Apa Salahku

Apa Salahku
16


__ADS_3

sesampainya di kediaman Ansar. mobil Joe dan Marvel beriringan,karena mereka sampai hampir bersamaan. mereka langsung masuk ke dalam rumah dengan bersama, belum sempat Marvel ingin bertanya pada Joe tiba tiba bik Inah langsung menghampiri mereka berdua dan memberi tahu siapa yang sakit


" ayo den,,,cepat den,,,,den raja,," bik Inah panik bukan main


" bibik tenanglah, semua akan baik baik saja, doakan saja" sanggah Marvel yang langsung mengerti kemana arah bicara bik inah


" huh" bik Inah menarik nafasnya dari hidung dan mengeluarkan dari mulut, guna tuk menenangkan dirinya sendiri dari rasa kepanikan.


" mari den" bik Inah kembali membuka suaranya tik mengajak.melihat keadaan raja.


mereka pun langsung mengikuti arah jalan bik Inah.


sesampainya disana.pemandangan yang mengharukan raja tertidur sialam gendongan Khaira.


" assalamu'alaikum" dokter Marvel dan Joe memberi salam serempak


" walaikum salam" Khaira dan Hanum menjawabnya


" boleh saya periksakan den raja" tanya Marvel. Khaira hanya mengangguk sambil sesekali terdengar sesugukan karna dia juga ikut menangis bersama raja tadi

__ADS_1


" kalau bisa den rajanya di tidurin di atas tempat tidur aja dek." Khaira pun mengangguk sekali lagi langsung membawa tubuh raja rebahan di atas tempat tidur dengan dia tidak beranjat sedikitpun di sana dia tetap berada di samping raja dengan menggenggam tangannya. dia begitu khawatir dengan keadaan anak dari suaminya itu. siapapun yang melihatnya merasa terharu dan hangat.


kemudian raja mengigau memanggil manggil ayahnya. sementa yang di panggil panggil tidak ada.


" pa pa, papa papa...


" dokter bagaimana ini, demam raja semakin tinggi" ujar khaira semakin khawatir


" papa nya tidak bisa dihubungi" ujar Joe tiba tiba.


" kok bisa" tanya Marvel dokter pribadi sekaligus sahabat Ansar juga


" harusnya kan sekarang Ansar sedah sampai" tambah Marvel lagi


" apa,,,,,," bukannya khaira yang kaget melainkan dari suara bik inah. yang lain semua langsung Memandang bik Inah, ada yang berubah dari sikap bik Inah, kayak ada sesuatu yang di sembunyikan. Khaira juga merasakan seperti itu akan tetapi dia tidak ambil pusing.dia tidak mau tidak perduli tentang kehidupan Ansar. mau apa Ansar terserah dia tidak pernah perduli' bodo amat' masa bodohlah itu yang dia pikirkan


sementara dua kawannya Ansar langsung bertanya tanya mereka curiga ada sesuatu yang Ansar dan bik Inah sembunyikan. mungkinkah itu tentang masa lalunya Ansar atau ada hal lainnya.


setelah marvel memeriksa raja, dan Raja pun kembali tenang tidak mengigau lagi dan demamnya juga sudah sedikit menurun Marvel dan Joe menghampiri bik Inah lalu....

__ADS_1


" bik bisa ikut kami sebentar" ujar Joe. dan bik Inah hanya menganggukkan kepalanya saja sambil mengikuti langkah kaki nya Joe di ikuti juga oleh si Marvel. sedangkan Khaira tidak beranjat sedikitpun dari tempatnya.


" bik ,,,sekarang jujurlah kemana bos Ansar pergi" desak Joe kepada bik inah, sementara bik inah langsung terlihat gugup, dia ******* ***** kedua belah jemarinya sendiri dan menggigit bibir nya juga karna gak bisa berbohong kepada kedua temannya ansar, toh nantinya kedua sahabatnya Ansar juga pasti akan tau sendiri kemana Ansar pergi. bik Inah hafal betul watak karakter Ansar dan para tiga sahabatnya juga.


