
Denis menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah.
('Kau sedang bersandiwara mas? oke aku akan membantumu')Shilla bergumam dihatinya seraya tetap berpura pura tidur
Mereka tiba ke rumah 20 menit kemudian.Tepat jam 7 malam Shilla dan Denis sampai ke rumah.Setelah merasakan mobil berhenti Shilla pun membuka matanya dan turun tanpa mengatakan apa pun pada Denis.Denis menghela nafas sedih
"Wah lihat istri tak tahu diri yang baru saja menemui kekasihnya ini.Masih berani pulang kesini ternyata!"ucap Dona menyindir Shilla yang hendak menaiki tangga.Yuli keluar dari kamar karena mendengar ibunya yang sedang menyindir Shilla
"Maa..sudah"ucap Yuli pada Dona
"Kak Shilla sudah makan malam?"tanya Yuli.Denis menghampiri mereka setelah memarkir mobilnya di garasi
"Jangan sok akrab dan aku bukan kakakmu!!"jawab Shilla dengan tatapan sinis pada Yuli.Denis yang mendengar Shilla berkata ketus pada Yuli merasa marah dan membentak Shilla
"Shillaaa..jangan keterlaluan.minta maaflah pada Yuli.Dia hanya bertanya padamu,apa harus kamu berkata sekasar itu?"bentak Denis pada Shilla.Shilla menoleh melihat Dona yang tersenyum sinis pada Shilla
"Maaf"ucap Shilla pada Yuli
"Aku gak marah kok kak!" jawab Yuli
"Apa kau puas?"ucap Shilla ketus pada Denis lalu naik menuju ke kamarnya
__ADS_1
"Kamu dan tante istirahatlah.mungkin Shilla hanya sedang kesal karena aku memarahinya,jangan dimasukan ke hati!"ucap Denis lalu pergi menyusul Shilla ke kamar.Saat masuk ke kamar Denis melihat Shilla yang sedang mengambil gaun tidur
"Shil..aku harus menjelaskan padamu soal Yuli!"ucap Denis lembut.Denis tidak mau membuat Shilla marah lagi
"Seharian aku belum mandi mas.Aku mandi dulu!"ucap Shilla dengan santai seolah tak ada masalah antara mereka.Shilla masuk ke kamar mandi,Shilla sengaja memilih gaun tidur tipis berbahan satin
Denis mengganti pakaiannya dengan baju tidur dan duduk melamun diranjangnya.Denis memikirkan Shilla
"Apakah dia masih marah? tapi tadi sebelum ke kamar mandi nada bicaranya biasa saja.Hah semoga saja kamu sudah tak marah padaku Shil!"Denis bergumam pelan pada diri sendiri.Shilla selesai mandi dan keluar dengan memakai baju tidurnya.Shilla duduk disamping Denis yang juga sedang duduk bersandar di ranjang
"Kamu masih marah sama mas?"tanya Denis menatap kesampingnya ke arah Shilla
"Tidak mas!"jawab Shilla sambil tersenyum.Shilla menggeser duduknya lalu merebahkan kepalanya dipangkuan Denis.Denis hanya melongo melihat Shilla yang tiduran di pangkuannya
"Aku gak marah lagi.Tadi aku cuma pura pura marah sama Yuli.Kamu bilang sedang bersandiwara kan.Aku bantuin kamu!"ucap Shilla dengan kedua tangannya masih menangkup wajah Denis
"Kamu dengar ucapan saya waktu di mobil?"tànya Denis.Shilla hanya tersenyum.
"Jadi kamu pura pura tidur tadi?"tanya Denis lagi.
"Sayang...sampai kapanpun gak akan ada yang bisa menggantikan kamu dihati mas.Percayalah sama mas "ucap Denis
__ADS_1
"Aku hanya akan percaya sama kamu mas.Aku janji gak akan salah faham lagi sama kamu mas!"ucap Shilla.Shilla memejamkan mata dan kembali mereka berciuman.
Shilla tiduran dilengan Denis dan memeluknya Denis juga memeluk Shilla lalu mengecup kening dan puncak kepala Shilla
"Mas.."panggil Shilla
"Hm.Apa sayang?"tanya Denis
"Mulai besok kita akan berakting didepan tante Dona kalau kita masih marahan!"ucap Shilla.Denis mengusap pipi Shilla
"Hem mas ngerti.Kamu sabar ya sayang.Mas sedang menunggu keputusan dari pak Eko.Jika dia setuju dan menandatangani proposal yang mas ajukan maka Yuli dan tante Dona akan pulang!"ucap Denis menatap wajah Shilla.Shilla hanya mengangguk dan tersenyum menatap Denis.
"Mas.. mau ngapain.."Shilla mendorong Denis karena geli merasakan Denis yang mengelitikinya.
"Mau bikin anak heehe"ucap Denis lalu menutupi tubuh mereka dengan selimut dan melanjutkan olah raga malamnya sampai beberapa kali malam itu.Sampai akhirnya mereka terlelap kelelahan sampai pagi tiba
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
tinggalkan jejak kalian readers
dan makasih juga buat kalian yang dah do'ain husband author
__ADS_1
Author berterima kasih buat kalian yang setia baca,koment,n like novel author
meskipun author kurang konsisten up'y