Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 30 Tangisan Denis


__ADS_3

Shilla hanya tinggal sepuluh langkah lagi dari tempat Noval berdiri.Langkahnya terhenti oleh wanita misterius dan tanpa Shilla sempat bertanya wanita itu mengayunkan pisaunya dan menusuk perut Shilla


"Aaakkkhhh"Shilla terjengkang saat wanita itu menarik pisau yang menusuk perut Shilla.Noval seketika berlari saat melihat wanita itu menusuk Shilla


"SHILLLAAA..perempuan brengsek aku akan membunuhmu"Noval menepis pisau yang dipegang si wanita misterius lalu pisau itu terjatuh.Noval mencekik wanita itu.Suasana loby menjadi tegang.Dua orang satpam segera menangkap si wanita dan seorang pengunjung hotel menjauhkan Noval dari wanita itu


"Udah udah mas..nanti kalo dia mati mas juga masuk penjara.Mending mas urusin pengantinnya mas tuh!"ucap pengunjung hotel.Satpam itu langsung menelpon polisi dan membawa wanita yang menusuk Shilla ke pos satpam sambil menunggu polisi tiba.Satpam itu juga menelpon ambulance.Noval mendekati Shilla dan memangku kepala Shilla.Shilla memegangi perutnya yang berdarah


Dress putih yang dipakai Shilla menjadi merah oleh darah yang merembes dari luka tusukan di perutnya


"Shil..tahan ya Shil sebentar lagi ambulance datang hik hik"ucap Noval menangisi kondisi Shilla


"Val aku mau kamu cepat nikah sekarang.aku takut uhukk uhukk.Aku takut aku tidak akan bisa datang dilain hari jika kau tidak menikah hari ini!"ucap Shilla dengan nafas yang tersengal


"Gak Shil..jangan mikirin gw.lo pikirin dulu biar lo selamat dulu.Gw gapapa batal nikah hari ini.Maafin gw Shil hikks hikks kalo gw gak nyuruh lo datang pasti lo gak kaya gini"ucap Noval tersedu penuh penyesalan.Dia merasa bersalah


"Val uhukk uhukk cepat Val heehh heehhh.nikah depan aku kumohon!"ucap Shilla.Wajahnya sudah pucat dan mengeluarkan keringat dingin.Noval terpaksa mengikuti keinginan Shilla.Noval menelpon Ajeng dan pendeta agar menemui mereka diloby.Mereka langsung mengucapkan janji pernikahan didepan Shilla,pendeta dan pengunjung hotel yang menatap iba pada Shilla,Ajeng dan Noval


Tak lama setelah mereka mengucap sumpah pernikahan Shilla pun terkulai lemas.ambulance tiba di halaman hotel dan segera menurunkan ranjang dorong


"Shil bangun Shil..lo harus bertahan"ucap Noval benar benar khawatir


"Mba Shilla.bertahanlah mba!"ucap Ajeng.Shilla lalu dibawa ke rumah sakit Pertiwi yang tak jauh dari hotel x.Dia langsung dilarikan ke ruang operasi.Noval dan Ajeng menunggu didepan ruang operasi


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**dikantor Eko .corp.


"Baiklah pak Denis dan bu Yuli saya setuju dengan proposal ini dan akan segera menginvestasikan modal kepada perusahaan Julian .corp."ucap pak Eko

__ADS_1


"Terima kasih pak Eko.terima kasih banyak atas kepercayaan bapak kepada perusahaan papa saya"ucap Yuli sumringah.Mereka lalu berjabat tangan dan berpamitan


"Baik pak Eko sekali lagi terima kasih.kami permisi kembali ke kantor kami"ucap Denis


"Sama sama pak Denis.saya sangat percaya dengan kinerja pak Denis"ucap Eko


Denis dan Yuli menaiki mobil Denis.Denis melirik jam tangannya.Sudah jam makan siang,tapi Denis belum menerima telpon dari Shilla.Yuli menatap geli Denis yang cemberut setelah melihat jam


"Kenapa kak?"tanya Yuli


"Aku ada janji makan siang dengan Shilla.tapi sampai sekarang belum ada kabar dari Shilla apakah dia sudah tiba dikantor atau belum"ucap Denis lesu


"Oooo"ucap Yuli


"Panjang amat 'O' nya?"ledek Denis.mereka tertawa bersama


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Operasi Shilla baru berjalan setengah jam.Ajeng dan Noval masih menggunakan pakaian pengantin mereka


"Kak..apa gak sebaiknya kita telpon suami mba Shilla?"tanya Ajeng


"Oh iya kakak lupa sayang.Mana dompet Shilla.kakak tidak punya nomernya.di hp Shilla pasti ada kan.semoga gak pake password"ucap Noval.Ajeng menyerahkan dompet Shilla dan Noval bersyukur karena ponsel Shilla tidak memakai kunci pengaman


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**di mobil Denis


drrtttt drrttttt..ponsel Denis bergetar di dashboard mobil

__ADS_1


"Hemm akhirnya nelpon juga"ucap Denis tersenyum.Yuli hanya geleng geleng melihat kakak angkatnya ini tersenyum penuh cinta


"Halo sayang!"sapa Denis


('Maaf Den..ini gw Noval')


"Kok hp Shilla ada sama kamu.Shilla kemana?"tanya Denis heran


('Shilla masuk rumah sakit dan sedang dioperasi!')


"APAAA"ucap Denis terkejut


"Kenapa Shilla bisa ada di ruang operasi.apa yang terjadi padanya Val?"tanya Denis


('Gw jelasin nanti disini.lo sebaiknya cepat kesini ke RS.Pertiwi')ucap Noval


"Ok saya kesana sekarang"ucap Denis lalu menutup dan menyimpan ponselnya kembali di dashboard


"Ada apa kak dengan kak Shilla?"tanya Yuli khawatir


"Kakak gak tahu.yang penting kita ke rumah sakit dulu"ucap Denis


Denis mengendarai mobilnya dengan ugal ugalan


"Kak hati hati kak.jangan sampai nanti kita ikut celaka dijalan.nanti bagaimana dengan kak Shilla kalo kak Denis kecelakaan"ucap Yuli.Denis mengurangi sedikit kecepatannya


Yuli melihat tangan Denis yang gemetar dengan wajah yang sangat khawatir.Yuli merasa kasihan menatap Denis


('ya Tuhan tolong selamatkan kak Shilla.aku tidak bisa membayangkan bagaimana dengan kak Denis jika kehilangan kak Shilla.wanita yang dicintai begitu lama yang baru saja dia dapatkan cintanya.akan seperti apa rasa sakit yang dialami kak Denis aku tak bisa bayangkan.tolong Tuhan selamatkan kak Shilla')Yuli berdoa dalam hati.Mobil itu melaju menuju rumah sakit Pertiwi

__ADS_1


__ADS_2