
Mereka tidur terpisah dalam satu kamar.Denis tidur disofa dan Shilla di ranjang.Tengah malam Shilla terbangun karena ingin buang air kecil,dia menoleh ke sofa dan melihat Denis yang kedinginan.Shilla mencari selimut di lemari setelah menemukan selimut lalu Shilla menyelimuti Denis.Barulah setelah menyelimuti Denis,Shilla pergi ke kamar mandi
Denis ternyata hanya berpura pura tidur.Setelah Shilla masuk ke kamar mandi,Denis membuka matanya sebentar lalu memejamkan matanya kembali dan mencoba untuk tidur.Shilla keluar dari kamar mandi dan merebahkan tubuhnya kembali ke ranjang.Entah mengapa Shilla merasa hampa dan sedih,seperti ada yang kurang
"Aneh..aku merasa hampa dan tak ada semangat.Bahkan tidurpun sulit.Apa karena aku terbiasa tidur berdua dan sekarang sendiri.Apa karena itu?"gumam Shilla.Denis juga tak bisa tidur dan menghadap ke sandaran sofa,membelakangi Shilla.Shilla memperhatikan punggung Denis dan rasa hampa dihatinya sedikit berkurang
("Aku pasti sangat mencintaimu sebelum aku amnesia.Karena walaupun aku tidak mengingatmu tapi hatiku hanya ingin dekat denganmu.Saat aku melihatmu perasaanku nyaman dan damai.Tapi saat aku tak melihtmu aku merasa hampa.Sekarang hanya dengan menatap punggungmu saja hatiku sudah merasa lebih baik.Baiklah mas,tak perduli apakah aku bisa mengingatmu lagi ataupun tidak.Aku akan menjalani kehidupanku bersamamu dan putri kita.Kita bangun kembali rumah tangga bahagia kita")gumam Shilla dalam hati.Rasa kantuk pun mulai menyerang Shilla dan tak lama kemudian Shilla pun tertidur
Denis berbalik dan menatap Shilla yang sudah tertidur
"Lima tahun aku tidur sendiri tanpamu tapi aku selalu bisa tertidur dan memimpikanmu.Tapi hari ini aku merasa gelisah tidur disofa sendiri.Ingin rasanya aku naik ke ranjang dan tidur disampingmu,memelukmu sayang.Kapan kita bisa seperti dulu lagi!"gumam Denis pelan.Denis memutuskan mendengarkan musik klasik dari ponselnya dengan menggunakan earphone.Satu jam kemudian Denispun mulai memejamkan mata dan tertidur
Keesokan harinya Shilla bangun jam 6 pagi dan langsung mandi.Setelah mandi Shilla pergi ke dapur dan membantu bi Rum memasak sarapan
"Masak apa bi?"tanya Shilla dengan ceria
"Masak nasi goreng sosis nya! non Daisy suka sekali dengan makanan ini!"ucap bi Rum
"Oh.kalau mas Denis suka makanan apa bi?"tanya Shilla
"Kalau tuan biasanya sarapan roti gandum pake selai kacang sama jus wortel.Kalau makanan,tuan lebih suka makanan yang berbahan daging sapi!"ucap bi Rum.Shilla mengangguk
"Apa bibi sudah membuat jus untuk mas Denis?"tanya Shilla
"Belum nyonya!"ucap bi Rum
"Aku saja yang buat ya bi!"ucap Shilla.Shilla mencuci dua buah wortel lalu mengupas dan memotongnya.Shilla tidak tahu kalau Denis lebih suka pakai susu daripada gula.Shilla menggunakan dua sendok gula lalu memblendernya.Sarapan sudah siap dimeja makan.Shilla pergi membangunkan Daisy
"Daiisy..sayang,heii..bangun!!"panggil Shilla
"Huwaahmmm..mama!"ucap Daisy setelah membuka mata
"Iya sayang ini mama.bangun yuk sudah pagi!"ucap Shilla.Daisy bangun dan berjalan ke arah kamar mandi
__ADS_1
"Daisy mau mama mandiin enggak?"tanya Shilla.Daisy menoleh dan tersenyum lebar
"Mau mah!"jawab Daisy.Shilla menggendong Daisy ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat di bathtub.Shilla memandikan Daisy dalam bathtub,Daisy tak hentinya tersenyum
"Mah..mama tahu nggak?"tanya Daisy
"Enggak sayang.Tahu apa?"tanya Shilla sambil menyabuni Daisy
"Daisy dari dulu ingin sekali mandi bareng mama terus didandanin sama mama.Kaya teman teman Daisy"ucap Daisy.Shilla terenyuh dengan ucapan Daisy.Shilla meneteskan air mata memandang iba pada sang putri yang selama ini hidup tanpa dirinya
