
Shilla Anggila Suwarman, wanita cantik dengan sikap lembut keibuan. Sejak kecil ia hanya tinggal berdua bersama sang ayah, Suwarman. Di usia sepuluh tahun, Shilla sudah pandai memasak dan mengurus rumah. Karena ia ingin bisa merawat dan mengurus ayahnya kelak saat ia dewasa.
Dia hidup dengan bahagia walau tanpa kasih sayang seorang ibu. Shilla tumbuh jadi anak yang penurut dan ramah. Dia memiliki banyak teman. Salah satunya, Ninis, gadis yatim piatu yang ia kenal sejak SMP. Ninis diangkat sebagai anak oleh Suwarman. Mereka bersahabat melebihi saudari kandung. Mereka tinggal di kamar yang sama, ranjang yang sama. Mereka juga menyukai hal yang sama.
Ninis, juga menyukai pria yang sama yang Shilla cintai. Shilla berpacaran selama lebih dari lima tahun dengan Jody. Selama lima tahun, Ninis hanya bisa memendam perasaannya pada Jody. Setelah mereka selesai kuliah, Jody dan Shilla memutuskan untuk menikah. Namun di hari pernikahannya, Shilla kehilangan Jody dan ayahnya di waktu bersamaan.
Jody meninggal dalam perjalanan menuju tempat pernikahan mereka, yaitu di rumah Suwarman, ayahnya Shilla. Jody dihadang oleh dua orang pengendara motor bersenjata api. Tanpa tahu alasan dibalik tindakan dua orang yang membunuh orang satu mobil yang membawa Jody. Di dalam mobil itu ada adik dan sopir yang mengemudikan mobil Jody. Mereka bertiga ditembak dalam mobil. Tak sampai dua jam kemudian, polisi datang ke rumah Shilla dan menangkap Ninis. Ninis ditangkap atas dugaan sebagai dalang pembunuhan Jody, setelah sebelumnya polisi menangkap dua orang pengemudi motor yang menembak Jody.
__ADS_1
Berita kematian Jody membuat Suwarman terkena serangan jantung. Suwarman mengkhawatirkan bagaimana nasib putrinya setelah kehilangan Jody. Suwarman merasa hidupnya tidak akan lama lagi. Karena ia ingin bisa pergi dengan tenang, Suwarman meminta Shilla tetap menikah hari itu dengan pengantin pria yang ditunjuk oleh Suwarman.
Shilla awalnya menolak karena ia tidak mengenal pria itu. Namun Suwarman memohon pada Shilla untuk mengabulkan permintaan terakhirnya. Shilla pun akhirnya menerima pria bernama Denis Zein untuk menikahinya. Shilla dan Denis menikah di ruang IGD sebuah rumah sakit swasta, di hadapan Suwarman yang terbaring lemah di brankar. Setelah Shilla dan Denis resmi menikah, Suwarman pun mengembuskan napas terakhirnya di hari yang sama di jam yang berbeda dengan Jody.
Setelah menikah Shilla dibawa Denis dibawa pulang ke rumah Denis. Shilla tidak mau bicara akibat mentalnya terguncang. Namun Denis dengan sabar menghadapi sikap diam Shilla. Perlahan Shilla bisa membuka hatinya dan menerima Denis sebagai suaminya.
Shilla ingin memulai kehidupan barunya bersama Denis, karenanya Shilla merasa ia harus bisa melupakan masa lalu dan menguburnya. Shilla mengunjungi Ninis di dalam penjara dan meminta mengatakan alasan kenapa ia sampai membunuh Jody. Dengan tanpa perasaan Ninis menjawab jika ia mencintai Jody sejak lama. Ninis tidak rela melihat Jody menikah dengan Shilla. Karena Ninis tidak bisa mendapatkan hati Jody maka ia memilih membunuh Jody dengan menyewa pembunuh bayaran.
______________________
__ADS_1
hy reader,
ini adalah visual Shilla versi author.
next author bakal kasih visualnya Denis dan yang lainnya juga, ya.
terima kasih sudah mendukung novel Cinta Ada Karena Terbiasa ini dari awal sampai akhir
buat kalian yg sudah like, komen, vote, rate dan favoritkan novel ini. Author ucapkan terima kasih banyak. Tanpa kalian, novel ini tidaklah berarti.
__ADS_1
see you 😘😘😘