Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 9


__ADS_3

hi readers2 tersayang


author bru nyapa nih


please like n koment.kalau bersedia kasih star buat author juga ya say


Ini novelku yg baru


semoga kalian suka ya


happy reading


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Denis dan Shilla sampai di taman atap kamar mereka.Tapi keadaannya gelap,Denis menuntun Shilla agar tidak terjatuh.Denis membawa Shilla menuju gazebo yang ada disamping air terjun mini


"Kamu tunggu disini dan duduklah.Aku akan menyalakan lampunya dulu"Denis pergi menuju saklar lampu dan menyalakannya


cetrekk..lampu taman menyala semua


Shilla menatap takjub taman kecil diatas kamarnya itu.Shilla duduk di gazebo kecil dengan bentuk gazebo yang memanjang.Disamping gazebo terdapat air terjun mini dengan kolam dibagian bawah air terjun yang dibentuk mirip aliran sungai lengkap dengan batu batu kecil sampai berukuran agak besar.Dihiasi lampu lampu tumbler warna warni,dibagian pinggir pagar terdapat pot pot bunga mawar beraneka warna,melati,dan juga anggrek berwarna ungu tergantung dengan indah


"Kamu suka?"tanya Denis karena Shilla hanya bengong menatap bunga bunga dan pemandangan lampu warna warni yang sangat indah.Denis berdiri disamping Shilla dan menepuk pundaknya pelan sampai Shilla terlonjak kaget


"Aahh"Shilla terpekik kaget


"Maaf,apa aku mengagetkanmu?"ucap Denis lalu duduk di gazebo disamping Shilla.


"Tidak,aku saja yang terlalu serius mengagumi keindahan taman ini!"ucap Shilla sambil tersenyum tipis memandang air terjun disampingnya.Denis juga ikut tersenyum melihat Shilla bisa tersenyum

__ADS_1


"Aku akan tambah bunganya kalo kamu suka.Aku bisa bawa pindah semua bunga di toko floris depan jalan itu,asal kamu bisa tersenyum"ucap Denis.Shilla menatap manik mata Denis yang terlihat tulus dan serius dengan perkataannya.Sampai beberapa lama Shilla lalu berpaling karena canggung,jantungnya berdebar menatap Denis


Denis masih terus menatap ke arah Shilla meskipun Shilla sudah memalingkan wajahnya ke depan dan memandangi bunga bunga yang berbaris rapi di pagar balkon


"Gimana mau ga aku bikinin toko bunga sekalian disini"ucap Denis berkelakar


"Ha ha ha ga usah.Kamu mau jadiin aku penjaga toko bunga hahaha"Shilla tertawa lepas untuk pertama kalinya di depan Denis


(dia tertawa sungguh bahagia rasanya hatiku melihat dia tersenyum dan sekarang dia tertawa itu lebih dari sekedar bahagia bagiku.Aku bahkan ingin waktu berhenti saat ini karena aku tidak tahu apakah besok dia juga akan bisa tertawa seperti ini)Denis bergumam dalam hati sambil terus menatap tanpa henti ke arah Shilla


"Lehermu bisa sakit jika terus menatap ke arah yang sama terlalu lama"ucap Shilla


"Tidak apa apa,aku rela kok.Apalagi kalo nanti aku sakit leher terus kamu pijitin itu lebih rela lagi haha"ucap Denis menggoda Shilla.Shilla menoleh dan menatapnya tajam,Denis lalu memalingkan wajah ke atas lalu menunjuk bintang


"Shil kamu suka lihat bintang gak.Tuh lihat bintangnya bagus ya?"Denis hanya berkata untuk mengalihkan tatapan kemarahan Shilla.Shilla menatap bintang yang memang sedang terlihat berkelap kelip menghias langit


(aku tahu ini hanya alasannya yang tidak ingin melihatku marah.tapi aku sama sekali tidak terganggu dengan tipuannya.bintang malam ini memang begitu indah.Ayah terima kasih sudah memilihkan suami yang sangat baik untukku)Shilla tersenyum memandang langit.


