
Denis masuk ke kamar mandi dan membasuh tubuhnya dibawah shower.Denis tak hentinya tersenyum bahagia
"Akhirnya aku dapatin hati kamu sayang"gumamnya pelan
lalu tiba tiba Denis berteriak "Wooaahhh hahaha"Teriakan Denis didengar Shilla
"Mas kamu kenapa?"tanya Shilla khawatir
"Gapapa sayang"teriak Denis menjawab Shilla
"Hmm kaya anak kecil teriak teriak gitu hi hi"Shilla bergumam pelan agar tidak didengar Denis
"Sayang kamu pasti lagi mengumpatku kan?"tanya Denis yang melihat Shilla sedang tersenyum sendiri.Shilla tidak tahu kapan Denis keluar dari kamar mandi
"Eh mas e..enggak kok"jawab Shilla gugup
"Terus kenapa senyum senyum sendiri gitu,atau kamu sedang mengingat kegiatan kuda kudaan kita tadi ya"ucap Denis
"Enggak kok.emangnya mas yang suka bayangin hal mesum!"ucap Shilla cemberut
__ADS_1
"Yaudah cepat mandi sana!!kasihan perut kamu dah minta diisi!"Denis memakai kaos longgar dan celana jeans biru pudar.Shilla merangkak ke pinggir ranjang dan menurunkan kedua kakinya ke lantai
"Aaawww sshh"Shilla merasa diantara selangkangannya sakit bercampur linu .Saat Shilla hendak bangun dia terduduk kembali ditepi ranjang.Denis menoleh mendengar Shilla meringis
"Kenapa sayang,sakit banget ya?"tanya Denis khawatir.Shilla meremas pinggiran ranjang kuat kuat
"Sayang..apa kita harus ke rumah sakit?tanya Denis kembali
"Eh..gak usah mas.aku gapapa kok.nanti juga hilang sakitnya!"jawab Shilla tapi tetap meringis
"Maaf mas bikin kamu kaya gini"ucap Denis sedih.Shilla menangkup kedua pipi Denis yang berjongkok
"Yaudah kalo gitu mas siapin air hangat buat kamu.nanti biar mas gendong kamu ke kamar mandi"Denis lalu pergi ke kamar mandi menyiapkan air hangat di bathtub,setelah airnya siap Denis kembali ke ranjang dan menggendong Shilla lalu di dudukan di bathtub.Denis ingin membantu Shilla mandi
"Sini mas bantuin kamu mandi?"Denis ingin menyabuni Shilla tapi Shilla tidak mau dibantu Denis
"Gak usah..yang ada bukan nyabunin tapi ngelus ngelus.udah mas keluar aja!"Shilla mengusir Denis keluar.Denis hanya tersenyum dan mencium puncak kepala Shilla lalu keluar dari kamar mandi.Karena melihat keadaan Shilla tak memungkinkan untuk makan diluar.Denis memutuskan delivery
Denis menelpon resto dan minta diantarkan makanan dua porsi.Denis menelpon resto yang paling dekat agar cepat sampai.Denis menutup telpon dan berbaring di ranjang menunggu Shilla selesai mandi dan menunggu pesanannya datang
ting tong..ting tong
__ADS_1
"Sayang mas kebawah dulu ya!"Denis pamit pada Shilla untuk mengambil pesanannya.Denis membuka pintu dan membayar pesanannya
"Makasih ya mas"ucap Denis
"Sama sama pak"Petugas delivery restorant itu pun pergi setelah Denis membayar.Denis membawa makanan itu ke meja makan dan menatanya dipiring.Setelah selesai Denis kembali ke kamar.Shilla selesai mandi dan sudah berdiri memakai jubah mandi lalu keluar dari kamar mandi.Denis menghampiri Shilla dan menggendong Shilla keluar kamar
"Loh mas kok keluar?"tanya Shilla yang heran.Denis bukan menggendong ke arah lemari pakaian tapi malah kelyar kamar
"Kamu belum makan apapun dari pagi.Jadi sekarang makan dulu!lagipula percuma pake baju.nanti juga mas buka lagi,,,haha"ucap Denis
"Masss..!!"Shilla mendelik melihat ke arah Denis
"Bercanda sayang.masa mas tega sama kamu.kamu kan lagi kesakitan gitu jadi hari ini sih nggak.besok baru balas dendam hehe"Denis tersenyum jail ke arah Shilla dan Shilla juga hanya tersenyum
(narasi Shilla menatap Denis*aku sama sekali tak pernah sadar jika pria dihadapanku ini sudah mencintaiku begitu lama dengan begitu setia.mungkin memang Tuhan mentakdirkan aku dan Denis untuk bersama.Terima kasih Tuhan sudah memberiku jodoh terbaik.terima kasih juga ayah.ayah bisa tenang disana karena sudah menitipkan putri ayah ini pada pria yang sangat baik)Shilla mengakhiri narasinya lalu menyendok nasi dan sup iga sapi pesanan Denis.Denis menatap Shilla yang menunduk ke arah piring
(Tuhan..aku tak menyangka gadis yang memenuhi angan dan mimpiku selama15 tahun kini benar benar menjadi milikku.menjadi istriku.Sesuatu yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya.aku sangat bahagia.terima kasih Tuhan.Denis bergumam dalam hati)Shilla mendongak dan melihat Denis belum memakan makanannya
"Mas gak makan?"tanya Shilla membuyarkan narasi Denis
"ini mas mau makan!"jawab Denis lalu menyuap makanannya.Mereka makan dalam diam.Mereka merasakan kebahagiaan yang pertama kalinya untuk mereka selama mereka menikah dua bulan yang lalu.Shilla juga tidak menyangka dalam waktu dua bulan saja dia bisa jatuh cinta pada Denis
__ADS_1