Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 23.aku cemburu part 2


__ADS_3

Shilla melirik jamnya sudah lima belas menit tapi taxinya belum juga datang.Lima menit setelah Shilla melihat jamnya taxi itu pun datang.Shilla segera naik dan menuju ke coffeshop Noval


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**dimobil Denis


Mobil Denis melaju menuju coffeshop Noval


"Ka Denis..maafin mama ya kak!"ucap Yuli


"Untuk?"tanya Denis


"Soal permintaan mama buat kak Denis jadiin aku istri kedua kaka!"ucap Yuli tak enak hati


"Tidak usah bahas itu lagi Yul.Kaka mengerti tante hanya tak mau masa depanmu suram dan menderita.Itu wajar seorang ibu yang tidak ingin anaknya tak bahagia!"ucap Denis


"Iya aku mengerti maksud ibu.Tapi aku tidak enak hati pada kak Shilla.Dia pasti mengira aku wanita jalang yang ingin merebut suaminya hah!!"Yuli mendesah


"Tenang saja kaka akan bantu papamu bangkit kembali.Kamu tak usah khawatir.Lalu sekarang apa rencanamu?"tanya Denis


"Aku ingin minta tolong kaka supaya dihadapan ibu jangan mengatakan jika aku menolak dinikahkan oleh ibu dengan mas Denis.Aku punya seseorang yang kucintai dan aku juga tahu kak Shilla adalah cinta 17 tahunmu kak.Bantu aku pura pura mau menerima perintah ibu dan bantu aku mencari investor untuk papa kak Denis?!"pinta Yuli


"Ok kaka bantu kamu.Ngomong ngomong adik kaka ini pacarnya orang mana?apakah produk lokal atau luar negeri haha!!"ucap Denis meledek


"Ih kaka masih sama kaya dulu.Jelek dan ngeselin!"ucap Yuli


"Ha hsha haa"mereka tertawa bersama


Denis menganggap Yuli sedari dulu sebagai adik.Tapi Dona salah menafsirkan kedekatan mereka.Denis terus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang

__ADS_1


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**di coffeshop


Shilla sampai di coffeshop milik Noval setelah 20 menit perjalanan dari rumah


"Eh Shil"Noval menghampiri Shilla yang berdiri di pintu.Noval mengajak Shilla di bangku dekat jendela.Noval memberikan dompet Denis


"Nih dompet suami lo!"Noval menyodorkan ke arah Shilla.Shilla mengambil dan memasukan dompet Denis kedalam tas.


"Shil boleh gak gw minta tolong sama lo?"ucap Noval


"Tolong apa?"jawab Shilla


"Lo inget gak pelayan cewek yang ngelayanin lo pas dulu minum kopi sama suami lo?"tanya Noval


"Inget.Lalu?"tanya Shilla


"Shil.Tolong lo kasih surat dan cincin dari gw buat dia.Tapi jangan sampai ada yang tahu.Gw punya fans cewe gila yang selalu mengganggu cewe gw!"bisik Noval.Denis mengepalkan tangannya menahan cemburu.Dalam pandangan Denis yang berada di belakang Noval mereka terlihat seperti berciuman.Noval menjauhkan wajahnya dan merogoh saku kemejanya lalu memegang tangan Shilla dan mengepalkan secarik kertas berisi cincin


Denis sudah sangat terbakar cemburu dan menghampiri mereka.Saat Denis sudah dihadapan mereka.Noval dan Shilla hanya menatap kaget dan masih berpegangan tangan.Denis menatap geram ke arah meja,Noval dan Shilla sadar arah pandangan Denis lalu melepaskan tangan mereka.Shilla menggenggam erat kertas itu dan memasukannya kedalam tas


"Emh mas disini?"Shilla tersenyum canggung seperti pasangan yang kepergok selingkuh.Senyumnya hilang saat Shilla melihat Yuli yang menghampiri mereka


"Mas ada meeting disini.Kamu ngapain disini sayang,bukannya tadi kamu bilang ingin istirahat di rumah?"tanya Denis menatap tajam Shilla


"Minum kopi!"jawab Shilla singkat.Dia cemburu melihat Denis yang datang ke coffeshop bersama yuli


"Oh.Sudah minum kopinya?"tanya Denis datar

__ADS_1


"Sudah.. aku akan pulang sekarang!"Shilla bangun dan pamit pada mereka bertiga


"Aku duluan kalo gitu mas,Yuli.Val aku pulang ya?"ucap Shilla


"Ok.jangan lupa ya Shil soal itu!"ucap Noval


"Ok"Shilla menjawab singkat dan segera pergi dari sana tanpa menoleh ke arah Denis.Noval pun pamit untuk kembali ke meja order.Denis mengepalkan kedua lengannya.


"Kak Denis tadi itu pasti tidak seperti yang kak Denis pikir.Jangan melotot begitu.Aku jadi takut"ucap Yuli menghibur Denis


"Hei pak Denis!!"panggil seseorang.Denis menoleh kesamping dan ternyata yang memanggilnya adalah pak Juan.Denis dan pak Juan akhirnya duduk sambil minum kopi dan ikut bergabung


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


**didalam taxi


Shilla menaiki taxi yang lewat didepan coffeshop.Shilla meneteskan air mata dan melamun


('kamu jahat mas.kamu bilang ada meeting tapi nyatanya kamu malah pergi kencan dengan Yuli.Aku cemburu mas.bagaimana aku bisa mengatakannya padamu.aku sangat cemburu')batin Shilla


"Mba kita mau kemana?"tanya supir taxi.Shilla menatap jam tangannya dan menjawab supir itu


"Toko bunga paling lengkap disini dimana ya pak?"tanya Shilla.Karena baru jam 11 siang jadi Shilla memutuskan mampir ke toko bunga untuk membeli bunga mawar yang baru untuk menambah yang sudah ada di taman atapnya


"Oh ga jauh dari sini mba!"jawab supir taxi berbadan kurus itu.Supir itu melajukan mobilnya menuju Floris lover's.Arahnya sama dengan arah ke rumah Denis.Setelah sampai di depan toko bunga mobilpun berhenti


"Mba kita sudah sampai!"ucap supir taxi


"Oh..tunggu sebentar ya pak!"ucap Shilla

__ADS_1


"Baik mba"jawab supir taxi itu


Shilla turun dan masuk ke dalam toko.Shilla melihat aneka bunga yang sudah dipotong untuk karangan bunga dan buket bunga berbaris dimeja siap dirangkai.Shilla tersenyum menatap bunga bunga yang harumnya tercium lembut di indra penciuman Shilla,dia memejamkan matanya


__ADS_2