Cinta Ada Karena Terbiasa

Cinta Ada Karena Terbiasa
episode 38 Pulang ke rumah


__ADS_3

Denis masuk kembali ke ruangan Shilla dan melihat Shilla sedang menyuapi Daisy dengan penuh kasih sayang.Denis duduk kembali di samping ranjang Shilla


"Pah..papa belum sarapan juga kan!"ucap Daisy pada Denis


"Mah suapin papa juga.Papa juga belum sarapan!"ucap Daisy.Shilla menatap canggung pada Denis


"Gak usah sayang.Papa nanti sarapan dikantin.Lagipula kan Daisy ingin sarapan bareng mama,jadi Daisy sarapan sama mama disini ya.Papa ke kantin dulu"ucap Denis.Daisy merengut kecewa


"Daisy ingin sarapan sama mama sama papa juga"ucap Daisy tertunduk.Membuat Shilla dan Denis tidak tega melihatnya


"Duduklah!"Shilla menyuruh Denis duduk kembali.Dan Denis menuruti ucapan Shilla.Shilla lalu mengambil sepotong sandwich dan menyodorkannya pada Denis.Denis ingin mengambilnya dengan tangan tapi Shilla menarik kembali tangannya


"Aaa,,"ucap Shilla dan Denis membuka mulutnya menerima suapan dari Shilla


"Sekarang mama sudah suapin papa jadi sayangnya mama jangan cemberut lagi.Ayo senyum dong!!"ucap Shilla membujuk Daisy.Daisy tersenyum dan menyuapi papanya.Merekapun suap suapan sampai roti sandwich yang didalam kotak bekal Daisy habis.Denis lalu mengambilkan dua gelas air minum untuk Shilla dan Daisy dari dispenser yang ada disudut ruang rawat Shilla.Denis mengambil satu gelas lagi untuknya.


"Uhukk uhukkk"Daisy tersedak saat minum.Shilla menepuk nepuk tengkuk Daisy pelan pelan


"Hati hati sayang.Minumnya pelan pelan saja!"ucap Shilla khawatir.Denis terus memperhatikan Shilla.Shilla menggerak gerakan jari kakinya dibalik selimut.Denis faham mungkin Shilla sudah kram memangku Daisy


"Daisy mamah kan belum sembuh.Sekarang Daisy turun biarkan mama istirahat!"ucap Denis


"Daisy masih mau sama mama"ucap Daisy merajuk


"Kalau gitu Daisy tiduran sama mama disini"ucap Shilla menepuk tempat disampingnya

__ADS_1


"Iya..!"Daisy lalu turun dari pangkuan Shilla dan tiduran disamping Shilla.Setelah Daisy tiduran di ranjang barulah Shilla membaringkan tubuhnya disamping Daisy.Shilla memeluk Daisy yang tiduran disampingnya.Daisy tersenyum bahagia di pelukan sang ibu yang sangat dia rindukan


"Terima kasih Shil,sudah menyayangi Daisy!"ucap Denis seraya membelai rambut putrinya.Rasa nyaman dalam pelukan seorang ibu membuat Daisy terlelap tidur tak lama kemudian


"Dia putriku.Bagaimana mungkin aku tidak menyayanginya!"jawab Shilla


"Em..itu biasanya aku manggil kamu apa?"tanya Shilla


"Sayang!!"jawab Denis


"Hah..sa.. sayang!"Shilla mengulangi apa yang didengarnya dengan tergagap


"Iya..sayang!"ucap Denis


"Bisa aku panggil kamu dengan panggilan yang lain?"tanya Shilla


"Aku panggil mas saja,boleh kan!"ucap Shilla


"Memang biasanya kamu panggil aku mas sih!"ucap Denis sambil tersenyum


"Apaa? jadi mas bohongin aku tadi?"tanya Shilla yang dijawab senyuman jahil dari Denis


"Aneh..kenapa aku nikahin orang jahil seperti kamu dulu ckckck!"Shilla berdecak sambil menggelengkan kepala dibantal


"Kalau kamu gak nikah sama mas dulu.Princess Daisy tidak akan jadi putrimu haha"Denis tertawa.Shilla terpesona saat melihat Denis tertawa.Shilla lalu berpaling dari tatapan Denis dan berpindah menatap putrinya

__ADS_1


"Kapan kamu bisa pulang sayang?"tanya Denis


"Hahh??"Shilla kikuk dipanggil sayang oleh Denis


"Ah sudahlah,biar aku tanya dokter Adrin kapan kamu bisa pulang ke rumah!"ucap Denis


"Rumah siapa?"tanya Shilla


"Rumah kita lah sayang!,rumahmu kan jauh di kota S.Rumah kita cuma setengah jam dari rumah sakit ini!,nanti juga tahu kalau sudah pulang.Sekarang istirahatlah.Aku akan berbicara dengan dokter Adrin"Denis keluar dari ruangan Shilla dan duduk didepan ruang rawat Shilla.Denis hanya beralasan pada Shilla agar Shilla bisa beristirahat.Sedangkan Denis menyandarkan punggungnya ke dinding dan menerawang menatap langit langit rumah sakit


"Aku harus memperjuangkan cinta Shilla kembali.Tidak tahu kapan Shilla sembuh dari amnesianya.Daripada menunggu Shilla mengingatku akan lebih mudah membuat kenangan baru.Aku akan membuat Shilla jatuh cinta lagi padaku!"gumam Denis dengan percaya diri.Denis lalu bangun dan pergi ke ruang dokter Adrin


toktok tok..Denis mengetuk pintu


"Masuk!"jawab dokter dari dalam


"Pagi dokter!"ucap Denis


"Pagi pak Denis.Ada apa pak Denis?"tanya dokter Adrin


"Saya ingin menanyakan Shilla dok!,kapan dia bisa pulang dok?"tanya Denis


"Besok juga ibu Shilla sudah boleh fibawa pulang kok pak Denis.Karena kondisi fisiknya sudah sehat dan stabil.Hanya masalah ingatannya saja yang belum pulih.Karena seperti yang saya katakan sebelumnya,itu mungkin membutuhkan waktu yang tidak bisa saya perkirakan"ucap dokter


"Oh begitu.Kalau gitu saya permisi dok.Terima kasih sudah mengobati istri saya dengan baik!"ucap Denis

__ADS_1


"Sama sama pak Denis itu kan memang tugas saya!"jawab dokter Adrin.Denis pun keluar dari ruang dokter Adrin dan masuk ke ruangan Shilla.Denis melihat Shilla tertidur dengan memeluk Daisy.Denis lalu merebahkan tubuhnya di sofa sambil memandang foto foto Shilla yang dia simpan di ponselnya.Denis sering memotret Shilla dengan ponselnya secara sembunyi sembunyi.Foto Shilla yang sedang tersenyum memandang bunga bunga mawar di taman atap itu Denis menjadikannya wallpaper ponselnya.Tanpa terasa Denispun tertidur dan ponsel yang digenggamnya itu terjatuh


klotakk..Shilla terbangun karena suara ponsel Denis yang terjatuh.Shilla turun dari ranjang dan menghampiri Denis yang tertidur disofa.Shilla mendorong infusan yang menggantung disamping tempat tidurnya lalu mengambil ponsel yang tergeletak di lantai.Shilla menekan tombol power dan terpampanglah wallpaper dirinya di ponsel Denis.Shilla tersenyum dan menyimpan ponsel Denis di meja,lalu dia kembali ke ranjangnya dan merebahkan tubuhnya kembali disamping putrinya


__ADS_2