
Denis selesai sarapan,Yuli membereskan meja makan lalu membawanya ke dapur untuk dicuci.Denis pergi ke kamar dan mencari Shilla
"Sayang..?"tak ada jawaban.Denis masuk dan melihat pintu taman atap terbuka.Denis tersenyum karena tahu dengan pasti Shilla ada ditaman atap.Shilla turun dari taman dan masuk ke kamar.Denis menoleh saat mendengar langkah kaki menuruni tangga.Denis menghampiri Shilla dan mengulurkan tangannya untuk membantu Shilla turun dari tangga
"Makasih mas"ucap Shilla saat sudah menapaki tangga terakhir dan menginjak lantai kamar.Denis memeluk Shilla dan menempelkan dagunya dipundak Shilla.Shilla hanya diam terpaku dengan kedua tangan terjuntai disamping tubuhnya.Shilla tidak ingin membalas pelukan Denis karena masih kesal dengan peristiwa tadi.
"Sayang..apa kamu sakit? aku lihat sedari tadi wajahmu muram.Bilang sama mas kalo kamu gak enak badan!hm"ucap Denis
"Gak ada mas! cuma agak lemas aja.Mungkin karena semalam kurang tidur"ucap Shilla
"Baiklah kamu istirahat saja kalo gitu.Mas berangkat ke kantor"ucap Denis mengusap pipi Shilla dan mendekatkan wajahnya hendak mengecup Shilla,belum sempat bibir mereka menempel tiba tiba
tok tok tok...ada yang mengetuk pintu kamar mereka.Denis mengurungkan niatnya mencium Shilla.Dan menjawab ketukan pintu itu
"Siapa?"tanya Denis
"Aku kak"jawab Yuli dari luar
"Masuklah"pinta Denis
"Kak Denis..?"ucap Yuli
"Ada apa Yul?"tanya Denis.Yuli melirik ke arah Shilla dengan takut.Denis mengikuti pandangan Yuli
"Bicaralah Yul! tak perlu takut dengan Shilla.Dia sangat baik dan pengertian,ya kan sayang?"ucap Denis tersenyum.Shilla hanya menarik sebelah ujung bibirnya dan menjawab
"Aku akan pergi jika kalian tidak nyaman!"ucap Shilla
"Gak perlu kak gapapa"ucap Yuli
__ADS_1
"Em sebenarnya aku ingin ikut kak Denis ke kantor,bolehkan?.Aku sudah lama tidak ke kantor kaka,boleh ya ya yah?"pinta Yuli dengan gaya manja
"Oh tentu saja boleh.Shil mau ikut mas sama Yuli ke kantor mas.Kamu belum pernah main ke kantor mas kan?"tanya Denis
"Gak usah mas aku ingin istirahat saja di rumah!"jawab Shilla
"Ehm.Yaudah mas berangkat dulu.Oh mas lupa bilang hari ini mas gak pulang makan siang karena ada janji dengan klien"ucap Denis
"Iya mas! gapapa"balas Shilla.
Denis dan Yuli keluar dari kamar dan menutup pintunya.Tak lama kemudian terdengar deru mobil menjauh.Shilla melihat mobil Denis yang berlalu dari halaman dari jendela kamarnya.Hatinya bagai teriris.Shilla merebahkan tubuhnya di ranjang,menatap langit langit kamarnya
('Sempurna sudah penderitaanku pagi ini.Sudah ditampar shubuh shubuh,ditambah pemandangan tak enak di meja makan dan sekarang Yuli harus ikut Denis ke kantor.Apa apaan mereka itu gila apa?')ucap Hati Shilla menggerutu kesal dan melihat jam di dinding menunjukkan jam 9 pagi.Shilla merasa sesak karena teringat terus dengan cara Denis memperlakukan Yuli.Shilla memutuskan menelpon Noval
tutt tutt tut..
('Halo')
('Shil,ada apa?')
"Val aku akan kesana sekarang tidak apa apakah?"tanya Shilla
('oh tidak apa apa.tidak terlalu sibuk juga disini.datanglah aku tunggu!')
"Ok.Bye Val"Shilla menutup panggilan teleponnya.Dia berganti pakaian.Shilla mengenakan kemeja kotak kotak dengan lengan pendek dan dipadu dengan rok jeans selutut berwarna hitam.Shilla memasukan ujung kemeja bawahnya kedalam rok.Shilla menjepit bagian atas rambutnya dan menenteng tas jeans slempang.Shilla memasukan dompet dan juga ponselnya ke dalam tas lalu turun ke lantai bawah
Shilla dihadang Dona yang keluar dari kamar tamu yang ada diujung tangga.Kamar tamu yang dulu dipakai Denis sebelum Shilla mau tidur sekamar dengan Denis
"Wah lihat.Ini yang kata Denis istriku wanita yang baik? wanita baik tapi pergi diam diam saat suami bekerja! hum jalang!!"cibir Dona
__ADS_1
"Tante tolong jaga sikap tante.Aku tidak mau durhaka melawan ORANG TUA!!"jawab Shilla
"Apa maksud kamu menekankan kata orang tua hah? wanita kurang aja.Lihat saja aku akan buat Denis menceraikanmu!"ancam Dona
"Silahkan aku tidak pedulikan itu.Atau tante mau aku membantu tante bilang ke mas Denis kalo tante ingin aku dan Denis cerai!"sindir Shilla
"Kamu mau mengadukan ucapanku pada Denis begitukah maksudmu?"tanya Dona dengan marah
"Terserah tante berpikir seperti apa,aku malas mikir hal gak penting.Permisi tante..wanita jalang ini ingin pergi menemui pria pujaannya yang tampan haha!"ucap Shilla dengan diakhiri tawa keras lalu pergi keluar dan memesan taxi online.Shilla duduk dibangku depan sambil menunggu taxinya datang
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
**di kantor Denis
Denis dan Yuli sampai dikantor Denis dan langsung menuju ruangannya.Dito masuk kedalam ruangan Denis setelah melihat Denis tiba diruangannya
"Dit bagaimana rencana meeting dengan pak Juan.Apa jadi sambil lunch di resto KK?"tanya Denis
"Maaf pak Denis baru saja pagi ini pak Juan menelpon jika dia memajukan meetingnya dan mengganti tempatnya jadi di coffeshop karena dia bilang akan ada acara saat lunch dengan istrinya!"ucap Dito
"Coffeshop mana itu Dit?"tanya Denis
"Oh coffeshop yang berjarak 20 menit dari sini.Saya kurang tahu nama coffeshopnya karena pak Juan hanya mengatakan coffeshop yang berseberangan dengan supermarket!"jawab Dito
"Oh coffeshop itu aku tahu.Itu milik temannya Shilla.Jadi jam berapa meetingnya?"
"Sekarang pak Juan sudah disana pak.Tapi dia bilang tak apa jika pak Denis telat karena dia sedang menikmati kopi favoritnya.Itu kata pak Juan"ucap Dito
"Ya sudah kamu lanjutkan pekerjaanmu!"perintah Denis
__ADS_1
Denis memasukan berkas untuk meeting yang sudah disiapkan dimeja oleh asistennya itu ke dalam tas dan keluar lagi dengan Yuli yang mengikuti Denis tanpa bicara satu katapun