Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 25.Clear


__ADS_3

hi readers


smoga kalian ga bosen ya dengan cerita mereka


author harap kalian ttp dkung author biar author ttp semangat


yu ah capcus kita lanjut


happy reading


^^^^^^^^^^^^^^^^^


Shilla pergi dengan memakai taxi online.Shilla memberikan alamat yang tertera dibalik surat yang membungkus cincin.Shilla sampai dialamat yang dicarinya tak lama kemudian


tok tok tok..Shilla mengetuk pintu dan si pemilik rumah membuka pintunya


"Cari siapà ya?"tanya wanita itu


"Bisa saya bicara di dalam?"tanya Shilla


"Silahkan!"wanita itu mempersilahkan Shilla masuk dan mempersilahkan duduk


"Silahkan duduk mba! saya buatkan minum dulu sebentar!"ucap si wanita


"Tidak perlu saya tidak lama! kalo saya boleh bertanya nama mba siap? maaf kalo saya tidak sopan!"ucap Shilla.Shilla menanyakan namanya karena Noval tidak memberitahu Shilla nama wanita itu.


"Saya Ajeng kalo mba ini siapa?"wanita itu balik menanyakan nama Shilla.


"Saya Shilla mba Ajeng!"jawab Shilla


"Kalo saya boleh tahu.Ada perlu apa ya mba Shilla mencari saya?"tanya Ajeng


"Mba Ajeng ini benar pacarnya Noval?"tanya Shilla


"Benar.Kenapa memangnya dengan Noval? jangan jangan kamu wanita yang tergila gila sama Noval ya?"tanya wanita itu


"Bukan.Mba Ajeng tenang saja.Saya sudah menikah dan saya bukan orang yang dimaksud Noval!"ucap Shilla


"Oh maaf kalo gitu mba Shilla,ada perlu apa mba Shilla mencari saya?"tànya Ajeng


"Saya kesini karena Noval meminta saya untuk memberikan ini!"Shilla mengambil cincin itu dan memberikannya pada Ajeng cincin yang terbungkus oleh secarik kertas.Ajeng membukanya dan membaca surat itu.Lalu Ajeng memakai cincinnya dan meletakan suratnya di meja


"Terima kasih mba Shilla sudah bersedia mengantarkan surat ini.Memang sudah seminggu ini saya dilarang datang ke coffeshop oleh Noval karena pernah ada yang hampir sengaja menabrak saya.Dia juga mengancam saya terang terangan di depan Noval!"ucap Ajeng


"Semoga setelah ini cinta kalian bersatu untuk selamanya!"ucap Shilla


"Amin.Terima kasih mba.Kalo boleh tahu mba ini teman SMA Noval bukan ya?"tanya Ajeng

__ADS_1


"Iya saya teman SMA Noval!"ucap Shilla sambil tersenyum


"O iya Jeng karena ini sudah sore,saya pamit pulang!"ucapnya lagi


"Kan baru jam 2 masih siang mba.Gimana kalau mba makan saja dulu disini"tawar Ajeng


"Kapan kapan saja ya Jeng.Saya sedang menunggu kiriman pot bunga,saya harus pulang sekarang.Saya pulang ya!"ucap Shilla berpamitan pada Ajeng


"Oh iya mba Shilla besok datang juga ke hotel x ya!,saya gak mau tahu mba harus datang! ok"ucap Ajeng


"Baiklah aku pasti datang.Aku pergi bye"Shilla melambaikan tangan dan masuk kedalam taxi.Taxi melaju pergi meninggalkan rumah Ajeng


"Kemana kita sekarang mba?"tanya supir taxi


"Antar saya ke taman terdekat dari sini!"ucap Shilla.Dia merasa malas untuk pulang jadi memutuskan menenangkan pikirannya lebih dulu di taman.Setengah jam kemudian Shilla tiba di taman.Shilla membayar ongkos taxi lalu turun dan berkeliling di taman itu


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**dirumah Denis


Denis duduk dan mencoba menelpon Shilla setelah tiga jam Shilla belum pulang juga.Saat Denis mendial nomor Shilla


drrrttttt ddrttttt..ponsel Shilla ternyata ditinggal di rumah.Shilla sengaja mengeluarkan ponselnya dan menaruhnya dimeja rias


"Kamu takut aku ganggu kencan kamu Shil.Karena itu kamu tinggal ponsel kamu Aahh sial"Denis marah marah sendiri dan membanting ponselnya ke ranjang dengan kesal


Denis turun dan hendak membuka pintu tapi Dona sudah lebih dulu membuka pintu dan menanda tangani surat penerimaan pengiriman untuk kiriman bunga yang dibeli Shilla tadi siang.Denis menghampiri ke depan rumah


"Siapa yang membeli bunga bunga ini?"tanya Denis pada kurir yang sedang menurunkan pot pot bunga mawar pesanan Shilla


