
Daisy dan Steve duduk di bangku taman. Merekapun membicarakan tentang Yuli dan Denis.
"Apa Om Denis belum menceritakan pada Kakak?" tanya Steve.
"Cerita soal apa?" Daisy bertanya balik.
"Soal mama, mama Yuli sudah meninggal sebulan yang lalu. Setelah papa meninggal, mama sering melamun dan akhirnya sakit-sakitan. Dua bulan lalu, perusahaan papa dirampas paman Sam, adiknya papa. Mama shock dan sakitnya bertambah parah, sebulan yang lalu mama meninggal." Steve bercerita dan tanpa sadar air matanya terjatuh.
"Maafkan kakak, kakak tidak tahu. Karena kamu juga baru datang kemarin, papa mungkin lupa memberitahu kakak. Kakak turut berdukacita, kamu yang sabar ya," ucap Daisy sambil mengusap pundak Steve.
"Karena Steve diusir dari rumah papa, jadi Steve hanya bisa merepotkan Om Denis dan kakak," ucap Steve dengan tersenyum canggung.
Steve dan keluarga Denis sebenarnya tidak ada hubungan saudara sama sekali. Hanya karena neneknya Steve dan ibunya Denis bersahabat dan Denis sudah menganggap Yuli adiknya. Steve malu karena dirinya akan menumpang hidup pada Denis.
Daisy sungguh merasa kasihan pada Steve, karena Daisy juga tahu, bagaimana rasanya kehilangan orang yang kita sayangi. Apalagi sosok Yuli mirip dengan Shilla, ibu yang sangat penyayang dan baik hati.
" Jangan berpikir bahwa kau akan merepotkan. Kakak dan papa, sudah menganggap kamu sebagai keluarga. Jadi kami senang kamu tinggal bersama kami. Pulanglah ke rumah, kakak titip papa dulu. Nanti kalau papa sudah sehat, baru kamu bekerja," ucap Daisy.
__ADS_1
"Ya, Kak. Steve pulang dulu kalau begitu, Steve akan menjaga Om dengan baik," jawab Steve.
Steve pergi meninggalkan Daisy yang terduduk dengan sedih. Bagaimanapun juga, Yuli adalah orang yang Daisy sayangi selain mamanya. Daisy menyesal karena tidak melihat Yuli untuk terakhir kalinya. Daisy memutuskan kembali ke klinik kantor setelah perasaannya sedikit membaik.
***
1 Tahun kemudian.
Sebuah acara pesta pernikahan yang megah sedang digelar di rumah Denis. Denis memakai setelan jas putih dan dasi panjang berwarna abu-abu, berdiri di ujung tangga dan tersenyum bahagia. Denis teringat kembali ke masa dimana ia menikahkan Daisy. Kini di rumah itu kembali diadakan pesta pernikahan.
Para kolega Denis datang satu persatu memberikan ucapan selamat untuk Denis. Denis menyambut mereka dengan senyum bahagia. Seorang rekan bisnis menghampiri Denis.
"Terima kasih, karena sudah menyempatkan datang. Saya tahu, Pak Lionel sangat sibuk. Saya sungguh terharu, Bapak bisa hadir. Silahkan menikmati pestanya, saya permisi untuk menyapa yang lain," ucap Denis.
"Terima kasih juga, karena sudah disambut dengan baik. Silakan jika Pak Denis ingin menyapa yang lain, saya juga ingin menyapa yang lain," ucap Lionel.
Hari ini, Denis menikahkan Steve dengan wanita pilihannya. Denis juga menyerahkan perusahaan untuk dipimpin Steve sementara. Saat Raffa dan Raffi sudah dewasa nanti, perusahaan itu akan dialihkan kepada mereka berdua. Pesta pernikahan berjalan lancar. Sesuai rencana, setelah menikah, Steve akan pindah dari rumah Denis. Denis memberikan sebuah apartemen sebagai hadiah pernikahan untuk Steve dan Lola, istri Steve.
__ADS_1
____________________________
hy hy reader ... ini end ekstra partnya ya.
dah pada shock duluan ya, tenang saja. Dari awal Yuli dan Denis sudah menjadi saudara angkat.
Karena author butuh pemain lain untuk masa depan jadi author hadirkan 3 part ekstra sebelum author memulai season 3
Season 3 nanti, author mau mengisahkan anak kembar Daisy dan Juan.
smoga kalian bakal suka
so stay terus ya sm author abal2 super gaje
makasih buat kalian yang rajin kasih author like, n vote. krisannya juga sangat author hargai.
see you next story
__ADS_1
sampai jumpa di cerita selanjutnya.