" den Ansar pergi ke Surabaya den bersama den Bayu" ujar bik Inah, dan para sahabat menanti kelanjutan ceritanya bik Inah. bik Inah kembali menarikan nafasnya sejenak untuk menetralisir kan kegugupannya akhirnya bik Inah kembali bercerita bahwa Ansar mendapat informasi dari anak buah mata matanya yang pernah di tugaskan beberapa tahun yang lalu untuk mencari keberadaan orang yang mirip kekasihnya. cinta pertamanya yang pernah berhubungan juga dengan samier. Ansar sangat menyalahkan Samier atas kejadian yang menimpa kekasihnya tersebut. ya kekasih Ansar yang bernama Febriana sekaligus cinta pertamanya Ansar yang mengalami kecelakaan mobil masuk ke jurang bersama Samier. mereka kecelakaan waktu Samier memaksa Febriana kabur bersamanya tuk kawin lari. dikarnakan Febriana sedang hamil anak Samier. akan tetapi Ansar tidak percaya akan kronologis kejadian dan cerita tersebut dia tetap menyalahkan samier, dia tidak percaya bahwa Febriana bisa hamil anaknya samier, menurutnya itu pasti akal akalan Samier untuk mengelabui cerita tersebut. Ansar juga waktu itu mengajukan gugatan pada samier atas kecelakaan yang menimpa samier dengan Febriana. dan samier juga mendekam di penjara beberapa Minggu lamanya, karna terbukti kecelakaan tidak disengaja maka Samier dibebaskan dari penjara. sedangkan Febriana manyatnya tidak ditemukan. makanya waktu beberapa hari yang lalu salah satu dari pada anak buahnya Ansar pernah melihat bahwa febriana masih hidup. dan anak buah Ansar langsung memberi tahukannya kepada Ansar. bahwa diantara mereka pernah melihat Febriana masih hidup. dia sekarang berada di luar kota dan dia berada di tempat terpencil jauh dari perkotaan.febri berada di bandung, tapi bukan di kota Bandung, melainkan di suatu desa yang perdalamannya sangat terpencil. dia tinggal bersama ibunya dan seorang anak kecil yang berusia sekitar 4 tahunan. hampir seumuran raja, kira kira lebih muda raja beberapa bulan lamanya. akan tetapi anak buah Ansar tidak menceritakan perihal mengenai putrinya Febri tersebut kepada Ansar. ya anak kecil tersebut berjenis kelamin perempuan. dia adalah benar anaknya samier. karna Ansar tidak mengetahui hal tersebut,


maka Ansar sangat bersemangat waktu mengetahui informasi dari anak buahnya dia langsung meluncur ke desa tersebut. dia hanya mengutuskan Joe untuk mengurus perusahaan saja. dia juga tidak memberi kejelasan kepada joe kemana dia pergi. dan dia juga mengutus anak buahnya untuk selalu memantau pergerakan atau kemana Febriana pergi jangan sampai terlepas lagi. dia tidak mau kecolongan kehilangan Febriana lagi. sampai sampai dia tidak menyadari bahwa kepergiannya untuk mencari Febriana akan menjadi bumerang untuk dirinya sendiri disuatu saat nanti. dia juga tidak menyadari bahwa dengan kepergiannya membuat anaknya sekarang yang bernama Raja sampai sakit.


hanya Bayu yang Ansar ajak. tadinya Bayu tak mau ikut. akan tetapi karna Ansar mengancamnya maka Bayu terpaksa ikut juga. Bayu sedikit kesal dengan Ansar. selain itu dia juga penasaran benarkah yang di informasikan anak buahnya Ansar bahwa mereka betul-betul menemukan Febri kembali.


" Ansar benar benar keterlaluan" geram Marvel yang menyayangkan bahwa hanya karna masa lalunya yang tak ada kejelasan Ansar sampai tega mengabaikan anaknya sendiri. biasanya Ansar selalu mengutamakan anaknya.tapi sekarang Ansar malah kebalikannya. Ansar lupa akan sumpah dan janjinya sendiri. bahwa apapun yang terjadi dia akan mengutamakan darah dagingnya sendiri. tapi apa.... Ansar malah mengabaikan semuanya.


" bik, bibik tahu kemana mereka pergi" tanya Joe lagi


" mereka ke Bandung den, karna non Febri pulang ke kampung kelahiran ibunya. ibunya non Febri berasal dari sana, sedangkan ayahnya non Febri berasal dari Jakarta." jelas bibik Inah


" terus ayahnya Febri kemana bik" tanya Marvel


" ayahnya Febri, tidak jelas den, ada yang bilang di penjara karna kasus korupsi,ada yang bilang sudah meninggal, ada yang bilang sudah kawin lagi dan tak pernah menafkahi Febri dan ibunya setelah itu" jelas bik Inah panjang lebar tak ada kejelasan yang jelas mengenai kronolagi kehidupan Febri yang sebenarnya. mungkin bisa jadi kalau kalau Febri anak di luar......ah faham sendirikan.....

__ADS_1


\#\#\#\#\#\#\#\#


bersambung


__ADS_2