
Siang hari dokter masuk ke ruangan Shilla untuk memeriksa keadaan Shilla.Dokter Adrin masuk dan melihat Denis yang tidur di sofa lalu tersenyum,lalu dokter menghampiri Shilla dan melihat Shilla sedang duduk bersandar.Dokter Adrin tersenyum melihat Daisy yang tidur diranjang memeluk paha Shilla
"Hemm..sepertinya beban mereka selama ini sudah terlepas.Melihat bagaimana mereka tertidur disini dengan wajah tersenyum!"ucap dokter.Dokter lalu memeriksa jantung dan pernafasan Shilla
"Semuanya normal.Ibu Shilla saya pastikan sudah sehat.Mengenai ingatan bu Shilla yang bermasalah itu hanya bisa disembuhkan oleh waktu.Saya akan berikan obat pereda sakit,saat ibu mengingat bayangan masa lalu biasanya akan timbul rasa sakit. obatnya hanya diminum jika ibu merasa sakit kepala saja"ucap dokter Adrin
"Terima kasih dokter!"ucap Shilla sambil tersenyum pada dokter Adrin
"Oh..iya dokter!,apa mereka sering tertidur saat menjaga saya?"tanya Shilla
"Baru kali ini saya lihat mereka tertidur di ruangan ini.Karena saat anda di ruang ICU..mereka hanya berjaga diluar seharian sambil mengobrol!"jawab dokter
"Putriku..apa dia sehat saat lahir?"tanya Shilla
"Sangat sehat.Daisy lahir dengan keadaan sehat.meski tubuh ibu koma tetapi nutrisi janin terpenuhi dari vitamin dan nutrisi yang kami masukan dalam cairan infus!"jawab dokter Adrin.Shilla tersenyum menatap putrinya seraya mengusap rambutnya dengan sayang
"Terima kasih dokter,sudah merawat saya selama ini!"ucap Shilla
"Sama sama bu.Itu adalah tugas saya sebagai seorang dokter!"ucap dokter
"Kapan saya bisa pulang dok?"tanya Shilla
"Sebenarnya sore ini pun ibu bisa pulang jika ibu ingin secepatnya pulang!"jawab dokter Adrin
"Karena saya sudah selesai memeriksa bu Shilla jadi saya permisi harus memeriksa pasien yang lain!"dokter Adrin lalu keluar dari ruangan Shilla.Tiba tiba Shilla merasa ingin buang air kecil dan pergi ke kamar mandi
Daisy terbangun saat Shilla di kamar mandi dan menangis saat melihat Shilla tak ada disampingnya
"Mama..hiks hiks.."Daisy menangis kencang Denis terbangun mendengar tangisan Daisy
"Ada apa sayang kok nangis?"tanya Denis memeluk putrinya
"Mama gak ada pah.mama kemana pah?"ucap Daisy dengan terisak sedih
Shilla keluar dari kamar mandi tergesa gesa karena mendengar Daisy menangis.Tadinya Shilla berencana mandi setelah buang air kecil.Shilla baru membuka dua buah kancingnya dan langsung keluar karena tangisan Daisy.Shilla bahkan lupa mengancingkan kembali bajunya membuat Denis gelisah melihat baju Shilla yang terbuka bagian atasnya
"Mama.."Daisy turun dari ranjang dan segera berlari dan memeluk paha Shilla yang sedang berdiri
__ADS_1
"Kenapa nangis sayang?"tanya Shilla mengkhawatirkan Daisy yang menangis
"Dia mencarimu!"ucap Denis
"Mama tadi ke kamar mandi sayang!,cep cep cep jangan nangis lagi.Mama gak kemana mana sayang!"bujuk Shilla.Lalu Shilla berjongkok memeluk Daisy
Denis menghampiri Shilla dan menggendong Daisy
"Mama kayanya mau mandi sayang!,jadi Daisy sama papa dulu ya!"ucap Denis.Daisy berhenti menangis dan mengangguk.Denis lalu melirik ke arah dada Shilla.Shilla mengikuti pandangan Denis dan seketika itu pula wajah Shilla memerah dan segera berbalik membelakangi Denis
"Kamu mau mandi kan sayang!,mandilah sana!"ucap Denis lalu membawa Daisy keluar ruangan.Shilla masuk ke kamar mandi
"Aduhh..malu banget sih sampe lupa dikancingin gini"Shilla mendesah menyadari kebodohannya
"Seperti ini ya rasanya jadi seorang ibu.Melupakan apapun yang sedang dilakukan saat mendengar anak menangis.Rasanya tak tahan mendengar Daisy menangis,aku tidak ingin dia menjatuhkan air mata setetespun.Hatiku sakit mendengar tangisannya,aku ingin dia selalu tertawa bahagia!"gumam Shilla.Shilla pun menyalakan kran air dan melanjutkan ritual mandi yang tertunda
