Apa Salahku

Apa Salahku
18


__ADS_3

"untuk saat ini kau boleh pergi, akan tetapi untuk masalah ini kau belum selesai, paham" jelas bik Inah sangat sangat tegas. ya para pembantu semua berada dalam pengawasan bik Inah itu atas perintah Ansar dan juga kakeknya Ansar. ayu langsung terlihat pucat, wajahnya bak putih seperti kapas yang tak mengalirkan aliran darah. dia merasa terancam akan kecerobohan nya mengendap-endap masuk kedalam kamarnya Ansar meskipun masih ada Khaira dan raja didalam. tujuannya memang ingin mengejek dan menghina Khaira agar Khaira tak betah tinggal di kediaman ansar, kenapa ayu melakukan hal tersebut karna ayu juga merasa terancam akan kehadiran khaira.ya tadinya ayu yang bermuka dua sudah berhasil membuat Kartika ibunya raja dibuang oleh Ansar dari kediamannya. ayu telah mengadu domba Ansar dengan kartika hingga membuat Kartika terusir dari sana. apa memang Kartika yang terlalu bodoh karna selalu percaya pada ayu. atau memang ayu yang terlalu licik.


" bunda,," lirih raja yang kini tiba tiba telah terbangun.


" iya sayang, raja telah bangun,apanya yang sakit dimananya bilang sama bunda" tanya Khaira khawatir.

__ADS_1


"bunda,,,, bunda tidak akan pelgikan? bunda tak kan pelgi sepelti mama papa raja kan, bunda tak kan tinggalkan raja kan,raja janji raja tak akan nakal lagi, raja akan nurut sama bunda.bunda jangan pelgi emmm emmm " raja terus merancau ketakutan dan menangis terisak-isak. sedangkan Khaira langsung memeluknya sambil menenangkannya.


" bunda tak akan pergi sayang,.bunda tak akan tinggalkan raja, kau tau kenapa....karna bunda sangat sayaaang banget sama raja, raja sayang tak sama bunda?" ucap Khaira tuk menenangkan hati raja. raja langsung mengangguk kan kepalanya sambil berkata


" raja juga sangat sayang sama bunda" ucap raja

__ADS_1


" janji dulu bunda" ucap raja lagi sambil menunjukkan jari kelingking nya ke hadapan khaira dia berharap agar Khaira mau menautkan jari kelingking nya Khaira kepada jari kelingkingnya raja.


" janji" ucap Khaira langsung menautkan jari kelingkingnya kepada jari kelingkingnya raja, mereka berdua langsung tertawa ha ha ha. sementara bik Inah dan kedua sahabat Ansar juga ikut bahagia dan tersenyum melihatnya. dan tak lupa pula bik Inah merekam video saat raja dan Khaira mengikralkan janji antara ibu dan anak sambung tersebut, lalu mengirimkannya kepada kakeknya Ansar yang ada di negeri seberang.


kak knya Ansar pun ikut bahagia menyaksikan hal tersebut, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan lalu menelpon bik Inah langsung dengan mengutarakan maksud dan rencananya untuk tidak akan melepaskan berlian yang berharga di depan matanya.menurutny hanya orang bodoh yang akan melepaskan Khaira karna dia tau khaira begitu tulus menyayangi anak dari sang cucunya.

__ADS_1


" kring....kring....kring....." bunyi suara HP bik inah. dan bik inah lagsung minta pamit permisi kepada penghuni kamar yang berada di situ. begitupun kedua sahabat Ansar juga ikut pamit dari kamar itu. mereka bukan pamit untuk pulang melainkan untuk masuk kekamar masing-masing.ya para sahabat Ansar memiliki kamar masing-masing di kediaman ansar. sedangkan Khaira dan raja memilih tuk tidur bersama di tempat tidur Ansar itu pun atas kemauan raja.meskipun merasa canggung dan sedikit was-was karna Khaira takut akan kemurkaan Ansar jikalau Ansar pulang atau mengetahui bahwa Khaira tidur di tempatnya.namun demi raja Khaira pasrah jika dia akan di hukum nantinya. sementara bik setelah berbincang bincang ditelepon dia langsung melanjutkan kegiatannya di rumah ini dan tak lupa pula ber istirahat.