"Hmm,,"Shilla hanya berdehem lalu bangun dan melangkah masuk kembali ke kamar.Denis juga masuk setelah mematikan lampu taman lalu berjalan ke arah pintu hendak keluar kamar


"Kamu mau kemana?"tanya Shilla yang melihat Denis hendak keluar


"Baju bajuku masih di kamar bawah dan piyama tidurku juga masih dibawah!"jawab Denis


"Oh."ucap Shilla singkat


"Aku akan mengganti bajuku dengan piyama tidur setelah itu aku akan kembali kesini!"jelas Denis lalu keluar


Shilla juga lupa belum mengganti bajunya dengan baju tidur,Shilla beranjak dari ranjang dan mengambil gaun tidurnya di lemari dan mengganti bajunya dengan kilat.Shilla takut Denis keburu masuk.Denis masuk saat Shilla sudah terbaring dan bersiap menarik selimut,Denis berjalan pelan ke ranjang dan bertanya pada Shilla

__ADS_1


"Aku tidur disini atau aku tidur di sofa saja?"tanya Denis ragu


"Di ranjang saja"jawab Shilla


"Oh..makasih"Denis lalu membaringkan tubuhnya disamping Shilla meski agak berjauhan.Baik Shilla maupun Denis merasa gugup tidur seranjang untuk pertama kalinya.Mereka tidur saling membelakangi,tapi mata mereka tak mau terpejam dengan cepat.Setelah hampir pagi mereka baru terpejam,tanpa mereka sadari mereka bergeser saat tidur menjadi semakin dekat semakin dekat dan akhirnya mereka saling berpelukan.Mereka tertidur lelap sampai matahari menyinari kamar yang tertutup tirai tipis.Keesokan harinya


Denis terbangun lebih dulu dan merasa kaget saat tangannya terasa berat ketika diangkat.Ternyata lengannya dijadikan bantalan oleh kepala Shilla,Denis tidak jadi bangun dan memejamkan kembali matanya saat terasa Shilla hendak bangun.Denis pura pura tidur


"hooaahhm"Shilla bangun menguap dan menutup mulutnya saat menguap.Shilla menatap kesamping dan kaget melihat wajah Denis yang tertidur dengan jarak sangat dekat dengannya dan Shilla menjadi lebih kaget lagi saat tahu kepalanya tidur di lengan Denis.Shilla segera bangun dan membangunkan Denis


"Denis bangun.."panggil Shilla


"Hmm kenapa?"jawab Denis pura pura baru saja terbangun dan mengucek mata


"Sudah pagi.bangun dan mandilah.Aku akan memasak sarapan"ucap Shilla


"Baiklah!!"jawab Denis dan langsung masuk ke kamar mandi


Shilla memasak sarapannya.Shilla juga menyiapkan jus jeruk.Denis selesai mandi dan lupa kalau handuk dan baju bajunya masih dikamar tamu di bawah.Akhirnya Denis memakai baju handuk pink milik Shilla dan keluar dari kamar menuruni tangga menuju kanar tamu.Shilla berpapasan dengan Denis di tangga


"Aku pinjam kimono kamu karena handukku masih dikamar ini"ucap Denis menunjuk kamar di ujung tangga


"Hmm pakai saja.Aku akan memindahkan bajumu nanti"ucap Shilla lalu berlalu menuju kamar atas dan Denis masuk ke kamar bawah


"Ha ha ha haaaa,aduh lucu banget dia pake kimono pink hahaha"Shilla tak dapat menahan tawanya begitu sampai dikamar tawanya pun lepas tak bisa di tahan


^^^^^^^^^^^/^^^^^^^^^^/^^^^^^^^^^


tinggaljan jejak ya readers

__ADS_1


makasih love you


__ADS_2