Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 16


__ADS_3


Denis menenangkan Shilla agar tidak tegang dan gugup."Shil jangan takut ataupun gugup.kita lakukan perlahan lahan saja.saat ini aku hanya ingin mandi saja denganmu.Ini kan yang pertama buat kita jadi aku ingin membuatnya spesial untukku dan juga untukmu.ok!"bisik Denis ditelinga Shilla sambil masih memeluknya.Shilla mengangguk di dada bidang Denis yang basah.


"kita lakukan itu nanti setelah mandi jadi siap siap aja"goda Denis


"Mas mandinya kapan?"tanya Shilla


"Nanti keburu kedinginan"ucap Shilla kembali


 


 "Kenapa?malu?"tanya Denis.Shilla mengangguk sambil masih menutupi wajahnya


"Yaudah aku mandi duluan.kamu tunggu sebentar"Denis membalikkan tubuh Shilla agar membelakanginya.setelah Denis selesai mandi dan memakai jubah mandinya.


"Kamu mandi dulu sayang.Mas tunggu kamu!"ucap Denis lalu keluar dari kamar mandi.Shilla membalikan tubuhnya setelah Denis keluar.Shilla mandi dengan hati berdebar debar memikirkan apa yang akan mereka lakukan


"Jangan gugup Shil jangan gugup..huhh haah"Shilla bicara pada dirinya sendiri.Meskipun sangat sulit menghilangkan rasa gugupnya.Jantung Shilla bahkan selalu berdebar kencang walaupun hanya menatap mata Denis.


Denis ingin menghias kamar mereka tapi Denis tidak tahu dengan apa.Karena tak ada rencana sebelumnya.Denis kemudian punya ide.Denis pergi ke taman atap dan memetik bunga mawar dan jasmine.Denis memisahkan kelopak kelopak bunga mawar itu dan menatanya sedemikian rupa diranjang dan lantai kamar mereka.

__ADS_1


Membuat kamar mereka tercium sangat harum oleh bunga bunga yang Denis taburkan.Waktu yang singkat saat menunggu Shilla mandi tapi cukup untuk untuk memberikan Denis waktu menghias kamar dan ranjang mereka.Setelah selesai Denis menunggu Shilla didepan pintu kamar mandi.Shilla sudah selesai mandi dan memakai handuk kimono pink miliknya.


Shilla terkejut saat keluar dari kamar mandi.Shilla menoleh ke arah Denis yang bersandar di dinding kamar mandi.Lalu Shilla memandang kesekeliling kamar dengan senyum takjub.Lalu Shilla kembali menatap ke arah Denis.


 


"Kamu yang siapin ini semua mas?" tanya Shilla.


"He ehm" jawab Denis dengan deheman singkat.


"Kapan?"Shilla bertanya kembali


"Wah kamu hebat mas.padahal hanya aku tinggal mandi!bunga sebanyak ini kapan dikirimnya?"tanya Shilla merasa penasaran.Karena setahunya disekitar rumahnya tidak ada toko floris.Waktu yang begitu singkat tapi Denis bisa mendapatkan bunga yang begitu banyak.


"Itu bunga dari taman atap!"jawab Denis menarik Shilla kedalam pelukannya.


"Oh..pantas saja.Bunga segini banyak pasti kamu mengambil semua bunga dari taman atap!" gumam Shilla.


Denis mengangkat tubuh Shilla dan membaringkannya ditengah ranjang diatas tumpukan kelopak bunga mawar merah dan putih.


"Tidak apa apa,kan kita bisa beli bunganya lagi"Denis mencolek dagu Shilla membuat Shilla bersemu merah.

__ADS_1


 


Denis mencium bibir Shilla dan juga mengecup leher Shilla hingga meninggalkan bekas merah keunguan disana bukan hanya satu buah tanda tapi hampir seluruh leher Shilla habis ditandai oleh Denis.Shilla mulai merasakan kram perutnya kembali kambuh.


(perutku terasa sakit lagi.apa yang harus kulakukan.aku tak bisa membuat mas Denis kecewa untuk yang kedua kalinya.tapi ini sungguh sakit.apa aku bisa bertahan dan berpura pura) gumam Shilla.


Dengan susah payah Shilla mengatasi rasa gugupnya.Shilla menahan sakit akibat kram perutnya.Dan setelah Shilla berhasil mengatasi rasa gugupnya perlahan kram di perutnya pun mereda dan sedikit demi sedikit kram perutnya sembuh tanpa harus meminum obat yang dokter berikan untuknya kemarin.


Hari ini Shilla sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia ingin memberikan kehormatan yang selama ini dijaganya pada sang suami.Dia ingin menjadi istri yang sempurna bagi Denis.


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Ayo readers tebak mereka jadi ga ya ML nya


please like .komen.tinggalkan jejak kalian


makasih


love love for readers


 

__ADS_1


__ADS_2