Denis berjalan ke arah kantin sambil menggendong Daisy
"Pah kita mau kemana pah,kok mama ditinggal pah?"ucap Daisy
"Kita ke kantin beli makanan buat Daisy,mama sama papa.Daisy lapar kan?"tanya Denis
Denis dan Daisy sampai dikantin.Selama empat tahun Denis menjadi langganan dikantin rumah sakit Pertiwi.Saat Daisy berumur dua tahun barulah Denis mengajak Daisy seminggu sekali menjenguk Shilla.Pelayan kantin itu sampai hafal dengan Denis dan Daisy
"Teh Ismi..!"panggil Daisy
"Eh Daisy..jenguk mama ya?"tanya Ismi
"Iya.Teh Ismi mama Daisy udah bangun bobonya!"ucap Daisy dengan gembira
"Wah..selamat ya Daisy,pak Denis!"ucap Ismi
"Makasih teh.."ucap Denis
"Mau pesan apa?"tanya Ismi
"Daisy sop makaroni teh,seperti biasa.Soto ayamnya dua porsi,ga usah pake sambal ya teh!"ucap Denis
__ADS_1
"Siap pak Denis.Ditunggu ya "ucap Ismi lalu dia pergi kedapur.Denis dan Daisy duduk di kursi dekat kaca
Shilla di ruang rawatnya sudah selesai mandi dan memakai kembali piyama rumah sakitnya.Shilla tidak memiliki baju ganti karena itu dia memakai kembali piyama rumah sakit
tok tok tok..Ajeng dan Noval menjenguk Shilla.Dan membawakan baju untuk Shilla
"Masuk!"jawab Shilla.Noval masuk menggandeng Ajeng.Sedang anak kembar mereka Jammy dan Sammy ditinggal di rumah bersama pengasuhnya
"Hai mba Shilla,Syukurlah mba udah sadar!"ucap Ajeng.Shilla tidak mengenal Ajeng.Yang Shilla ingat hanya Noval,karena Noval sudah dikenalnya sejak dikampung.Semua orang yang pernah dikenalnya dikampung Shilla bisa mengingatnya
"Oh iya..ini Ajeng Shil.istriku!"Noval mengenalkan mereka.Ajeng sedikit sedih karena Shilla amnesia seperti ini
"Mba Shilla ini saya bawakan baju ganti.Kata mas Noval tadi mas Denis belum tahu kalau mba Shilla sudah sadar jadi tidak membawa baju ganti untuk mba Shilla.Ini baju baru kok mba bukan bekas saya!"ucap Ajeng
"Terima kasih.harusnya tidak perlu beli baju baru.aku gapapa kok pinjam baju kamu Jeng!"ucap Shilla tak enak hati
"Gapapa..lagian cuma baju doang.Ya udah ganti dulu baju kamu"ucap Noval.Shilla pun pergi mengganti bajunya di kamar mandi.Saat Shilla keluar dari kamar mandi,Denis masuk ke ruang rawat Shilla
"Val,Jeng.kapan kalian sampai?"tanya Denis.Daisy segera berlari menghampiri Shilla dan menggandeng tangannya
"Daisy bantu mama jalan ya!"ucap Daisy
"Makasih sayang!"ucap Shilla
"Den..tadi saya ketemu dokter Adrin di loby.katanya Shilla sudah boleh pulang sore ini.Lebih cepat lebih baik buat Shilla.Dia sudah lama tidur di rumah sakit,jadi biarkan Shilla istirahat di rumah!"ucap Noval
"Benarkah sayang.kamu bisa pulang sore ini?"tanya Denis bahagia.Shilla hanya mengangguk
"Ya udah kamu dan Daisy makan dulu.mas urus administrasinya dulu."ucapnya pada Shilla
"Val aku titip Shilla dulu ya!"ucap Denis pada Noval
"Ok!"Noval memberi isyarat dengan jari membentuk O
Daisy dan Shilla memakan makanannya.Mereka selesai makan saat Denis datang bersama suster yang akan melepas infusan ditangan Shilla.Setelah infusan di lepas mereka pun berjalan ke loby rumah sakit
"Daisy jagain mama dulu disini.Papa sama om Noval ambil mobil dulu!"ucap Denis.Mereka lalu beriringan membawa mobil ke pintu loby rumah sakit.Mobil Denis didepan dan Noval menyusul dibelakangnya
__ADS_1
"Masuklah sayang.hati hati"Denis membuka pintu depan untuk Shilla.Sedangkan Daisy sudah membuka sendiri pintu belakang dan duduk manis didalam.Denis menutup pintu dan melajukan mobilnya.Ajeng dan Noval mengiring mereka dibelakang dengan mobil Noval.Mereka ingin mengantar Shilla ke rumahnya
Sepanjang jalan Shilla hanya diam memperhatikan jalanan didepannya.Denis sesekali melirik ke arah Shilla dan tersenyum bahagia.Daisy di kursi belakang sibuk dengan tabletnya.Tak ada satu suarapun yang terdengar didalam mobil.Hanya deru mesin mobil yang ada dan keheningan diantara mereka