sedangkan ayu dia lagi gelisah memikirkan bagaimana cara agar dia terlepas dari bik Inah, sebenarnya dia sih tidak takut akan bik Inah. namun dia mengetahui bahwa dalam.kamar Ansar memiliki kamera cctv yang tersembunyi. pernah sekali dia masuk ke dalam kamar Ansar dan Ansar menghukumnya waktu itu. akan tetapi karna dia di bela sama Kartika, maka dia terlepas dari amukan ansar. dan itu menjadi peringatan yang pertama dan yang terakhir buat ayu. jika dia melanggarnya lagi maka dia tak akan melepaskan ayu dari hukuman yang Ansar berikan. ayu pandai mencari muka. tapi bik Inah tidak mudah di kelabui. bik inah memegang semua rahasia ayu. pernah sekali ayu ingin melenyapkan bik Inah. akan tetapi karna kepandaian dan kecerdikan bik Inah ayu gagal melenyapkan bik Inah. alhasil ayu yang terancam waktu itu. dan dia lagi lagi di tolong oleh Kartika. ya ayu adalah anak buahnya Kartika,dia di pungut oleh Kartika di tempat bordir suatu bar ternama tempat Kartika sering nongkrong, ayu salah satu psk yang ada di bar tersebut dia sering di siksa oleh pelanggan nya.di situlah kartika menjadi menyelamatkan ayu. dan memberi pekerjaan baru, yaitu mengangkat menjadi pengabdiannya dan ketika Kartika berhasil menjebak Ansar untuk menikahinya. ayu di gotong Kartika tinggal bersamanya. dengan dalih asisten pribadinya. ketika Kartika di depak di kediaman ansar itu pun atas kelicikan ayu tujuannya ingin merebut Ansar dari ayu, tujuan ayu jika ada kesempatan dia juga ingin menjebak Ansar seperti yang dilakukan Kartika waktu dulu. namun sayang tujuan ayu lebih dulu di ketahui bik inah. bik Inah selalu menggagalkann rencana jahatnya ayu. dia tidak selalu memantau pergerakan kelakuann ayu. apapun yang ayu lakukan tak pernagh lepas sedikitpun dari pantauan bik inah, dan bik inah juga mengutuskan seseorang untuk mengawasi ayu 24 jam apapun yang menjadi aktifitas nya ayu. termasuk ayu menyiksa Khaira itupun dalam pantauan bik Inah. bik Inah mengetahui semuanya. jika dalam masa wajar bik Inah masih diam, tapi jika sudah kelewatan bik Inah akan bertindak. bik Inah melakukan semua itu atas perintah dari tuan besar yaitu kakeknya Ansar. kakenya Ansar tidak akan melepaskan Ansar begitu saja. karna Ansar adalah pewaris satu satunyA dia pewaris tunggal semua aset kekayaan keluarganya. karna hanya Ansar satu satunya penerusnya yang ada. sedangkan Tante Salimah yaitu tantenya Ansar tidak memiliki keturunan. kakeknya Ansar dan Tante Salimah juga tidak mau hartanya direbut oleh orang yang tidak mempunyai ikatan darah dengan keluarganya. meskipun Tante Salimah mempunyai suami dia tidak rela membagikan hartanya sepeser pun kepada suaminya tersebut. apalagi suaminya berpoligami dan mempunyai anak dengan wanita lain. sedangkan ibunya Ansar juga menikah lagi dengan ayahnya Samier. maka kakeknya Ansar tidak akan melepaskan Ansar begitu saja tanpa pengawasannya. dia mengutuskan bik inah dari waktu Ansar lahir. waktu itu ayahnya Ansar pun tidak keberatan sedikitpun itu semua karna ketulusan bik Inah dan keluarganya juga..


__ADS_2