"Bu Shilla yang membelinya pak!"jawab sang kurir


"Oh"Denis hanya menjawab singkat dan membatin


('Shilla tidak bohong padaku.Tapi aku sudah menuduhnya berbohong soal bunga ini.Aku akan cari dia sampai ketemu.Dia pasti masih marah sama aku')ucap Denis dalam hati.Denis pun pergi mengendarai mobilnya menyusuri jalanan sepanjang arah rumahnya menuju ke jalan merpati no 44


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**ditaman cantika


Shilla duduk dibangku taman yang terlihat kosong.Dia menyandarkan punggungnya disandaran bangku taman itu.Pikiran Shilla melayang menyesali kelakuan bodohnya.Hanya karena cemburu Shilla mengiyakan semua tuduhan Denis.Shilla ingin Denis juga merasakan apa yang dirasakannya


('Hah bodohnya aku yang berbuat seperti itu.harusnya aku jujur saja sama mas Denis.hanya karena ingin membalas rasa cemburuku aku malah membuat semuanya jadi makin rumit.maafkan aku mas,sekarang aku terlalu takut untuk pulang.aku takut kamu masih marah!!')Shilla memejamkan matanya.Merasakan hembusan angin yang menerpa wajah lelahnya selama seharian ini


Denis sampai di rumah Ajeng


tok tok tok..Denis mengetuk pintu.Denis merasa penasaran dengan alamat yang tertulis di kertas.Ajeng membuka pintu

__ADS_1


"Cari siapa mas?"tanya Ajeng


"Saya cari Noval!"jawab Denis


"Maaf tapi Noval tidak tinggal disini mas.Mas coba cari di coffeshop saja!"ucap Ajeng


"Oh.kalau Shilla,apakah dia kemari?"tanya Denis ragu ragu


"Benar tadi Shilla datang kesini tapi dia sudah pergi dari sini dua jam yang lalu.Mas ini suami mba Shilla ya?"tanya Ajeng


"Iya benar.Bisakah saya menanyakan sesuatu?"tanya Denis


"Boleh mas.Mau masuk dulu mas?"ucap Ajeng


"Tidak perlu.saya hanya ingin tahu tentang cincin dan surat dari Noval!"ucap Denis


"O..soal cincin.Iya mba Shilla datang kesini untuk memberikan surat dan cincin titipan dari Noval.Saya juga mengundang mba Shilla untuk datang ke pernikahan saya besok di hotel x,jika tidak sibuk mas juga boleh datang bersama mba Shilla"jawab Ajeng


"Terima kasih.saya akan datang bersama Shilla.Kalo gitu saya permisi!"Denis pamit dan merutuk dirinya sendiri


('kenapa aku bego banget sih.gak bisa bedain ekspresi Shilla apakah dia bersungguh sungguh atau mengucapkan hal itu karena marah."Dimana kamu sayang"')Denis memarahi dirinya sendiri.Denis melewati taman dan melihat seorang wanita yang duduk dibangku taman membelakangi jalan raya.Denis merasa yakin jika punggung seseorang yang dilihatnya itu adalah Shilla


Denis menghentikan mobilnya di parkiran taman.Denis turun dan menghampiri bangku tempat Shilla duduk


"Sayang.."panggil Denis memegang bahu wanita itu


"Siapa ya?"tanya wanita yang ternyata bukan Shilla.Tapi Denis yakin yang dilihatnya tadi adalah Shilla.Baju yang digunakan wanita barusan juga berbeda dengan yang dilihatnya saat masih didalam mobil.Denis memutuskan mencarinya di taman itu.Denis berlari kesana kemari sambil tengak tengok mencari keberadaan Shilla


Shilla yang sedang melamun tidak memperhatikan keberadaan Denis yang berlari didepannya mencari Shilla.Denis melihat ke arah kiri sambil berlari.Saat pandangan Denis menghadap ke depannya akhirnya Denis melihat Shilla yang berjarak sepuluh langkah darinya.


Denis berhenti berlari dan berjalan ke arah Shilla.Shilla berjalan pelan dengan tertunduk.Tiga langkah dari Denis Shilla mengangkat wajahnya dan langkahnya terhenti melihat pria yang berdiri dihadapannya.Mereka sama sama terpaku ditempat mereka berdiri.Lalu Denislah yang melangkah maju menghampiri Shilla sedangkan Shilla hanya diam tak bergerak dan terus menatap Denis yang melangkah ke arahnya


Denis sampai didepan Shilla dan langsung memeluknya


"Maaf!!"ucap Denis.Shilla menangis dalam dekapan Denis


"Maafin mas"ucapnya lagi


"Hikkss hikkss.maafin aku juga mas!!"ucap Shilla.Mereka berpelukan penuh haru.Denis mengusap ngusap rambut Shilla dengan sayang.Shilla menenggelamkan wajahnya didada bidang Denis.Semua kesalah fahaman Denis terjawab sudah


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


tinggalkan jejak kalian ya readers


please like n koment


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2