"Mama kok nangis.mama gak mau dandanin Daisy ya mama capek ya?Daisy gak jadi minta didandanin tapi mama jangan nangis hiks hiks!"Daisy menangis mengira Shilla menangis karena dirinya nakal
"Daisy janji gak nakal.gak bikin capek mama!"ucap Daisy menghapus air mata Shilla
"Enggak sayang hiks hiks,Daisy gak nakal.Daisy anak yang baik dan pintar.Mama sedih karena mama tidak mendampingi Daisy sejak lahir.Mama janji hiks hiks mulai sekarang mama akan menebus waktu yang Daisy lewati tanpa mama.Mama akan memandikan Daisy setiap hari,mendandani Daisy setiap hari.Semua permintaan Daisy akan mama turuti mama janji!"ucap Shilla
"Horee.."Daisy bersorak riang.Setelah mandi Shilla memakaikan baju lalu menyisiri rambut Daisy
"Rambut Daisy sangat lembut.Pasti anak mama rajin shampoan ya!"ucap Shilla
"Ehm papa salah tuh.Rambut Daisy lebih bagus dari rambut mama.Oh ya rambutnya mama kepang ya?"tanya Shilla.Daisy mengangguk senang.Setelah selesai Shilla meninggalkan Daisy
"Sayang,,mama bangunin papa dulu ya?,biar kita sarapan bareng ok?"Shilla pergi ke kamarnya.Denis tak ada disofa,Shilla mendengar suara air dikamar mandi
"Sepertinya sedang mandi!"gumam Shilla.Shilla melipat selimut yang tergeletak disofa.Denis selesai mandi dan keluar dari kamar mandi
"Pagi sayang!"sapa Denis
"Pagi mas,aku dan Daisy menunggu diruang makan.Gantilah bajumu!"ucap Shilla tersenyum.Denis merasa heran dengan sikap Shilla yang lebih ramah hari ini
"Apa dia sudah mengingat kembali?"Denis bertanya tanya sendiri.Setelah ganti baju Denis turun dan berjalan ke ruang makan.Daisy dan Shilla sudah duduk disana menunggu Denis untuk sarapan bersama
"Pagi princess papa muah"Denis mencium pipi Daisy
__ADS_1
"Em princess papa wangi sekali hari ini!"ucap Denis
"Pagi pah..Daisy dimandiin mama loh pah.Terus mama juga ngepang rambut Daisy pah,cantik kan!"ucap Daisy
"Sangat cantik sayang"Denis memberikan dua jempol kepada Daisy
"Pah..papah cium pipi Daisy.Kok papa gak cium pipi mama?"tanya Daisy.Wajah Shilla memerah mendengar Daisy bertanya seperti itu
"Boleh?"tanya Denis pada Shilla.Wajahnya makin merah ditanya demikian.Daisy dan Denis menatap Shilla yang tak menjawab.Shilla lalu mengangguk pelan.Denis mendekati Shilla
"Pagi sayang..cuupp"Denis mencium pipi Shilla
Deg deg deg..Jantung Shilla serasa memompa lebih cepat karena good morning kiss dari Denis.Denis tersenyum menatap Shilla yang tersipu malu
"Yaudah yuk sarapan.Daisy sini mama suapin!"Shilla memangku Daisy dan menyuapinya.Denis merasa pagi ini cerah sekali.Dengan pemandangan Daisy yang tersenyum disuapi oleh Shilla dan Shilla yang terus tersenyum sedari tadi.Denis meminum jus wortelnya dan merasa ada yang aneh dengan jusnya
"Bii..bi Rum!"panggil Denis.Bi Rum berlari dari dapur dan menghampiri Denis
"Ada apa tuan?"tanya bi Rum
"Kenapa jusnya pakai gula,gak pakai susu.Apa susu didapur sudah habis?"tanya Denis.Shilla yang sedang menyuapi Daisy menjawab dengan rasa bersalah
"Itu buatanku mas.maaf aku gak tahu kalau mas gak biasa pakai gula"ucap Shilla sedih
"Bibi kembalilah ke dapur.Maaf ya bi!"ucap Denis
"Iya tuan tidak apa apa.saya permisi!"ucap bi Rum
Shilla kembali menyuapi Daisy.Setelah Daisy merasa kenyang,Shilla memberikan susu coklat hangat pada Daisy.Wajah Shilla yang tadinya cerah jadi muram karena salah membuat jus
"Shil..,makasih ya.Udah buatin jus buat mas!"ucap Denis
"Maaf aku cuma ingin belajar jadi istri yang baik tapi ternyata aku malah salah.Maaf!"ucap Shilla.Dia bangun menggendong Daisy ke taman dibelakang rumah dan bermain dengan Daisy disana
__ADS_1
"Hemm..terima kasih karena sudah berusaha menerimaku!"gumam Denis yang berdiri dan bersandar di pintu belakang melihat istri dan anaknya sedang asyik bercanda dan berkejar kejaran