanggung, ia menyeka sudut mata istrinya dengan lembut dan meninggalkan kecupan lembut dan hangat di dahi istrinya
Rara hanya bisa pasrah dengan apa yang di lakukan suaminya, meskipun ia sedikit kecewa, namun ia sadar bahwa ini adalah kewajiban nya, ia hanya bisa menahan rasa sakit akibat ulah suaminya dengan mencengkram kuat dan menggigit bahu suaminya.
Arif kembali menyeka air mata istrinya dengan lembut setelah pergulatan panjang yang terjadi di antara kedua nya, untuk pertama kalinya, dengan susah payah.
__ADS_1
“tidurlah, kau pasti lelah” ucap arif setelah menyeka air mata dan keringat istrinya, kembali ia mengecup lembut dahi dan pelipis istrinya, namun, tiba-tiba rara membelakangi, ia tak menyesal melakukan nya, namun ia sedikit kecewa, entah kecewa karna apa
Arif yang tak terima karena posisi tubuh istrinya yang tiba-tiba membelakanginya, kembali menarik kuat, dan membalikkan tubuh istrinya masuk ke dalam dekapannya dan memeluknya dengan erat
“jangan mengabaikan ku, beristirahatlah, karena besok kita akan mengantarkan, ayah, ibu dan juga kak fahri ke bandara” ucap arif lembut, ia meletakkan kepala istrinya di dadanya, mengelus lembut rambut istrinya itu untuk menenangkannya.
rara pun hanya bisa diam dan pasrah, ia tak sanggup lagi jika harus melawan kehendak suaminya itu, saat ini tubuhnya benar-benar lemah dan kehabisan tenaga akibat pergulatan panjang yang di lakukan oleh suaminya itu.
.
.
.
jangan lupa terus dukun novel ini ya teman-teman, dengan cara klik tombol LIKE dan VOTE nya ✌✌✌😇
__ADS_1
yg suka novel ini comment di bawah ya