Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 34.Lahirnya litle princess


__ADS_3

***9bulan kemudian


Ajeng,Noval dan Denis duduk didepan ruang operasi.Karena Shilla masih juga belum sadar jadi tim dokter melakukan operasi caesar untuk mengeluarkan janin Shilla yang sudah cukup untuk dilahirkan.Operasi berjalan lama karena dokter harus berhati hati terhadap keadaan ibu dari janin yang keadaannya sedang koma


"Mass ini sudah tiga jam tapi operasi belum selesai juga"ucap Ajeng.Ajeng juga sedang mengandung 7 bulan jadi dia sedang pada masa cepat merasa lelah


"Sabar sayang..kita doakan semoga mereka berdua selamat.Apa kamu lelah?"tanya Noval.Ajeng mengangguk dan mengusap usap perutnya yang buncit


"Den..aku akan mengantar Ajeng dulu ke depan.Dia sudah lelah jadi aku akan memanggilkan taxi untuknya agar pulang lebih dulu!"ucap Noval.Ajeng menarik lengan kemeja Noval


"Ya sebaiknya Ajeng beristirahat.Tidak baik untuknya jika kelelahan.Kau juga pulang saja dan temani Ajeng.Aku tidak apa apa sendiri!"ucap Denis.Ajeng terus menarik lengan kemeja panjang Noval


"Aku gak mau pulang mas!! aku mau lihat baby mba Shilla.Nanti kalau dah lihat baby dan mba Shilla baru aku pulang!"ucap Ajeng


"Tapi sayang kamu gak boleh terlalu lelah!"ucap Noval


"Aku cuma lelah sedikit kok!"ucap Ajeng.Tak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruang operasi.Noval dan Ajeng bernafas lega setelah mendengar tangisan bayi Shilla.Tapi berbeda dengan Denis,hatinya makin cemas setelah mendengar tangisan sang buah hatinya


*flashback*


"Pak Denis.Usia kandungan ibu Shilla sudah masuk fase untuk melahirkan.Dan melihat kondisi bu Shilla yang masih belum sadar dari komanya maka kami memutuskan untuk melakukan operasi caesar.Hanya saja,,!"dokter Adrin menggantung ucapannya.Denis mencoba tabah dengan apapun yang Tuhan takdirkan nanti


"Katakanlah dok,apa kemungkinan terburuk dari operasi ini?"tanya Denis sekuat hati menahan kesedihannya


"Kondisi janin ibu Shilla dalam keadaan sehat.Akan tetapi kami tidak tahu apakah ibu Shilla dapat bertahan hidup selama proses pembedahan.Saya harap pak Denis bisa menguatkan hati jika ibu Shilla tidak dapat bertahan!"ucap dokter Adrin


Denis tak sanggup berkata kata dan hanya meneteskan air mata.Dan dengan perasaan hancur dia menanda tangani surat pernyataan yang disodorkan dokter


*flashback off*


Dengan perasaan berkecamuk Denis menyatukan kedua tangannya dan berdo'a dalam hati

__ADS_1


('ya Tuhan tolong selamatkan istriku') Denis terus memandang pintu ruang operasi.Setengah jam berlalu pintu itupun terbuka.Denis yang sedang duduk pun segera berdiri menghampiri dokter yang melakukan operasi caesar


"Bagaimana keadaan istri saya dok?"tanya Denis cemas.Dokter Adrin keluar tak berapa lama setelah Denis bertanya


"Untuk kondisi ibu Shilla,bapak silahkan bicarakan dengan dokter Adrin karena beliau lah yang bertanggung jawab atas istri bapak.Saya permisi pak Denis,dokter!"ucap dokter bedah itu.Meninggalkan Denis dan dokter Adrin serta Ajeng dan Noval


"Ajeng lihat baby dulu ya mas Denis!"ucap Ajeng dan Denis hanya mengangguk.Ajeng diantar oleh Noval ke ruang bayi.Suster sudah memasangkan gelang berwarna pink yang diberi nama baby Shilla.Ajeng tahu warna pink untuk bayi perempuan dan biru untuk laki laki


"Wah princessnya mba Shilla cantik sekali.Baby kita nanti laki laki atau perempuan ya mas?"tanya Ajeng pada Noval


"Kalau kamu penasaran kenapa tidak di USG saja!"ucap Noval


"Aku gak mau mas.Aku ingin anak pertama kita menjadi surprise,entah itu laki laki atau perempuan kita akan tetap menyayanginya sepenuh hati!"ucap Ajeng


"Tentu saja..sayang!"jawab Noval


Denis dan dokter Adrin pergi ke ruangan dokter Adrin.


"Syukurlah pak Denis karena ibu Shilla tetap bertahan.Sepertinya meski dalam keadaan koma tapi bu Shilla mempunyai tekad untuk bertahan demi anaknya!"ucap dokter


"Hahh syukurlah"Denis bernafas lega


"terima kasih dokter.Lalu apakah ada tanda tanda istri saya akan segera sadar?"tanya Denis penuh harap


"Untuk hal itu sepertinya kita harus tetap bersabar dan berdo'a,karena kondisi istri anda masih sama seperti sebelumnya"ucap dokter Adrin


"Iya dok..saya setiap hari berdoa.Saya permisi dok.Saya ingin melihat bayi saya!"Denis pamit undur diri


"Silahkan pak Denis.sekali lagi selamat atas kelahiran putri pertama anda!"


"Terima kasih dok!"ucap Denis

__ADS_1


(Putri?,,jadi anak kita seorang putri sayang)gumam Denis.Dia lalu pergi ke ruang perawatan bayi.Denis melihat Ajeng dan Noval yang tersenyum bahagia melihat putrinya.Ajeng mendengar suara langkah Denis dan menoleh


"Mas..lihat!! princessnya mas Denis dan mba Shilla cantik sekali!"ucap Ajeng.Denis menghampiri kaca dan melihat ke arah telunjuk Ajeng menunjuk putrinya.Denis tersenyum bahagia sekaligus sedih


"Sayang..putri kita benar benar cantik.Hiks hikss putriku yang malang.Kamu harus tumbuh tanpa ASI dari seorang ibu hikss hikkss.Dan tanpa belaian ibumu..Sayang kumohon bangunlah.Lihat princess kecil kita.Dia benar benar mirip denganmu"Denis terisak meratap dan terduduk di kursi didepan ruang perawatan bayi.Ajeng terenyuh dengan isakan pilu Denis


"Mass hiks hiks..maafin Ajeng mas hiks hiks maafin Ajeng"Ajeng memeluk suaminya seraya berkata dengan penuh penyesalan.Meskipun Denis tidak menyalahkan mereka tetapi Ajeng dan Noval tetap merasa bersalah


"""""""""""""""""::::::::::::::"""""""""""""""""""


Dear readers


makasih ya buat yg udh ttap stay disini


tetap dkung karyaku


Maaf author gak bisa crazy up


dan gak bisa menuhin keinginan kalian


untuk sering2 up.Author tetap berusaha semampu authot untuk maaf


mohon dimengerti


jangan lupa like n komen


dan jadikan karyaku sebagai favorit


baca juga karyaku yg lain ya genks


dengan cara click foto profileku

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2